26 C
Denpasar
Sabtu, 20 Oktober 2018

Bupati Giri Prasta Pimpin Langsung Pembahasan SOTK Bersama SKPD di Badung

BALIPORTALNEWS.COM Menyadari bahwa penyusunan KUA PPAS Anggaran Tahun 2017 mesti selaras dengan Organisasi Perangkat Daerah yang baru sebagaimana diatur dalam  Peraturan pemerintah nomer 18 tahun  2016 Tentang Perangkat Daerah, maka Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta memimpin secara langsung penyusunan dan Pembahasan Struktur Organisasi dan Perangkat daerah bersama segenap satuan Kerja perangkat daerah (SKPD ) di Kabupaten Badung.

Dalam Direktifnya  Bupati Giri Prasta yang didampingi oleh Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa menegaskan bahwa dalam penyususnan SOTK ini kita mesti komit taat dan patuh dengan ketentuan serta peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan tetap pula memperhatikan prinsip prinsip efektif, efisien dan asas manfaatnya bagi Krama Badung.

Penegasan ini disampaikan oleh Bupati Badung pada acara Rakor dengan SKPD dalam rangka Pelaksanaan Anggaran Perubahan APBD Tahun 2016, penyusunan Rancangan APBD 2017 serta persiapan penerapan perangkat daerah yang baru  dilingkungan pemerintah kabupaten Badung, Jumat (14/10/2016) kemarin di Ruang Kriya Gosana Puspem Badung.

Bupati Giri Prasta juga menyampaikan Apresiasi atas komitmen dan  kehadiran segenap SKPD dalam rangka persiapan pelaksanaan APBD perubahan, "terimakasih juga atas kerja keras bersama  sehingga berhasil merumuskan RPJMD Semesta berencana. Selanjutnya Bupati juga  minta agar segenap kepala SKPD untuk senantiasa loyal dan berdedikasi  untuk mengawal RPJMD Semesta berencana ini untuk mewujudkan masyarakat Badung yang sejahtera",  tambahnya. 

Berkenaan dengan rancangan APBD Tahun 2017 mendatang Bupati optimis dengan pengalaman yang dimiliki bahwa yakin SKPD mampu untuk mengeksekusi APBD dan dapat  melaksanakan anggaran kegiatan yang diorientasikan  untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. "yang terpenting dalam penyusunan anggaran agar diperhatikan 5 bidang  yang menjadi perioritas dalam  PPNSB, yang meliputi Sandang, Pangan papan, bidang pendidikan , kesehatan, Adat agama dan Budaya serta Pembangunan dibidang Pariwisata tentunya dengan tetap mengikuti prinsip  money follow program." ujarnya.

Selanjutnya masih terkait dengan Program kegiatan tahun Anggaran 2017 Bupati minta agar dibulan Januari dan awal Pebruari paling telat mesti sudah jalan dan  persiapan proses administrasi termasuk pelelangan sudah dipersiapkan sebelumnya sehingga semuanya dapat berjalan dengan baik sesuai rencana. Selain itu Bupati juga menegaskan bahwa disektor pendidikan sesuai amanat undang – undang  tentang sistem pendidikan yang mesti dianggarkan 20% dari APBD maka kepada jajaran disdik diminta agar dibuatkan kegaitan sehingga tercapai  tujuan dan sasaran pendidikan yang berkualitas,  dibadung dengan besarnya APBD kita  mesti gratis, kalau ada pungutan saya akan lakukan tindakan tegas. Demikian juga Dibidang kesehatan, maka layanan kesehtan ini mesti dirasakan oleh masyarakat, demikian juga kedepan terkait denegan layanan publik respon time mesti terpenuhi sehingga pemerintah benar benar dirasakan kehadirnanya oleh masyarakat." Pungkas Giri prasta.

Hal senada juga disampaikan  oleh Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa, yang juga mengapresiasi bahwasanya Forum curah pendapat dalam pembahasan SOTK ini sebagai forum yang sangat baik dalam rangka membuat SOTK yang berdaya guna dan memiliki asa manfaat bagi pencapaian tujuan peneyelenggaraan pemerintahan didaerah.

Menurut Suiasa bahwa penerapan prinsip prinsip normatif memang telah menjadi alas dan kerangka berpikir kita bersama dalam menyusun Struktur organisasi dan perangkat daerah di kabupaten Badung, selain mengikuti ketentuan yang paling penting adalah memperhatikan aspek aspek lainnya yang sepenuhnya dapat mendukung pencapaian dan goal yakni terwujudnya kesejahteraan, pelayanan publik dan daya saing daerah." Katanya.

Sementara Sekda Badung Kompyang Swandika dalam laporannya mengungkapkan bahwa yang hadir pada Rakor selain segenap pimpinan SKPD juga termasuk para camat dan para lurah se -Badung karena mereka ini yang bertugas mengeksekusi anggaran.

Sedangkan terkait persiapan pelaksanaan anggaran perubahan Kompyang Swandika mengatakan bahwa Setelah hasil ferifikasi pemerintah provinsi maka kewajiban masing masing SKPD untuk segera mengeksekusi anggaran, mengingat waktu dalam APBD perubahan ini amat terbatas diminta mendahului untuk melakukan persiapan administrasi sehingga dalam minggu ke tiga bulan Desember semuanya telah dapat berjalan dengan baik.

Selanjutnya berkenaan dengan  penyusunan APBD tahun 2017 diingatkan bahwa penyususn KUA PPAS tahun 2017 ini mesti paralel dengan penyusunan SOTK, sehingga diharapkan akan dapat ditetapkan bersama DPRD dengan bersamaan dengan APBD sebelum akhir november 2016. 

Dibagian lainnya Kompyang Swandika juga mengatakan bahwa terkait perangkat daerah ini juga mesti disipakan Perbup SOTK, perbup tentang UPT, Perbup tentang tupoksi sehingga mengalir. (hms badung/bpn)

 

Keterangan Foto : Bupati Giri Prasta didampingi oleh Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa memimpin secara langsung penyusunan dan Pembahasan Struktur Organisasi dan Perangkat daerah bersama segenap satuan Kerja perangkat daerah (SKPD ) di Kabupaten Badung, Jumat (14/10/2016) kemarin di Ruang Kriya Gosana Puspem Badung.

Wakil Bupati Badung ajak PNS Badung Gunakan LPG Non Subsidi

BALIPORTALNEWS.COMKehadiran segenap aparatur dilingkungan Pemerintah Kabupaten Badung pada kegiatan krida olahraga setiap hari Jumat mendapat perhatian serta apresiasi oleh wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa.

Menurutnya kegiatan olehraga bersama setiap jumat ini dipandang penting selain dalam peningkatan kualitas kesehatan pegawai sekaligus juga dapat dimaknai sebagai moment untuk membangun rasa kebersamaan serta meningkatkan komunikasi dan koordinasi antar pimpinan SKPD termasuk antar pegawai dengan pimpinan.

Saya minta kepada segenap pegawai di lingkungan Pemkab Badung ini untuk dapat menjadikan kegiatan olahraga bersama setiap Jumat ini untuk meningkatkan derajat kesehatan diri serta meningkatkan senergitas dan konektivitas antar SKPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung.

Untuk itu sekali lagi saya tegaskan agar pimpinan SKPD dapat mengawasi stafnya untuk senantiasa hadir dalam kegiatan krida ini. Demikian yang diungkapkan oleh Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa saat krida Jumat yang dirangkaikan dengan sosialisasi penggunaan LPG Non Subsidi 5,5 kg Bright Gas, Jumat, (14/10/2016) kemarin di Lapangan Puspem Badung.

Wabup Suiasa juga menegaskan, bahwa peningkatan desiplin kehadiran pada kegiatan olahraga krida setiap Jumat ini hendaknya dapat menjadi bagian dari budaya organisasi yang diorientasikan untuk membangun semangat kebersamaan dan senergitas dalam upaya meningkatkan pelayanan publik.  

Menurutnya pelayanan publik yang baik akan tersugguh manakala insitusi pelayanan publik di Kabupaten Badung didukung oleh SDM yang cerdas terampil disiplin dan sehat tentunya. Untuk itulah agar Kepala SKPD untuk dapat memantau dan mengawasi kehadiran stafnya masing-masing pada setiap kegiatan olahraga dimaksud.

Sementara itu Ope­ration Area Menager Domestic Gas Pertamina Jatim, Bali dan Nusa Tenggara Nyoman Sumarjaya menjelaskan, LPG BRIGHT GAS hadir untuk pertama kali di Kabupaten Badung dan merupakan launching pertama di Bali dan kedua di Indonesia setelah Cilacap.

LPG BRIGHT GAS hadir untuk memenuhi kebutuhan masya­rakat level menengah ke atas. kali di Bali LPG BRIGHT GAS penggunaannya juga lebih irit dengan tampilan tabung LPG yang lebih menarik sehingga menimbulkan sensasi me­masak yang berbeda dari sebelumnya. Hadir dengan empat varian warna yang berbeda, yaitu Red Purple Methalic (ungu metalik), Blue Purple Methalic (biru metalik), Astroid Green Methalic (hijau astroid metalik), dan Bluish Green Methalic (hijau bluis metalik).

Diharapkan untuk pegawai Pemkab. Badung dan masyarakat Kabupaten Badung untuk dapat  beralih menggunakan LPG BRIGHT GAS yang sudah tersebar dibeberapa , outlet agen Bright Gas, SPBU, dan gerai di Kabupaten Badung dan seluruh Provinsi Bali.

Untuk menjawab kebutuhan konsumen rumah tangga yang menginginkan LPG dengan tampilan tabung yang lebih baik maka di-launching LPG BRIGHT GAS pada 14 Oktober 2016 di Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung "Mangupraja Mandala".

Pemerintah Kabupaten Badung sangat mendukung dengan di launchingnya Bright gas 5,5 kg ini. kerjasama antara pemerintah Kabupaten Badung dengan Pertamina merupakan salah satu inisiatif yang patut diapresiasi dengan memberikan sosialisai dan himbauan pengguna LPG Non subsidi bagi para pegawai (PNS) di lingkungan pmerintah Kabupaten Badung.

Subsidi di sektor energi khususnya subsidi bahan bakar rumah tangga LPG tepat sasaran. Dan dalam upaya menjaga dan meningkatkan loyalitas pengguna dan pelanggan terhadap produk LPG, Pertamina sangat peduli  terhadap harapan dan keinginan yang dirasakan oleh pelanggan khususnya pengguna Elpiji 12 kg selama ini"ucapnya.

Acara Jumat krida bersama yang dibarengi dengan sosialisasi penggunaan LPG Non Subsidi tersebut dihadiri oleh  Sekab. Badung Kompyang R. Swandika, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Badung I Dewa Gede Apramana beserta seluruh kepala SKPD dan karyawan/karyawati Pemkab. Badung. pada kesempatan launching tersebut juga diserahkan Tabung Bright Gas bagi seluruh kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung. (hms badung/bpn)

 

Keterangan Foto : Sosialisasi penggunaan LPG Non Subsidi 5,5 kg Bright Gas, Jumat, (14/10/2016) kemarin di Lapangan Puspem Badung.

SMAN 1 Petang Dinilai Tim Penilai PKTP Kabupaten Badung

BALIPORTALNEWS.COM Tim Pembina PKTP Kabupaten yang dipimpin langsung oleh Ketua TP. PKK Kabupaten Badung Seniasih Giri Prasta melakukan Penilaian Lomba PKTP di SMA Negeri 1 Petang.

Hadir dalam acara tersebut Kadis Kesehatan Kab. Badung Putra Suteja, Ketua Gatriwara Badung Ayu Parwata, Ketua DWP Kab. Badung Kompyang R. Swandika, Camat Petang I Gst. Ariawan, ketua TP.PKK Kecamatan Petang Gst. Ariawan, Dinas terkait dilingkungan Pemerintah Kabupaten Badung, tokoh masyarakat para pembina dan guru serta siswa/siswi SMAN 1 Petang. Kamis (13/10/2016).

Acara yang dibuka oleh Kepala SMA Negeri 1 Petang Ni Luh Ratna Agustini mengatakan "SMAN 1  Petang yang dipercaya untuk mewakili Kecamatan Petang dalam penilaian PKTP tingkat SLTA Kabupaten Badung untuk dinilai. Beberapa aspek lomba meliputi aspek organisasi dan administrasi, aspek kesenian tradisional, aspek penyuluhan, poster dan slogan, simulasi, jamu dan toga, kesadaran untuk deteksi dini kanker, senam yoga, kesehatan lingkungan dan kantin sudah siap untuk dinilai", tegasnya.

Program PKTP yang dicanangkan Pemerintah disamping untuk meminimalkan angka kematian yang disebabkan kanker, serta meningkatkan kualitas hidup penderita yang disebabkan oleh kanker tersebut maka dirancang program penanggulangan kanker secara menyeluruh yang dilaksanakan oleh semua potensi yang ada, baik pemerintah bersama masyarakat Petang termasuk swasta menjadi sangat berarti bagi siswa dan siswi di SMAN 1 Petang untuk pencegahan kanker secara dini, imbuhnya.

Kadis Kesehatan Putra Suteja dalam sambutannya mengatakan "Pemerintah Kabupaten Badung sangat inten dengan masalah kesehatan dan pendidikan untuk membangun Badung kedepannya. lewat program PKTP ini dapat menjadi awal untuk mengetahui karena penyakit ini tidak mengenal ruang dan waktu dia dapat menyerang siapa saja tidak mengenal kaya atau miskin, maka ini menjadi sangat penting untuk membangun Badung yang kuat tentu dari masyarakatnya yang sehat secara jasmani dan rohani.

Berkaitan dengan penilaian lomba PKTP tersebut Tim Penilai dari Pemerintah Kabupaten Badung berharap Kepala Sekolah beserta Guru-guru disekolah ini telah mempersiapkan dengan sebaik-baiknya kegiatan yang menjadi indikator  penilaian lomba yang telah dibina selama ini, tegasnya.

Setelah melaksanakan pelatihan PKTP dan pembinaan dalam rangka pelaksanaan penilaian lomba PKTP melalui sekolah ini diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan dan monjong terdepan untuk memberikan informasi kepada masyarakat sampai tingkat yang paling bawah untuk mengetahui betapa pentingnya kesehatan dan pencegahan kanker secara dini. Kami sangat berharap dukungannya apa bila sekolah ini nantinya terpilih untuk mewakili Kabupaten Badung pada lomba PKTP di tingkat Provinsi Bali, imbuhnya. (hms badung/bpn)

 

Keterangan Foto : Ketua TP. PKK Kabupaten Badung Seniasih Giri Prasta saat penilaian PKTP di SMA Negeri 1 Petang, Kamis (13/10/2016) kemarin.

 

Sinergitas PMI Badung Dengan RSUD Mangusada Bentuk Bank Darah

BALIPORTALNEWS.COM Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan darah di RSUD Badung Mangusada, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Badung bersinergi dengan RSUD Mangusada akan membentuk Bank Darah di RSUD Mangusada.

Kerjasama ini akan dituangkan dalam penandatanganan kerjasama (MoU) antara PMI Badung dengan RSUD Mangusada tentang pembentukan Bank Darah. Hal tersebut ditegaskan Ketua PMI Badung Kompyang R. Swandika saat memimpin rapat PMI di Puspem Badung, Kamis (13/10/2016).

Menurut Kompyang R. Swandika pembentukan Bank Darah di RSUD Mangusada ini sebagai bentuk komitmen dari PMI dan RSUD meningkatkan kualitas pelayanan darah bagi masyarakat. Sekda Badung ini mengatakan, dalam memimpin PMI Badung, pihaknya sangat komit dengan peningkatan pelayanan darah.

Selain itu kegiatan yang dilakukan PMI Badung seperti terlibat dalam penanggulangan kebencanaan, kepalangmerahan, meningkatkan kinerja termasuk  menggerakkan Palang Merah Remaja (PMR) dan Satgana.

Ditambahkan menurut data per tanggal 13 Oktober 2016 ini, stok darah di Unit Transpusi Darah (UTD) Kabupaten Badung meliputi golongan darah A 41 kantong, golongan darah B 97, golongan darah O 152 kantong, dan golongan darah AB 11 kantong.

Hal senada juga disampaikan Direktur RSUD Badung dr. Agus Bintang Suryadi. Menurutnya sinergi antara PMI dengan RSUD ini  sangat penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan darah di RSUD Badung.

"Dengan dibentuknya bank darah, penyediaan darah, kualitas serta kebutuhan akan darah dapat diketahui secara pasti. Terlebih data dari bank darah bisa diakses melalui website sehingga masyarakat yang memerlukan darah dapat mengetahui persediaan darah di RSUD Badung," imbuhnya. (hms badung/bpn)

 

Keterangan Foto : Ketua PMI Badung Kompyang R. Swandika saat memimpin rapat PMI di Puspem Badung, Kamis (13/10/2016).

 

Bupati Giri Prasta Mendem Pedagingan di Pura Pucak Indrakila, Belok Sidan

BALIPORTALNEWS.COM – Berdasarkan manah hening suci nirmala masyarakat br. Pinikit, Desa Belok Sidan, Kecamatan Petang melaksanakan Karya Ngenteg Linggih, Melaspas dan Mendem Pedagingan di Pura Pucak Indrakila. Pada saat acara melaspas lan mendem peagingan dihadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Nyonya Seniasih Giri Prasta, Camat Petang I Gst. Ngr. Ariawan serta para prejuru adat dan dinas dan tokoh masyarakat setempat. Rabu (12/10/2016).

Pada kesempatan tersebut Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta melakukan mendem pedagingan di pelinggih Gedong yang dilanjutkan dengan persembahyangan bersama serta menyampaikan, program-program pembangunan yang akan dilakukan kedepannya. Dalam melaksanakan yadnya masyarakat diharapkan dapat memelihara rasa persatuan dan kesatuan dengan segalak segilik selunglung sebayantaka agar yadnya yang dihaturkan dapat bermanfaat dan berguna.

Disamping itu Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta juga memaklumi bahwa waktu masyarakat kebanyakan habis di adat, untuk itu segala pembangunan yang akan dilakukan masyarakat akan dibantu sepenuhnya serta masyarakat diharapkan agar mengurus administrasi kependudukan dengan baik yang nantinya akan diberikan 2 (dua) Kartu yaitu; KIS (Kartu Indonesia Sehat) dan KBS (Kartu Badung Sehat) yang dapat dimanfaatkan untuk berobat gratis berapapun biayanya akan ditanggung Pemerintah. 

Sementara itu Ketua Panitia I Wayan Budayasa melaporkan, masyarakat br. Pinikit berjumlah 105 KK dan masing-masing mengeluarkan urunan sebesar Rp.1 juta sebagai sumber dana melakukan karya dan kas Desa Adat sebesar Rp.90 juta. "Sedangkan dana yang dihabiskan untuk melaksanakan karya sebesar Rp. 400 juta," katanya. Untuk memotivasi masyarakat Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta secara pribadi menghaturkan punia sebesar Rp. 25 juta dan Perbekel Belok Sidan sebesar Rp. 75 juta.

Setelah menghadiri karya di pura Indrakila Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta juga menghadiri karya memungkah ngenteg linggih mepadudusan agung medasar Tawur Balik Sumpah di Pura Puseh dan Pura Bukit Desa Adat Kiadan. (hms badung/bpn)

 

Keterangan Foto : Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat mendem pedagingan di pelinggih Gedong di Pura Pucak Indrakila br. Pinikit, Desa Belok Sidan, Kecamatan Petang, Rabu (12/10/2016).

 

Wabup Suiasa Hadiri Karya Padudusan Alit di Pura Penyarikan Desa Adat Kutuh

BALIPORTALNEWS.COMDalam melaksanakan suatu upacara yadnya, tidak dituntut untuk merayakan dengan mewah apalagi hingga menghamburkan uang, bahkan upacara hanya untuk mengejar prestise semata. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa, saat menghadiri puncak karya mamungkah, melaspas, ngenteg linggih lan padudusan alit, dan Tawur Panca Agung di Pura Penyarikan Desa Adat Kutuh, Kuta Selatan, Rabu (12/10/2016).

Lebih lanjut Suiasa mengapresiasi langkah krama pengempon pura dan krama Desa Adat Kutuh yang melaksanakan upacara ini dengan biaya swadaya. “Meskipun upacara keagamaan dilaksanakan dengan sederhana, namun yadnya yang dilakukan dengan hati yang tulus ikhlas adalah tujuan utama", ucapnya.

Politisi Golkar ini juga mengimbau masyarakat agar melaksanakan yadnya dengan tulus iklas dan satya. “Bagaimanapun bentuk dari pelaksana upakara dan yadnya tersebut agar mengedepankan sikap-sikap setia dan tulus iklas,” pintanya.

Dalam pelaksanaan upacara tersebut di-puput oleh Ida Pedanda Griya Tegal Darmashaba. Dan  dihadiri anggota DPRD Dapil Kuta Selatan, Nyoman Mesir, Kakanwil Agama Provinsi Bali, Nyoman Yastra, Kepala Kantor Agam Kabupaten Badung, Nyoman Arya, Camat Kuta Selatan, I Wayan Wirya, Lurah Benoa, I Wayan Solo, tokoh adat Desa  Kutuh, pengempon pura serta masyarakat setempat.

Pada kesempatan tersebut punia Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa diserahkan oleh Anggota DPRD Badung Nyoman Mesir kepada panita karya Nyoman Darka yang didampingi para pemangku Pura Penyarikan Desa Adat Kutuh. (hms badung/bpn)

 

Keterangan Foto : Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa melaksanakan persembahyangan bersama saat puncak karya mamungkah, melaspas, ngenteg linggih lan padudusan alit, dan Tawur Panca Agung di Pura Penyarikan Desa Adat Kutuh, Kuta Selatan, Rabu (12/10/2016).

 

BKBKS Badung Bekerjasama Dengan Tim Unud, Gelar Seminar GDPK Kabupaten Badung 2016-2021

BALIPORTALNEWS.COMBadan Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera (BKBKS) Kabupaten Badung bekerjasama dengan Pusat Penelitian Kependudukan dan Pengembangan SDM Universitas Udayana (Unud) menggelar seminar tentang Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) Kabupaten Badung untuk tahun 2016-2021, Rabu (12/10/2016) di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung.

Seminar tersebut menghadirkan Tim Penyusun diantaranya; Prof. Dr. I Ketut Sudibia,SU, Dr. A.A. Istri Ngurah Marhaeni,SE,MS dan Drs. I Nyoman Dayuh Rimbawan,MM. Seminar diikuti BKKBN Provinsi Bali serta SKPD terkait dilingkungan Pemkab Badung. 

Menurut Kepala Badan KBKS Badung Putu Rianingsih, penyusunan GDPK badung ini berdasarkan pada Peraturan Pemerintah RI  No. 153 tahun 2014 tentang Grand Design Pembangunan Kependudukan. Berdasarkan PP tersebut, BKBKS bekerjasama dengan Unud menyusun Buku GDPK Badung untuk lima tahun kedepan.

Latar belakang tentang GDPK ini bahwa sampai saat ini laju pertumbuhan penduduk masih tinggi, kualitas penduduk masih rendah, pembangunan keluarga belum optimal dan persebaran penduduk belum proporsional. Sehingga untuk penyelesaian permasalahan tersebut memerlukan koordinasi dan sinergi yang erat antar Pemerintah, Pemerintah Daerah dan masyarakat.
Ditambahkan bahwa, tujuan dari penyusunan GDPK adalah tercapainya kualitas penduduk yang tinggi sehingga mampu menjadi faktor penting dalam mencapai kemajuan Bangsa. Pelaksanaan GDPK adalah mewujudkan penduduk tumbuh seimbang, manusia Indonesia yang sehat jesmani dan rohani, cerdas, mandiri, beriman, bertaqwa, berahlak mulia dan memiliki etos kerja yang tinggi, keluarga yang berketahanan, sejahtera, sehat, maju, mandiri dan harmoni. GDPK juga akan mampu menyeimbangkan persebaran penduduk yang serasi dengan daya dukung alam dan daya tampung lingkungan dan administrasi kependudukan yang tertib, akurat dan dapat dipercaya.

Salah satu tim penyusun I Ketut Sudibya menjelaskan, bahwa strategi pelaksanaan grand design pembangunan kependudukan ini dilakukan melalui pengendalian kualitas penduduk, peningkatan kualitas penduduk, pembangunan keluarga dan penataan persebaran penduduk dan pengarahan mobilitas penduduk serta penataan administrasi kependudukan. (hms badung/bpn)

 

Keterangan Foto : Kepala Badan KBKS Badung Putu Rianingsih saat membuka seminar Grand Design Pembangunan Kependudukan Kabupaten Badung, Rabu (12/10/2016) di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung.

 

BPPD Badung Gelar Sosialisasi Mitigasi Struktural Partisipatif

BALIPORTALNEWS.COMPenanggulangan bencana menjadi upaya menyeluruh dan proaktif dimulai dari pengurangan resiko bencana, tanggap darurat dan rehabilitasi dan rekontruksi yang merupakan upaya yang dilakukan bersama oleh para pemangku kepentingan dengan peran dan fungsi yang saling melengkapi, yang pada dasarnya penanggulangan bencana adalah bagian dari proses pembangunan sehingga mewujudkan ketahanan terhadap bencana.

Pengurangan resiko bencana berbasis masyarakat juga merupakan proses pengelolaan risiko bencana yang melibatkan secara aktif masyarakat yang beresiko dalam mengkaji, menganalisis, menangani, memantau dan mengevaluasi risiko bencana untuk mengurangi kerentanan dan meningkatkan kemampuannya.

Demikian disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Badung I Nyoman Wijaya dalam acara sosialisasi Mitigasi Partisipasif (pemasangan webbing jute dan penanaman rumput vertier) di Kabupaten Badung bertempat di Ruang pertemuan Kantor Camat Petang, Selasa (11/102016). Hadir dalam kesempatan tersebut Camat Petang I Gst Ngurah Ariawan.

Lanjut disampaikan I Nyoman Wijaya, kebijakan pemerintah dalam menjalankan strategi pengurangan resiko bencana di indonesia adalah kegiatan mitigasi struktural partisipatif masyarakat.

Memiliki kemampuan mandiri untuk beradaptasi dan menghadapi bencana, serta memulihkan diri dengan segera dari dampak bencana yang merugikan, berdasarkan hal tersebut tidak mudah bagi pemerintah dan masyarakat desa untuk mencapai ketangguhan terhadap bencana karena ketangguhan ini bersifat multi-desiplin dan multi sektoral, khususnya ketangguhan yang berpengaruh langsung terhadap kehidupan masyarakat.

Mitigasi pada umumnya dilakukan dalam rangka mengurangi kerugian akibat kemungkinan terjadinya bencana, baik itu korban jiwa atau kerugian harta benda yang akan berpengaruh pada kehidupan dan kegiatan manusia. Kegiatan mitigasi bencana hendaknya merupakan kegiatan yang rutin dan berkelanjutan dan seharusnya sudah dilakukan dalam periode sebelum kejadian bencana, yang seringkali datang lebih cepat dari waktu-waktu yang diperkirakan dan bahkan memiliki intensitas yang lebih besar dari yang diperkirakan semula.

Bencana yang kerap terjadi di wilayah Kabupaten Badung seperti banjir, tanah longsor, kekeringan anomali cuaca, biasanya masih dapat diramalkan sebelumnya, namun demikian realitas kejadian/bencana yang timbul selalu saja memberikan dampak kejutan dan menimbulkan banyak kerugian harta benda, hal tersebut mengingatkan kepada kita pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan baik aparatur pemerintah maupun masyarakat dalam menghadapi ancama bencana. Berkaitan dengan hal tersebut, upaya dari Pemerintah Kabupaten Badung dalam hal ini BPBD Kabupaten Badung telah mengambil langkah-langkah seperti telah terpasangnya sirine peringatan dini sebanyak 5 buah, bekerjasama dengan forum PRB dan PUSDALOPS Provinsi Bali, memuat peta evakuasi tsunami di 18 desa/kelurahan, peta rawan bencana tanah longsor, pemasangan papan informasi tanah longsor, serta rambu-rambu tanah longsor di kecamatan petang,abiansemal, dan mengwi, dan  bekerja sama dengan dunia usaha khususnya hotel yang memiliki gedung lantai 3 ke atas untuk evakuasi vertikal.

Sementara itu ketua panitia I wayan Netra melaporkan, kegiatan sosialisasi mitigasi ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dan lembaga masyarakat dalam perencanaan dan pembangunan pengurangan resiko bencana yang berkelanjutan dan meningkatkan kemampuan perangkat pemerintah daerah sebagai fasilitator pembangunan khususnya di sektor pengurangan resiko bencana.

Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat serta komunitas yang berada pada daerah rawan bencana. Kegiatan sosialisasi ini berlangsung selama satu hari dan peserta kegiatan ini berjumlah 80 orang peserta yang berasal dari SKPD terkait,BPBD, unsur kecamatan dan desa petang, dunia usaha, BMKG wilayah III denpasar, SAR denpasar, dandim 1611 Badung, Polres Badung, Majelis Madya Badung dan PMI Badung. Tenaga pengajar berasal dari DPRD Badung, Dinas Cipta Karya Kabupaten Badung dan BPBD Kabupaten Badung. (hms badung/bpn)

 

Keterangan Foto : Kepala Pelaksana BPBD Badung I Nyoman Wijaya membuka acara sosialisasi Mitigasi Partisipasif di Ruang pertemuan Kantor Camat Petang, Selasa (11/10/2016).

 

Bupati Giri Prasta Launching SIAK Desa Punggul

BALIPORTALNEWS.COMBupati Badung I Nyoman Giri Prasta melaunching pelaksanaan pendataan administrasi kependudukan secara online melalui Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) di  Desa Punggul, Kecamatan Abiansemal, Selasa (11/10/2016) di Kantor Desa Punggul. Launching SIAK Desa Punggul tersebut juga ditandai dengan perekaman e-KTP dan pembuatan kartu keluarga bagi masyarakat setempat.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Anggota DPRD Badung Gede Suardika, Kadisduk Capil I Nyoman Soka, Kadishubkominfo I Wayan Weda Dharmaja, Camat Abiansemal Putu Ngr. Thomas Yuniarta serta Perbekel se-Kecamatan Abiansemal.  

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyampaikan apresiasi kepada Perbekel Punggul yang telah melakukan inovasi melalui SIAK ini. Hal ini sebagai salah satu implementasi dari visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Badung dalam upaya pendekatan pelayanan kepada masyarakat serta mewujudkan pelayanan yang mudah, cepat dan tepat bagi masyarakat Badung. Giri Prasta menilai SIAK ini sangat penting dalam upaya memberikan data penduduk Badung yang update dan akurat.

Bupati menginginkan di Badung kedepan Desa-Desa di Badung menggunakan smart desa (desa cerdas) yang nantinya akan dicanangkan untuk betul-betul menjadi desa berdikari dan mandiri. "Kami komit untuk mewujudkan desa cerdas dan desa mandiri yang bisa berdiri diatas kakinya sendiri," jelasnya. 

Melalui sistem online SIAK ini kedepan masyarakat akan dimudahkan dalam pelayanan administrasi kependudukan seperti pembuatan Kartu Keluarga (KK) maupun Kartu Tanda Penduduk (KTP) termasuk akte catatan sipil lainnya. Dengan penerapan SIAK ini merupakan salah satu langkah menuju Badung Smart City.

Selain aplikasi dibidang administrasi kependudukan, Badung kedepan juga akan membuat aplikasi dibidang kesehatan maupun pertanian. Di kesehatan, masyarakat badung akan diberikan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Badung Sehat (KBS).

"Kami juga kedepan membuat aplikasi dengan program e-healty, bila ada masyarakat Badung yang sakit cukup menunjukkan wajah saja, sehingga penyakit yang diderita sudah diketahui, tidak ada rujukan lagi sehingga poliklinik dapat segera melakukan tindakan dan tidak menunggu antraian," tambahnya. 

Sementara Perbekel Punggul Kadek Sukarma menjelaskan, tujuan dari penerapan SIAK di Desa Punggul ini guna mempermudah pelayanan administrasi kependudukan dan catatan sipil di Desa Punggul. Selain itu meningkatkan keakuratan data pelayanan administrasi kependudukan dan kepemilikan dokumen kependudukan berupa KK, KTP dan akte.

Melalui sistem SIAK ini diharapkan kedepan pelayanan administrasi kependudukan dapat dilaksanakan di tingkat Desa/Kelurahan dengan tetap melakukan koordinasi sistem data secara online yang dikendalikan oleh Kecamatan dan Disdukcapil Badung.

"Sistem ini juga akan memberi dampak pada lebih akuratnya data kependudukan, karena data yang diperoleh sudah langsung dari tingkat bawah, yang secara online sudah terkoneksi dengan Kecamatan, Disdukcapil dan Pusat," jelasnya. (hms badung/bpn)

 

Keterangan Foto : Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat launching pelaksanaan pendataan administrasi kependudukan secara online melalui SIAK di Kantor Desa Punggul, Kecamatan Abiansemal, Selasa (11/10/2016).

 

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
6PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
79PengikutMengikuti
16PelangganBerlangganan