25 C
Denpasar
Minggu, 19 Agustus 2018

Wabup Suiasa : Bangun Komunikasi Humonis, Mantapkan Budaya Organisasi

BALIPORTALNEWS.COMApel Paripurna yang dilaksanakan setiap bulan memiliki makna sebagai media untuk membangun konsolidasi internal, memantapkan budaya organisasi terutama dalam membangun rasa kebersamaan serta komitmen untuk melaksanakan swadharma kita selaku aparatur sipil negara yang kehadirannya adalah untuk menyuguhkan layanan publik yang semakin baik dan berkualitas di Kabupaten Badung.

Tersuguhnya pelayanan publik yang baik merupakan salah satu indikator keberhasilan dalam mewujudkan fungsi penyelenggaraan pemerintah di daerah. Pelayanan publik di Kabupaten Badung hendaknya dapat memberikan pelayanan yang benar-benar bisa dirasakan oleh masyarakat, karena hal tersebut adalah esensi dari pelayanan publik yang berkualitas.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati I Ketut Suiasa dalam pengarahaannya saat memimpin apel paripurna bersama segenap jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab. Badung, Senin (17/10/2016).

Ditekankan pula bahwa Pemkab Badung telah berkomitmen untuk senantiasa membangun sinergi dan konektivitas lingkup SKPD serta dengan dukungan pemangku kepentingan pembangunan di Badung untuk mewujudkan peningkatan performa penyelenggaraan pemerintahan, kegiatan pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Badung. Disamping itu kegiatan apel paripurna ini dijadikan pula sebagai salah satu momentum untuk menekankan tentang budaya organisasi dan konsolidasi internal di Pemkab Badung.

Konsolidasi internal dimaksudkan untuk mencoba memperkuat dan mempererat rasa persatuan dan kesatuan sebagai bagian organik atau personal organik dari pemerintah kabupaten Badung, sehingga dengan adanya perkuatan yang sifatnya hubungan psikologis, hubungan sikap mental, tanpa sekat dan batas antara pimpinan dan staf,  akan mampu untuk mewujudkan komunikasi dan koordinasi yang baik dalam menjalankan fungsi dan tugas sebagai ASN, sehingga hal tersebut bisa menjadi salah satu cara untuk  mewujudkan program-program di kabupaten Badung.

"Lakukan pendekatan komunikasi humanis dan kekeluargaan sehingga terbangun rasa kekeluargaan dan persaudaraan dalam rangka membangun budaya kerja dan budaya organisasi" ujarnya.

Dan terkait dengan telah rampungnya pembahasan anggaran perubahan 2016, Wabup Suiasa mengajak seluruh jajaran ASN di Badung untuk mempersiapkan segala sesuatunya sehingga  hal – hal yang telah dirancang pada anggaran perubahan tersebut bisa dilakukan dengan sebaik-baiknya serta tetap mengacu pada prinsip-prinsip tata kelola keuangan daerah yang baik serta mengedepankan prinsip-prinsip efektif, efisien, transparan dan akuntabel. "

Melalui norma standar prosedur dan kriteria yang ada harus tetap dijaga sehingga apa yang menjadi sasaran dan tujuan dari kegiatan kita dapat dicapai dan hasilnya dapat bermanfaat bagi masyarakat serta bisa dipertanggungjawabkan, dan setiap kegiatan harus dilakukan dengan langkah nyata, taat asas dan taat aturan, sehingga tidak terjadi hambatan – hambatan dalam mengemban tugas kita di Pemkab Badung" tegasnya. (hms badung/bpn)

 

Keterangan Foto : Wakil Bupati I Ketut Suiasa didampingi Sekkab Kompyang R. Swandika usai apel paripurna bersama segenap jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab. Badung, Senin (17/10/2016).

Bupati Giri Prasta Serahkan Bantuan UEP dan Bedah Rumah di Mengwi

BALIPORTALNEWS.COMSetelah sebelumnya menyerahkan dana bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) dan Bedah Rumah/Peningkatan Kualitas Rumah Sehat tahun 2016 di Kecamatan Petang dan Abiansemal, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wabup I Ketut Suiasa dan Wakil Ketua DPRD Badung I Made Sunarta kembali menyerahkan bantuan serupa kepada masyarakat yang masuk katagori Rumah Tangga Sasaran (RTS) di Kecamatan Mengwi, Senin (17/10/2016) bertempat di GOR Mengwi.

Bupati menargetkan penanggulangan RTS di Badung harus tuntas di tahun 2018 mendatang. Penyerahan dana bantuan kepada masyarakat RTS ini, juga sebagai bukti hadirnya pemimpin dan pemkab di tengah-tengah masyarakat Badung. Dalam penyerahan tersebut Bupati juga didampingi sejumlah anggota DPRD asal Kecamatan Mengwi, Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Badung (TKPK) serta Pimpinan SKPD Badung.

Dalam sambutannya, Bupati Giri Prasta menyampaikan dalam Rencana Pembangunan Jangka Mengengah Daerah Semesta Berencana Kab. Badung 2016-2021, pemerintah berkomitmen melaksanakan lima program yang menjadi skala prioritas, meliputi pemenuhan akan sandang, pangan dan papan bagi masyarakat, pembangunan pendidikan dan kesehatan, jaminan sosial dan tenaga kerja, pelestarian seni, adat, agama dan budaya serta pariwisata.

"Bantuan UEP dan bedah rumah ini merupakan salah satu dari lima program prioritas kami yaitu dalam pemenuhan akan sandang, pangan dan papan," jelasnya.

Giri Prasta mengakui bahwa bantuan yang diserahkan ini nilainya belum maksimal, namun untuk tahun 2017 nanti ia memastikan bantuan UEP dan bedah rumah ini akan ditingkatkan. "Mulai tahun 2017, per orang minimal kami akan beri bantuan bedah rumah sebesar 50 juta dan UEP 15 juta," tambahkan.

Giri Prasta juga akan mempolakan pembangunan bedah rumah itu dengan seragam. "Kami akan polakan dengan model sama, dua kamar tidur, satu ruang tamu, satu ruang bebas, kamar mandi dan dapur. Target kami 2018 kaitannya dengan bedah rumah ini sudah selesai di Kabupaten Badung," tegasnya. Pihaknya juga sangat mengapresiasi dukungan dari pihak swasta melalui CSR-nya yang telah ikut berperan dalam penanggulangan kemiskinan di Badung.  

Sementara Kadisosnaker Badung Ida Bagus Oka Dirga melaporkan untuk di Kecamatan Mengwi, bantuan UEP diserahkan kepada 237 RTS , masing-masing mendapat 7,5 juta dengan total Rp. 1,7 M lebih, sementara dana bantuan peningkatan kualitas rumah sehat juga sebanyak 237 RTS, masing-masing mendapat 30 juta, dengan total anggaran Rp. 8,8 M lebih.

Sementara di Kec. Petang, Bupati sudah menyerahkan pada Sabtu (15/10) lalu dengan jumlah penerima UEP di Petang sebanyak 115 RTS, dengan total Rp. 862,5 juta,
sedangkan bantuan peningkatan kualitas rumah sehat sebanyak 113 RTS, dengan total Rp. 3,3 M lebih. Di Kecamatan Abiansemal diserahkan Minggu (16/10), bantuan UEP sebanyak 232 RTS dengan total Rp. 1,7 M lebih dan bantuan peningkatan kualitas rumah sehat sebanyak 231 RTS, dengan total Rp. 6,9 M lebih. 

Pada kesempatan tersebut Bupati juga membuka dialog dengan masyarakat, guna mendengar aspirasi serta masukkan secara langsung dari masyarakat terkait dengan berbagai persoalan yang dihadapi sehingga segera mendapatkan penanganan secara cepat dan tepat oleh jajaran Pemkab Badung. Usai dialog, masyarakat juga dapat langsung mencairkan dana bantuan yang difasilitasi Bank BPD Bali. (hms badung/bpn)

 

Keterangan Foto : Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wabup. I Ketut Suiasa dan Wakil Ketua DPRD Badung I Made Sunarta kembali menyerahkan bantuan serupa kepada masyarakat yang masuk katagori Rumah Tangga Sasaran (RTS) di Kecamatan Mengwi, Senin (17/10/2016).

Hari Libur, Wabup Suiasa Tetap Layani Masyarakat

BALIPORTALNEWS.COM Setelah menghadiri beberapa kegiatan, guna memastikan pelayanan terhadap masyarakat berjalan dengan baik, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Minggu (16/10/2016) meninjau langsung pelayanan perekaman e-KTP oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Badung di Desa Kutuh, Kuta Selatan.

Hadir pada kesempatan tersebut, Perbekel Desa Kutuh Wayan Purja, Camat Kuta Selatan, Kepala Disdukcapil Badung I Nyoman Soka, beserta para klian desa Kutuh.

Wabup Suiasa memberi apresiasi kepada jajaran Disdukcapil telah melakukan pelayan perekaman e-KTP dengan system jemput bola. Namun demikian, pihaknya terus berupaya untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

“Kita ingin semua masyarakat Badung terekam e-KTP. Data kependudukan ini sangat penting, karena semua akan terkait program pemerintah untuk masyarakat Badung,” kata Suiasa.

Wabup Suiasa yang senantiasi mengusahakan kedadiranya di tengah masyarakat kendati hari libur. Seperti pada minggu-minggu sebelumnya, mantan Wakil Ketua DPRD Badung tak pernah absen hadir di tengah masyarakat.

“Kita juga pastikan semua berjalan dengan baik, yang bias dipercepat yang dipercepat, termasuk yang mudah di permudah,” tegasnya.

Nemun demikian, mengenai cetak setelah perekaman dilakukan, kata Suiasa, semua tergantung pusat. Mengingat Blanko cetak e-KTP disediakan oleh pusat. “Kita mohon bagi yang masyarakat yang belum terekam agar dilakukan perekaman terlebih dahulu, baik di kantor camat maupun di Disdukcapil. Ini sangat penting jadi semua warga harus terekam,” harapnya. (hms badung/bpn)

 

Keterangan Foto : Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Minggu (16/10/2016) meninjau langsung pelayanan perekaman e-KTP oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Badung di Desa Kutuh, Kuta Selatan.

Bupati Giri Prasta Realisasikan Program Perlindungan Sosial di Badung

BALIPORTALNEWS.COMBupati Badung I Nyoman Giri Prasta  kembali menunjukkan komitmennya untuk selalu mengajak segenap Jajajaran Pemkab Badung untuk Bekerja keras menuntaskan berbagai persoalan sosial kemasyarakatan terutama penanggulangan kemiskinan  untuk  mewujudkan masyarakat Badung yang lebih sejahtera.

Guna merealisasikan komitmen tersebut Bupati Giri Prasta dengan tanpa mengenal hari libur ini terus membangun komunikasi secara terbuka  dan berdialog langsung dengan masyarakat yang diawali di Kecamatan Petang tepatnya di Desa Kiadan pada, Sabtu (15/10/2016), kemudian dilanjutkan pada, minggu (16/10/2016) di wantilan Desa Taman.

Bupati bertatap muka dan berdialog dengan masyarakat kecamatan Abiansemal khususnya  para penerima Bantuan Program Perlindungan Sosial  untuk peningkatan kualitas Rumah sehat dan Usaha Ekonomi Produktif. Dengan gayanya yang khas  dan jauh dari kesan formal tersebut Bupati yang hadir didampingi Ketua Tim Pengerak PKK Nyonya Seniasih Giri Prasta, Ketua DPRD Putu Parwata bersama sejumlah anggota DPRD asal Kecamatan Abiansemal I Nyoman Dirgayusa dan Ida Bagus Sunarta, Tim Koordinasi Penanggulanagan Kemiskinan Kabupaten Badung (TKPK) serta SKPD terkait ini  ternyata berhasil membangun dialog secara terbuka dan penuh kekeluargaan seolah tanpa ada jarak dengan masyarakat.

Bupati Giri Prasta mengungkapkan bahwa dia memang sengaja menyiapkan ruang dialog meskipun ditengah suasana hari libur,  guna mengetahui dan mendengar secara langsung dari masyarakat berbagai persoalan kongkrit yang perlu mendapatkan penanganan secara cepat dan tepat oleh Jajarannya.

“Melalui tatap muka ini Bupati juga ingin memastikan bahwa berbagai program dan Bantuan yang dilakukan dapat terlaksana dengan baik, tepat sasaran dan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, ” ungkapnya. 

Dalam sambutannya Giri Prasta juga mengatakan bahwa pemerintah dengan dukungan DPRD Kabupaten Badung melalaui Program Pembangunan Semesta Berencana dengan 5 Program perioritas yang meliputi Sandang, Pangan dan papan, pembangunan bidang pendidikan, kesehatan, Jaminan sosial dan tenaga kerja, pembangunan bidang adat agama dan budaya serta bidang pariwisata.

Menurutnya melalui 5 bidang perioritas serta dengan spirit bersama membangun Badung ini kita akan bisa mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera dan bermartabat. Dikatakannya bahwa terkait dengan program perlindungan social ini pihaknya  telah merancang sistem jaminan Sosial yang memberikan perlindungan bagi Krama Badung dalam seluruh siklus kehidupannya yang mencakup sejak bayi berada didalam kandungan hingga penanggulanngan beban sosial saat terjadi musibah kematian bagi warga Badung.

Jadi mulai  Pada Fase kelahiran, sejak bayi dalam kandungan  melalui program Jaminan Kesehatan Krama  Badung dengan memanfaatkan Kartu Badung Sehat ( KBS) ibu hamil akan mendapatkan pelayanan paripurna termasuk USG gratis. Selain itu peningkatan  pelayanan dibidang kesehatan ini nantinya juga akan mencakup peningkatan pelayanan puskesmas dengan layanan 24 jam yang dilengkapi  dengan ruang  rawat inap,” tegasnya.

Dalam upaya membumikan komitmennya  terutamanya dibidang  pembangunan  Seni, budaya dan Agama, Bupati Giri Prasta juga menegaskan komitmennya untuk menjaga kelestaraian Pura, kelestarian Puri, Para (menjaga harmoni dan  ajegnya segenap warna yakni brahmana, ksatrya, wesya dan Sudra) serta tetap menjaga ajeg dan lestarinya Purana.

Menurut Bupati asal Pelaga ini bahwasanya kedepan pihaknya akan terus melakukan upaya pembngunan pura pura termasuk mengupayakan program pemberdayaan masyarakat  dengan mengajak kelolpaok masyarakat terutama para pengempon pura untuk membangun koperasi dengan harapan dari SHU koperasi ini akhirnya mereka akan mampu untuk melaksanakan kewajibannya dalam melaksanakan uapacara dipura nya masing masing secara mandiri. “inilah esensi dan goal dari pembangunan Desa Mandiri di Kabupaten Badung, “ ujarnya.  

Sementara itu Kadisosnaker IB Dirga dalam laporannya mengatakan bahwa dalam rangka pemberian bantuan peningkatan kualitas rumah sehat di Kabupaten Badung tahun 2016 sesuai Keputusan Bupati Badung No 1205/02/HK Tahun 2016 untuk kecamatan Petang dengan jumlah RTM sebanyak 113 RTM dengan mencakup 7 Desa, masing-masing mendapatkan bantuan senilai 30 Juta rupiah dengan total senilai Rp. 3.390.000.000,- sedangkan untuk Kecamatan Abiansemal meliputi 18 Desa dengan 231 RTM masing-masing 30 Juta dengan total Rp. 6.930.000.000,-. Sementara untuk pemberian bantuan usaha ekonomi produktif kepada RTM di Badung Tahun 2016 untuk Petang meliputi 7 Desa dengan dengan 115 RTM dengan jumlah uang masing-masing Rp. 7,5 juta dengan total Rp. 862.500.000,-, untuk Abiansemal dengan 18 Desa dan 232 RTM masing-masing RTM Rp. 7,5 Juta jadi total Rp. 1.740.000.000,- yang telah diserahkan oleh Bapak Bupati.

Lebih lanjut Oka Dirga juga mengatakan bahwa tatap muka yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan peningkatan kualitas rumah sehat dan usaha ekonomi produktif (UEP WEP) kepada Rumah Tangga Sasaran melalui program perlindungan sosial di Badung tahun anggaran 2016 untuk Kecamatan Mengwi akan dilaksanakan pada hari ini , Senin (17/10/2016) di Desa Mengwi. Dalam upaya menurunkan angka kemiskinan, Pemerintah Kabupaten Badung melalui tim penanggulangan kemiskinan Kabupaten Badung (TKPK) telah mengkoordinasikan berbagai pihak terutama pemangku kepentingan di Kabupaten Badung termasuk menggandeng pihak suasta melalui program CSR (coorporage social responsibility). (hms badung/bpn)

 

Keterangan Foto : Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan bantuan UEP di Desa Kiadan dan di Wantilan Desa Taman pada, Sabtu (15/10/2016) dan minggu (16/10/2016).

Bupati Giri Prasta Hadiri Nyekah Massal di Br. Tanggayuda, Bongkasa

BALIPORTALNEWS.COM Pelestarian seni, adat, agama dan budaya di Badung sudah menjadi program prioritas Pemkab Badung. Salah satu didalamnya adalah upacara pitra yadnya (nyekah massal) kedepan akan dibiayai penuh oleh pemkab Badung.

"Kalau Desa Adat maupun Banjar Adat melaksanakan nyekah bersama/massal, kami Pemkab Badung sangat mendukung.

Dan kedepan kami prioritaskan nyekah massal akan dibiayai Pemkab alias gratis," kata Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta S.Sos saat menghadiri karya Pitra Yadnya nyekah massal di Banjar Tanggayuda, Bongkasa, Abiansemal, Sabtu (15/10/216).

Bupati Giri Prasta menyadari, meskipun ada suport dari desa maupun banjar, namun saat ini masyarakat pemilik sawa masih dikenakan urunan untuk nyekah bersama ini. Dengan program nyekah bersama secara gratis ini diharapkan akan meringankan beban masyarakat khususnya yang ikut nyekah bersama. 

Selain program tersebut, kata Giri Prasta, di bidang seni budaya, adat dan agama, Pemkab badung akan mendukung dan siap membantu Pura-pura yang ada di Badung mulai Pura Sad Khayangan, Dang Khayangan, Khayangan Jagat, Khayangan Tiga, Pura Pemaksan termasuk Pura Paibon.

Selain itu sekaa-sekaa seni yang ada juga disuport demi lestarinya seni dan budaya di Badung. Bupati juga menyebutkan dalam tahun ini, pihaknya akan menggelontorkan bantuan kepada di desa adat berupa mobil untuk pecalang dan Desa dinas dibantu ambulan siaga. "Bantuan tersebut akan kami serahkan bulan desember tahun ini," tambahnya. 

Sementara Ketua Panitia Made Suka mengatakan, upacara Pitra Yadnya di Banjar Tanggayuda ini diikuti sebanyak 15 sawa. Rangkaian karya telah mulai dilaksanakan pada 1 Oktober lalu dengan matur piuning, Sabtu 15 Oktober ini upacara ngajum sekah, dan Minggu 16 Oktober merupakan puncak upacara yang didahului dengan melaspas sekah, mapurwa daksina metatah. Senin 17 Oktober nyegara gunung ke Pura Goa Lawah. (hms badung/bpn)

 

Keterangan Foto : Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta S.Sos saat menghadiri karya Pitra Yadnya nyekah massal di Banjar Tanggayuda, Bongkasa, Abiansemal, Sabtu (15/10/2016).

Karya Pujawali ring Pura Desa, Desa Adat Kampial Kuta Selatan

BALIPORTALNEWS.COMBertepatan dengan Purnama ke 4, Sabtu (15/10/2016), di Pura Desa, Desa Adat Kampial Kuta Selatan dilaksanakan upacara pujawali yang dipuput oleh Ida Pedanda Griya Pemaron Munggu, Mengwi Badung. Karya ini dihadiri langsung Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa beserta Tripitaka, Kepala Kantor Agama Kabupaten Badung Nyoman Arya, Camat Kuta Selatan Wayan Wirya, Tokoh Adat Desa Adat Kutuh, para pemangku beserta pengempon pura dan masyarakat Kampial.

Pada kesempatan tersebut Wabup Suiasa melaksanakan persembahyangan bersama untuk memohon kerahajengan dan keselamatan kepada ida Batara/betari yang meligia di pura setempat dan dilanjutkan dengan dharma wacana oleh Kepala Kantor Agama Nyoman Arya.

Wabup, Suiasa menyampaiakan,  Upacara Pujawali yang dilaksanakan ini merupakan rasa bhakti kita sebagai umat Hindu kehadapan Ida Hyang Prama Kawi agar selalu diberikan tuntunannya demi kerahajengan dan kesejahteraan umat se-dharma yang ada di Desa adat Kampial. Untuk itu menjalankan upakara yadnya hendaknya dengan rasa yang ulas asih "besar kecil upacara yang dilaksanakan akan punya makna yang sangat berarti kalau dilakukan dengan tulus iklas"  imbuhnya.

Seperti ditegaskan oleh Bendesa Desa Adat Kampial I Wayan Badra, bahwa pelaksanaan pujawali di pura Desa Desa adat Kampial bertepatan dengan Purnama ke 4 yang merupakan karya pujawali secara ngencak (kecil). Pujawali dihadiri oleh setidaknya ratusan warga masyarakat Kampial, dan penyineban dilaksanakan pada hari ini juga sekitar pukul 20.00 wita. (hms badung/bpn)

               

Keterangan Foto : Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa melaksanakan sembahyang bersama, Sabtu (15/10/2016) lalu di Pura Desa Desa Adat Kampial.

 

Balap Sepeda Dalam Rangka Hut Mangupura Ke-7

BALIPORTALNEWS.COMKejuaraan Balap Sepeda yang biasanya dilaksanakan dijalan raya kali ini menjadi sedikit berbeda. kejuaraan Balap sepeda yang diprakarsai ISSI Kabupaten Badung dilaksanakan di areal Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung "Mangupraja Mandala" dibuka langsung oleh Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Minggu, (16/10/2016).

Turut hadir Kabag. Kesra A.A. Ngurah Rai Yuda Drama, Pengurus Koni Badung, para Kepala UPT Disdikpora se-Kabupaten Badung beserta pihak keamanan dari kepolisian dan Kodim Badung.

Ketua Panitia kejuaraan I Ketut Gede Arta dalam sambutannya mengatakan, kejuaraan ini merupakan langkah awal Pencab. ISSI Kabupaten Badung dalam melaksanakan agenda rutin tahunan dan ajang pembuktian eksistensi dan kinerja organisasi (ISSI) yang juga dikaitkan dengan menyambut perayaan hari Ulang Tahun Ibukota Kabupaten Badung "Mangupura Ke-7" Juga untuk meningkatkan olahraga bersepeda dikalangan masyarakat disamping untuk menggali dan membina bibit-bibit atlet olah raga sepeda dan mengukur kopetensi prestasi atlet.

Dan memberikan kesempatan kepada atlet pelajar untuk mempersiapkan didi guna menyongsong cabang balap sepeda dalam porsenijar tahun 2017 mendatang.  

"Kejuaraan Balap sepeda Tingkat Sekolah Dasar, Tingkat Sekolah Menengah dan Tingkat Sekolah Tingkat Atas, memperebutkan juara dan beberapa hadiah dan tropi diikuti oleh para atlit sepeda dari sekolah yang ada di Badung dan Denpasar.  " tegasnya.

Wakil Bupati, I Ketut Suiasa dalam Sambutannya mengatakan, Pemerintah Kabupaten Badung sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan olahraga Balap sepeda ini, disamping untuk mencari bibit-bibit atlit sepeda di Kabupaten Badung juga dapat menjadi sebuah pembelajaran bagaimana bersepeda yang baik dan benar dijalanan.

Dengan diadakannya kejuaraan Balap sepeda ini dapat menggugah para atlit sepeda di Kabuapten Badung dan Bali, tentunya dari event-event seperti ini akan lahir atlit-atlit bersepeda tangguh yang dapat mengharumkan nama sekolah, daerahnya , Kabupaten Badung, Provinsi Bali, bahkan di tingkat nasional nantinya.

Lebih  lanjut, Suiasa menyampaikan, Untuk menggali potensi yang ada maka kita harus memberikan ruang secara mersama-sama kepada mereka yang menggeluti olahraga sepeda ini. Untuk dapat mencintai olahraga ini kalau ingin memngembangkan kita harus memberikan momentun untuk kejuaraan – kjuaraan.

Lomba ini adalah suatu bentuk atau muara dari potensi anak-anak yang menyukai bersepeda.Melalui kejuaraan balap sepeda yang menjadikan kita sehat tentunya Badung akan menjadi kuat kedepannya" tegasnya. (hms badung/bpn)

 

Keterangan Foto : Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa membuka balap sepeda, Minggu, (16/10/2016) di Puspem Badung.

 

Wabup Suiasa Hadiri Karya Melaspas di Pura Taman Begendrasari Gerih

BALIPORTALNEWS.COM Bertepatan dengan purnama sasih kapat, Sabtu (15/10/2016), Wakil Bupati Badung Drs. I Ketut Suiasa, SH menghadiri karya mecaru, melaspas dan mendem pedagingan di Pura Taman Begendrasari, Desa Gerih Abiansemal.

Pada kesempatan itu Wabup. Suiasa mendem di pelinggih gedong utama, dilanjutkan penandatanganan prasasti dan persembahyangan bersama.

Wabup. Suiasa sangat mengapresiasi, pasemetonan warga bendesa Gerih se-Bali selaku pengempon Pura yang telah berhasil memperbaiki parahyangan ida bhatara Pura Taman Begendrasari ini. Terlebih krama pengempon sekaligus langsung dapat melaksanakan upacara pemelaspas.

Hal ini menurutnya sebagai salah satu dari swadarmaning agama yang patut dilaksanakan oleh masyarakat. Tujuannya tiada lain guna memohon keselamatan, dan kesejahteraan, disamping sebagai upaya meningkatkan rasa bhakti dan rasa persatuan dan kesatuan diantara krama pemaksan. Pemerintah Kabupaten Badung senantiasa akan selalu mendukung dan siap membantu masyarakat kaitannya dengan seni budaya, adat dan agama.

Karena hal tersebut telah menjadi komitmen dan prioritas dari Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan Wabup. Ketut Suiasa dalam upaya melestarikan seni, adat, agama dan budaya yang ada. 

Manggala Karya I Wayan Wirawan mengatakan, terlaksananya karya melaspas dan mendem pedagingan ini, tidak terlepas dari selesainya pemugaran Pura Taman Begendrasari Gerih. Hal ini terlaksana, juga sudah berdasarkan persetujuan pasemetonan warga bendesa gerih se-Bali.

Dijelaskan untuk pemugaran pura telah dilaksanakan di tahun 2016 ini dan dilanjutnya upacara melaspas lan mendem pedagingan. "Karena perbaikan pura sudah selesai, kami langsung melaksanakan upacara melaspas pada purnama kapat ini. Namun untuk pujawali di pura ini dilaksanakan setiap Purnama Kedasa.

Sehingga pada purnama kedasa yang akan datang dilaksanakan karya dengan tingkatan yang lebih besar," imbuhnya. Pura Taman ini kaempon oleh sebanyak 15 ribu KK se-Bali dan luar Bali dan kebanyakan di Kabupaten Badung. Diungkapkan menurut sejarah, Pura ini dibangun pada tahun 1613 dan kembali dipugar tahun 2016 ini.

 

Keterangan Foto : Wakil Bupati Badung Drs. I Ketut Suiasa, SH menghadiri karya mecaru, melaspas dan mendem pedagingan di Pura Taman Begendrasari, Desa Gerih Abiansemal.

Bupati Giri Prasta Pimpin Langsung Pembahasan SOTK Bersama SKPD di Badung

BALIPORTALNEWS.COM Menyadari bahwa penyusunan KUA PPAS Anggaran Tahun 2017 mesti selaras dengan Organisasi Perangkat Daerah yang baru sebagaimana diatur dalam  Peraturan pemerintah nomer 18 tahun  2016 Tentang Perangkat Daerah, maka Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta memimpin secara langsung penyusunan dan Pembahasan Struktur Organisasi dan Perangkat daerah bersama segenap satuan Kerja perangkat daerah (SKPD ) di Kabupaten Badung.

Dalam Direktifnya  Bupati Giri Prasta yang didampingi oleh Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa menegaskan bahwa dalam penyususnan SOTK ini kita mesti komit taat dan patuh dengan ketentuan serta peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan tetap pula memperhatikan prinsip prinsip efektif, efisien dan asas manfaatnya bagi Krama Badung.

Penegasan ini disampaikan oleh Bupati Badung pada acara Rakor dengan SKPD dalam rangka Pelaksanaan Anggaran Perubahan APBD Tahun 2016, penyusunan Rancangan APBD 2017 serta persiapan penerapan perangkat daerah yang baru  dilingkungan pemerintah kabupaten Badung, Jumat (14/10/2016) kemarin di Ruang Kriya Gosana Puspem Badung.

Bupati Giri Prasta juga menyampaikan Apresiasi atas komitmen dan  kehadiran segenap SKPD dalam rangka persiapan pelaksanaan APBD perubahan, "terimakasih juga atas kerja keras bersama  sehingga berhasil merumuskan RPJMD Semesta berencana. Selanjutnya Bupati juga  minta agar segenap kepala SKPD untuk senantiasa loyal dan berdedikasi  untuk mengawal RPJMD Semesta berencana ini untuk mewujudkan masyarakat Badung yang sejahtera",  tambahnya. 

Berkenaan dengan rancangan APBD Tahun 2017 mendatang Bupati optimis dengan pengalaman yang dimiliki bahwa yakin SKPD mampu untuk mengeksekusi APBD dan dapat  melaksanakan anggaran kegiatan yang diorientasikan  untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. "yang terpenting dalam penyusunan anggaran agar diperhatikan 5 bidang  yang menjadi perioritas dalam  PPNSB, yang meliputi Sandang, Pangan papan, bidang pendidikan , kesehatan, Adat agama dan Budaya serta Pembangunan dibidang Pariwisata tentunya dengan tetap mengikuti prinsip  money follow program." ujarnya.

Selanjutnya masih terkait dengan Program kegiatan tahun Anggaran 2017 Bupati minta agar dibulan Januari dan awal Pebruari paling telat mesti sudah jalan dan  persiapan proses administrasi termasuk pelelangan sudah dipersiapkan sebelumnya sehingga semuanya dapat berjalan dengan baik sesuai rencana. Selain itu Bupati juga menegaskan bahwa disektor pendidikan sesuai amanat undang – undang  tentang sistem pendidikan yang mesti dianggarkan 20% dari APBD maka kepada jajaran disdik diminta agar dibuatkan kegaitan sehingga tercapai  tujuan dan sasaran pendidikan yang berkualitas,  dibadung dengan besarnya APBD kita  mesti gratis, kalau ada pungutan saya akan lakukan tindakan tegas. Demikian juga Dibidang kesehatan, maka layanan kesehtan ini mesti dirasakan oleh masyarakat, demikian juga kedepan terkait denegan layanan publik respon time mesti terpenuhi sehingga pemerintah benar benar dirasakan kehadirnanya oleh masyarakat." Pungkas Giri prasta.

Hal senada juga disampaikan  oleh Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa, yang juga mengapresiasi bahwasanya Forum curah pendapat dalam pembahasan SOTK ini sebagai forum yang sangat baik dalam rangka membuat SOTK yang berdaya guna dan memiliki asa manfaat bagi pencapaian tujuan peneyelenggaraan pemerintahan didaerah.

Menurut Suiasa bahwa penerapan prinsip prinsip normatif memang telah menjadi alas dan kerangka berpikir kita bersama dalam menyusun Struktur organisasi dan perangkat daerah di kabupaten Badung, selain mengikuti ketentuan yang paling penting adalah memperhatikan aspek aspek lainnya yang sepenuhnya dapat mendukung pencapaian dan goal yakni terwujudnya kesejahteraan, pelayanan publik dan daya saing daerah." Katanya.

Sementara Sekda Badung Kompyang Swandika dalam laporannya mengungkapkan bahwa yang hadir pada Rakor selain segenap pimpinan SKPD juga termasuk para camat dan para lurah se -Badung karena mereka ini yang bertugas mengeksekusi anggaran.

Sedangkan terkait persiapan pelaksanaan anggaran perubahan Kompyang Swandika mengatakan bahwa Setelah hasil ferifikasi pemerintah provinsi maka kewajiban masing masing SKPD untuk segera mengeksekusi anggaran, mengingat waktu dalam APBD perubahan ini amat terbatas diminta mendahului untuk melakukan persiapan administrasi sehingga dalam minggu ke tiga bulan Desember semuanya telah dapat berjalan dengan baik.

Selanjutnya berkenaan dengan  penyusunan APBD tahun 2017 diingatkan bahwa penyususn KUA PPAS tahun 2017 ini mesti paralel dengan penyusunan SOTK, sehingga diharapkan akan dapat ditetapkan bersama DPRD dengan bersamaan dengan APBD sebelum akhir november 2016. 

Dibagian lainnya Kompyang Swandika juga mengatakan bahwa terkait perangkat daerah ini juga mesti disipakan Perbup SOTK, perbup tentang UPT, Perbup tentang tupoksi sehingga mengalir. (hms badung/bpn)

 

Keterangan Foto : Bupati Giri Prasta didampingi oleh Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa memimpin secara langsung penyusunan dan Pembahasan Struktur Organisasi dan Perangkat daerah bersama segenap satuan Kerja perangkat daerah (SKPD ) di Kabupaten Badung, Jumat (14/10/2016) kemarin di Ruang Kriya Gosana Puspem Badung.

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
4PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
71PengikutMengikuti
12PelangganBerlangganan