21.6 C
Denpasar
Selasa, 23 Oktober 2018

Sembilan Hari Menjabat Kabag Sumda, Kompol I Wayan Darmika Suputra Kini Duduki Jabatan Baru

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Kompol I Wayan Darmika Suputra, SH kini menduduki jabatan baru setelah selama 1 tahun 6 Bulan dan 9 Hari menduduki jabatan Kabag Sumda di Polres Badung. Sebelumnya, Kompol I Wayan Darmika Suputra, SH menduduki jabatan Kabag Sumda Polres Badung pada tanggal 30 September 2016 dan hari ini, Selasa (24/4/2018) ia harus menanggal;kan jabatannya itu.

Berdasarkan Surat Keputusan  Kapolda Bali KEP/277/IV/2018 tertanggal 10 april 2018 tentang tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam jabatan dilingkungan Polda Bali dimana Kompol I Wayan Darmika Suputra S.H dimutasikan dari Jabatan Kabag Sumda Polres Badung ke Kasubag Roh Jas bag WatPers Biro SDM Polda Bali.

Upacara Serah terima jabatan digelar di lapangan Apel Mapolres Badung yang diikuti seluruh Pejabat Utama Polres Badung dan Polsek Jajaran, Ketua dan Anggota Bhayangkari Cabang Badung serta seluruh anggota Polres Badung.

Bertindak selaku Inspektur Upacara pada Sertijab tersebut, Kapolres badung AKBP Yudith Satriya Hananta,S.I.K yang memberikan amanat dan ucapan terima kasih kepada Kompol I Wayan Darmika Suputra atas Kinerja dan dedikasinya selama menjabat Kabag Sumda di Polres Badung dan menyampaikan selamat atas jabatan baru di Polda Bali. Selain itu orang nomor satu di Polres Badung ini juga menyampaikan selamat bergabung kepada pejabat Kabag Sumda yang baru dan agar sesegera mungkin untuk menyesuaikan diri.

Usai kegiatan Kompol I Wayan Darmika Suputra, SH mengungkapkan “ Jabatan tidak bisa selamanya untuk digenggam, namun kebersamaan, tali silaturahmi akan terus kami pupuk dimana selama di Polres Badung kami sangat merasakan semangat kebersamaan dan kekeluargaan yang tinggi, dan semoga nilai nilai Kebersamaan dan kekeluargaan di Polres badung tetap di pertahankan,” ungkap Perwira Melati Satu Asal Kerobokan ini. (polres.badung/bpn)

Wabup Suiasa Buka Kegiatan Penyuluhan Literasi Media

BALIPORTALNEWS.COM Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Dwijendara, Denpasar, menggelar penyuluhan literasi media bagi bagi kalangan pelajar, Sabtu (22/10/2016) di Puspem Badung. Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa didapuk untuk membuka kegiatan yang diikuti perwakilan siswa SMA/SMK se-Badung.

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Rektor III Universitas Dwijendara, Drs. Ida Bagus Rai, M.Pd, Dekan Faklutas Ilmu Komunikasi Universitas Dwijendra Drs. I Wayan Kotaniartha, SH, MH. Segenap Civitas Akademika Universitas Dwijendra pun turut hadir pada kesempatan tersebut.

Dalam sambutannya Kotaniartha menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak atas terselenggaranya kegiatan Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Dwijendra. Secara khusus pula ucapan terima kasih disampaikan kepada Wabup Suiasa yang berkenan hadir.

Penyuluhan literasi media bagi siswa SMA/SMK bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terutama kalangan generasi muda.  Sebab, katanya, bagaimanapun ada hal-hal yang perlu dikritisi tentang media, sehingga tidak terbuai dengan tayangan-tanyang yang ada di media. “Harapnya supaya masyarakat lebih cerdas,” katanya.

Tak jauh berbeda Wakil Rektor III Universitas Dwijendara, Ida Bagus Rai juga mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah bahwa Fakultas Ilmu Komunikasi ingin turut mencerdaskan masyarakat, memperluas wawasan khususnya bagi kalangan generasi muda.

“Di era perkembangan dunia massa, baik media penyiara, media penyaiaran, cetak, dan dinamisnya media sosial, telah memberi nilai tambah bagi perkembangan dunia pendidikan. Namun kenyataan juga sangat potensial menimbulkan efek negatif, lihat saja berbagai konten yang tidak mendidik. Karenanya dengan lietrasi media ini sekiranya dapat membangkitkan kesadaran kita melek media, sekaligus mampu menyaring efek negatif dari media massa,” ucapnya.

Sementara Wabup Suiasa mengapresiasi kegiatan literasi media tersebut. “Saya pikir sekarang kita masuk era global dan era teknologi, dan media sebagai ujung tombang paling runcing dalam perkembang sekarang ini. Karena itu kita tidak boleh lepas dan ketinggalan informasi,” ucapnya.

Tentu saja Wabup Suiasa menekankan informasi yang positif, sedangkan hal-hal negatif harus disaring.  

“Pembentukan karakter masyarakat bisa dibangun melalui media, karena media berperan penting membangun karakter bangsa. Walau demikian, masyarakat juga harus cerdas memilih,” tegasnya sekali lagi.

Wabup Suaisa kepada para kalangan pelajar, peserta dalam kegiatan leterasi media, berpesan agar dapat mengikuti penyuluhan sebaik-baiknya. “Kepada adik-adik kita pergunakan sebaik-baiknya kegiatan ini, jangan hanya sekedar karena diperintah sekolah, kegiatan ini sangat penting,” pesannya. (hms badung/bpn)

 

Keterangan Foto : Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa disaat membuka penyuluhan literasi media bagi bagi kalangan pelajar, Sabtu (22/10/2016) di Puspem Badung.

 

Wabup Suiasa Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan

BALIPORTALNEWS.COM – Wakil Bupati Badung Drs. I Ketut Suiasa, SH mengajak seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Badung untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. “Kita harus dapat menumbuhkan budaya kerja dengan etos kerja yang baik dan disiplin tinggi sehingga tujuan penyelenggaraan pemerintahan dapat terwujud,” kata Wabup. Suiasa saat memberikan pengarahan pada apel paripurna Pemkab Badung di Lapangan Puspem Badung, Senin (17/4/2017).

Dihadapan para Asisten, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah, Camat serta pegawai dilingkungan Pemkab Badung, Wabup Suiasa tak lupa mengucapkan selamat hari raya Nyepi, Galungan dan Kuningan kepada seluruh Umat Hindu dilingkungan aparatur Pemkab Badung. Semoga perayaan hari kemenangan dharma melawan adharma ini membawa vibrasi kedamaian bagi seluruh masyarakat kabupaten Badung dalam melaksanakan swadharma masing-masing.

Lanjut Suiasa bahwa apel bersama ini merupakan media konsolidasi internal untuk menyatukan visi dalam pelaksanaan tugas. Untuk itu, selaku pimpinan, Wabup. Suiasa menyampaikan beberapa direktif. Pertama, berkenaan serapan anggaran diakhir triwulan, diharapkan pimpinan perangkat daerah dapat mengontrol dan mengawasi kinerja pegawai sehingga daya serap anggaran dapat memenuhi terget. Kedua, berkenaan dengan 7 ( tujuh) jabatan perangkat daerah yang lowong, diharapkan segera diisi melalui proses seleksi yang transparan sesuai yang telah ditetapkan oleh peraturan perundang-undangan.

Dibagian akhir Wabup. Suiasa kembali mengajak ASN Badung untuk kembangkan rasa persatuan dan kesatuan, selalu menjaga dan mengembangkan secara positif rasa wirang, jengah dan satya. “Kedepan selalu berfikir harus lebih baik dari apa yang dapat dilakukan dan capai saat ini. Pegawai harus mempunyai tiga hal cepat dengan menumbuhkan rasa responsibiliti, cermat dan harus keakuratan,” pungkasnya. (humas-bdg/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Berikan Rasa Aman Kepada Wisatawan, Kapolsek Abiansemal Sambangi Obyek Wisata

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Kapolsek Abiansemal Kompol I Nyoman Weca, S.Sos bersama Bhabinkamtibmas Desa Bongkasa Pertiwi melaksanakan Kunjungan ke Faint Ball Br. Karang Dalem, Desa Bongkasa Pertiwi, bertemu dengan GM Faint Ball Ni Ketut Aryani, Jumat (9/3/2018).

Dalam Sambangannya itu, Orang nomor satu di Polsek Abiansemal tersebut memberikan pesan pesan kamtibmas, diantaranya sebelum wisata ATV agar tetap memperhatikan keselamatan diri dan selalu berhati hati demi keselamatan wisatawan.

Dalam kegiatan Kunjungan tersebut Kapolsek Abiansemal dapat menyerap informasi terkait situasi kamtibmas dari Pelaku Wisata yang ada di Kecamatan Abiansemal.

Beberapa tamu asing kebangsaan Yunani yang sedang melakukan wisata sophie, viki, konstatina, joahana  dengan pertemuan ini Kapolsek Abiansemal memberikan himbauan perayaan Nyepi di Bali agar mengikuti aturan yang berlaku dan saling menghormati antar umat beragama.

Pelaksanaan Kunjungan Kapolsek Abiansemal diapresiasi oleh Pelaku Wisata, karena Kapolsek Abiansemal selaku pimpinan tertinggi di Polsek Abiansemal dapat meluangkan waktu mengunjungi objek wisata di Wilayah Abiansemal, dalam rangka menyerap informasi dan penyampaian informasi kamtibmas.

Kapolsek Abiansemal Kompol I Nyoman Weca, S.Sos., saat diminta  konfirmasi menyampaikan bahwa “Kegiatan sambang ke obyek obyek wisata sangat penting untuk dilaksanakan guna dapat bertatap muka langsung dengan pelaku Pariwisata dan wisatawan sebagai perpanjangan tangan dalam penyampaian himbauan dan pesan pesan kamtibmas,” ucapnya. (guz/bpn)

Sudikerta Apresiasi Krama Pecatu ‘’Menyadnya’’

BALIPORTALNEWS.COM – Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta mengapresiasi upacara yadnya ngaben massal yang dilakukan Desa Adat Pecatu, Kuta Utara, Badung, dengan bergotong royong untuk meringankan biaya krama dalam melaksanakan swadarma sebagai umat Hindu Bali. Demikian disampaikannya ketika menghadiri puncak karya ngaben masal dan pitra yadnya tersebut,  Jumat (5/8/2016).

“Dengan semangat gotong royong akan semakin meringankan beban sekaligus biaya yang harus ditanggung oleh krama kita,” imbuhnya.

Di sisi lain, Sudikrta juga menyampaikan rasa syukurnya atas upacara yang selalu dapat dilakukan secara berkesinambungan oleh krama Desa Pakraman Pecatu.  ‘’Upacara yadnya ini harus dilakukan sebagai wujud bakti kepada pitra kita, sekaligus sebagai bentuk pembayaran terhadap Tri Rna atau tiga hutang terhadap sang pencipta, guru dan terakhir sekaligus implementasinya yaitu hutang terhadap leluhur kita,” imbuhnya.

Sudikerta juga berpesan pada krama agar selalu melakukan ritual persembahan secara tulus ikhlas serta menyesuaikan dengan kemampuan masing-masing agar semua masyarakat bisa merasakan yadnya dengan sukacita.

Sementara itu, Bendesa Adat Pecatu, I Made Sumerta menjelaskan bahwa upacara ngaben kali ini melibatkan sekitar 147 sekah. Ia juga sangat mengapresiasi kehadiran  Wagub Sudikerta yang merupakan krama Desa Pecatu. “Saya sangat mengapresiasi bantuan dan kehadiran Pak Wagub di sini sebagai bentuk dukungan bagi kami, dan saya harap dukungan dan arahan seperti ini bisa terus dilanjutkan pada kesempatan berikutnya,” pungkasnya.

Dalam upacara tersebut Sudikerta berkesempatan naik di atas bade yang berisi sekah yang di arak dari catus pata Desa menuju setra Desa Adat Pecatu untuk dilakukan puncak upacara ngaben.

Sumber : Humas Pemprov Bali

Surat Edaran Bupati, Perbekel Dapat Perpanjang Masa Tugas Kelian Banjar Dinas Sampai Usia 60 Tahun

BALIPORTALNEWS.COMPermasalahan batas usia Kelian Banjar Dinas yang sempat muncul dipermukaan, disikapi dengan sangat bijaksana oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, SSos. Menengahi permasalahan ini, Bupati Badung mengeluarkan Surat Edaran, yang intinya Perbekel dapat mengeluarkan Surat Keputusan Pengukuhan kembali perangkat desa sampai dengan usia 60 tahun.

Keluarnya, Surat edaran Nomor: 141/503/BPMD tertanggal 15 Agustus 2016, yang ditujukan kepada Perbekel se-Kabupaten Badung, untuk mengisi kekosongan regulasi. Mengingat saat ini Pemerintah Kabupaten Badung segera menyusun Perda tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa, sebagai tindak lanjut pemberlakuan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Peraturan Pelaksanaannya termasuk Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 83 Tahun 2015, tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa.

Dimana diketahui berdasarkan aturan tersebut diatas batas usia Kelian Banjar Dinas maksimal 42 tahun dan minimal 20 tahun.  Hal ini lah yang sempat menimbulkan polemik, mengingat aturan sebelumnya menyatakan batas maksimal pengabdian Kelian Banjar Dinas 60 tahun.

Bupati Giri Prasta menjelaskan, keluarnya surat edaran ini adalah langkah untuk mengisi kekosongan regulasi di Kabupaten Badung. Mengingat Kabupaten Badung belum memiliki Peraturan Daerah tentang   tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa, yang berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Peraturan Pelaksanaannya termasuk Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 83 Tahun 2015, tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa.

"Saat ini kita sedang dalam tahapan proses penyusunan Perda  tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa, dengan dasar hukum Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Permendagri Nomor 83 Tahun 2015,"jelas bupati.

Keluarnya Surat Edaran ini kata Bupati, setelah melalui kajian-kajian dan pertimbangan hukum, serta hasil konsultasi ke Direktorat Jenderal  Bina Pemerintahan Desa  pada Kementerian Dalam Negeri.  Yang kemudian mengeluarkan surat  Nomor 140/4009/BPD, tanggal 9 Juni 2016 perihal Perangkat Desa. 

Dengan keluarnya surat edaran ini, Bupati Giri Prasta menjelaskan, pada masa transisi sampai ditetapkan Perda  tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa, perbekel dengan memperhatikan hak asal usul dan nilai sosial budaya masyarakat setempat, dapat memberikan surat keputusan baru bagi perangkat desa yang telah melaksanakan tugas sampai habis masa tugasnya, berdasarkan surat keputusan pengangkatan dan berusia kurang dari 60 tahun, untuk dikukuhkan kembali menjadi perangkat desa dan melaksanakan tugas sampai dengan usia 60 tahun.

Terakhir Bupati mengingatkan kepada perangkat desa, baik itu Perbekel, Kelian Dinas maupun jajaran perangkat desa lainnya, memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. "Sebagai ujung tombak pemerintah terbawah, aparat desa memiliki peranan yang sangat penting. Jadilah pelayan masyarakat, bukan sebaliknya minta dilayani oleh rakyat,"tegas bupati mengingatkan. (hms badung/bpn)

 

Bupati Giri Prasta Buka Porjar dan PSP Badung 2017

BALIPORTALNEWS.COM – Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) dan Pekan Seni Pelajar (PSP) Kabupaten Badung secara resmi dibuka Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta di Lapangan Umum Mengwi, Selasa (25/4/2017). Acara tersebut dihadiri Katua DPRD Badung Putu Parwata, Ketua Komisi IV, Asisten I dan III, Ketua Koni Badung, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Ketua TP PKK Badung Ny. Seniasih Giri Prasta, Wakil Ketua TP PKK Ny. Kristiani Suiasa, Ketua Gatriwara Ny. Parwata dan Pimpinan SKPD, peserta Porjar dan PSP Badung.

Kadis Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Badung I Ketut Widia Astika melaporkan, Porjar dan PSP merupakan upaya nyata untuk menumbuhkan,  meningkatkan dan memberdayakan kesehatan para pelajar sekaligus mengevaluasi serta mengukur hasil pembinaan dan penguasaan masing-masing sekolah dalam bidang olahraga maupun seni.

“Ajang ini sebagai evaluasi prestasi atlit dan artis pelajar di badung untuk diterjunkan dalam porjar dan PSP provinsi bali yang rencananya dilaksanakan pada 1-6 Juni 2017 di Denpasar,” katanya.

Kegiatan Porjar dan PSP bertujuan menggali potensi atlet dan artis dikalangan pelajar untuk berkompetisi secara sehat dan ksatria yang pada gilirannya untuk dipersiapkan memperkuat kontingen badung pada Porsenijar Provinsi Bali. Tema yang diangkat tahun ini yakni “Melalui Porjar dan PSP kita tingkatkan prestasi olahraga dan seni pelajar menuju badung sehat, badung hebat,  shanti dan jagadhita”.

Cabang olahraga yang dipertandingkan sebanyak 22 cabang dan cabang seni yang dilombakan sebanyak 18 bidang. Peserta porjar dan PSP Badung tahun 2017 ini diikuti kontingen SD dari 6 kecamatan, seluruh SMP Negeri dan Swasta serta seluruh SMA/SMK Negeri dan Swasta di Badung dengan jumlah peserta keseluruhan 7.472 orang. Pelaksanaan akan dimulai 25 hingga 30 april 2017.

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Porjar dan PSP ini. Bupati juga merasa bangga kepada atlet dan artis pelajar badung yang telah mampu berprestasi di tingkat provinsi bali. Bupati menyadari bahwa pemerintah akan maju, bilamana olahraganya juga baik, untuk itu pemerintah dan olahraga harus beriringan.

“Kami pemerintah sangat konsen untuk memberbaiki maupun melakukan pendataan venues yang baru semua cabor untuk tahun 2018,” jelasnya.

Ditambahkan, dalam upaya melestarikan dan mengembangkan seni budaya, pemerintah akan menggenjot bidang seni seperti dharma shanti maupun mesatua bali dalam ajang ini, sehingga betul-betul generasi kabupaten badung akan mampu menjadi suri tauladan.

Pemerintah menginginkan muncul potensi atlet maupun artis yang berbakat sehingga dapat dibina untuk ajang yang lebih tinggi baik itu tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi,  nasional bahkan dunia.

“Segala potensi olahgara dan seni yang sudah berprestasi dan telah mengharumkan nama badung akan menjadi skala prioritas yang harus dipertahankan,” tambahnya.

Bupati mengharapkan pelaksanaan Porjar dan PSP dapat berjalan dengan baik. Para atlet dan artis yang berlaga termasuk para juri dan pembina agar dapat menunjukkan sportifitas.

“Kami harapkan Porsenijar ini sebagai momentum untuk mencari bibit-bibit berkualitas yang akan kita jadikan duta badung di Porsenijar Provinsi yang akan datang,” pungkasnya. (humas-bdg/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Piodalan Mepedudusan Agung lan Mapeselang di Pura Penataran Agung Pucak Mangu

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Bertepatan purnama sasih kelima, Jumat (3/11) akan dilaksankan puncak Piodalan Mepedudusan Agung lan Mapeselang di Pura Sad Khayangan Penataran Agung Pucak Mangu, Desa Adat Tinggan, Desa Plaga, Kecamatan Petang. Piodalan Mepedudusan Agung di-puput Ida Pedanda Putra Pemaron Gria Sidemen, Mengwi, Ida Pedanda  Gde Jelantik Giri dari Geria Gunung Sari. Sementara untuk upacara mapeselang  yang akan di-puput oleh Ida Pedanda Putra Kekeran Geria Sunia Denkayu, Ida Pedanda Gede  Jelantik Giri Santacita geria Jadi Tabanan.

Pangelingsir Puri  Ageng Mengwi , AA Gde Agung, Senin (30/10/2017) mengatakan, kegiatan piodalan ini rutin dilaksankan setiap Purnama ke lima. Dalam rangkaian upacara piodalan ini pihak pemerintah juga akan diundang sperti Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta, Wabup Suiasa, pimpinan organisasi perangkat daerah di Pemerintahan Kabupaten Badung, lembaga DPRD Badung, Asta Puri  dan krama dari delapan  Desa Adat di Petangselaku pengemong Pura Pucak Mangu.

Lebih lanjut Bupati Badung ke XI ini juga mengungkapkan, rangkaian piodalan mepedudusan agung dan mapeselang diawali dengan melaksanakan upacara di pesiraman, ngaturang piodalan di Pura Luhuring Pucak Mangu, selanjutnya pemendak ida bhatara tirta luhuring Pucak Mangu kairing ke Pura Penataran Agung Pucak Mangu. Setelah itu dilaksanakan piodalan mepedudusan agung, mapeselang dan mepasaran di Pura Penataran Agung Pucak Mangu.

“Pada piodalan tersebut dipentaskan tarian wali, rejang, baris gede, wayang lemah dan topeng sidakarya. Kami berterimakasih atas suport dari pemerintah Kabupaten Badung yang ikut mesukseskan karya di pura Sad Khayangan Jagat ini,” terangnya.

Setelah Puncak Karya, ida bhatara akan nyejer selama sembilan hari  yakni dari tanggal 5 November hingga 12 November 2017. Sebelum dilaksanakan upacara bhakti pengayar pada Selasa (7/11) dilakukukan kegiatan pengeremek leladan Desa Tiyingan yang di-puput oleh Ida Pedanda Gede Buruan Pesraman Manuaba Darmasaba.

“Ida Betara mesineb pada Senin, 13 November 2017 mendatang sekitar Pukul 13.00 wita. Selama nyejer, ida bhatara kaaturan penganyaran dari  masing-masing Kecamatan di Badung dan leladan dari delapan desa adat sebagai pengempon pura. Setelah mesineb, pada Sabtu (9/12) nanti dilaksanakan upacara tugtug bulan pitung dina,” ungkapnya. (humas-badung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Penilaian Siswa Peduli AIDS, Suiasa Berharap Prilaku Siswa Jadi Panutan

BALIPORTALNEWS.COM Tim Penilaian lomba Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba (KSPAN) Tingkat Provinsi Bali dipimpin oleh Kepala Sekretariat KPA Bali Drh. Made Suprapta,MM, Rabu (2/11/2016) melakukan penilaian terhadap duta Badung, SMP Negeri 2 Mengwi. Penilaian KSPAN terhadap SMP Negeri 2 Mengwi juga dihari Wakil Bupati Badung Drs. I Ketut Suiasa, SH. Juga dihari oleh kepala SMP Negeri 2 Drs. I Ketut Suanda, M.si serta para guru di sekolah setempat.

Kepala KPA Made Suprapta, dalam sambutannya mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan untuk menekan laju epidemi HIV, khususnya ditingkat usia sekolah. Salah satunya melakukan pembentukan, pembinaan laju dengan penilaian KSPAN SMP dan SMA/K tingkat provinsi Bali. “Melalui KSPAN kita berharap agar masyrakats ekolah sedini mungkin medapat informasi lengkap tentang HIV/ADIS untuk upaya pencegahan,” katanya.

Dengan demikian, lanjut Suprapta, peran guru sangat sangt diperlukan. “Peran Guru dan para siswa sebagai tutor hendakanya terus ditingkatkan, agar informasi tentang HIV/AIDS menyebar kelingkungan sekolah. Hal ini dimaksud untuk pencehan,” kata Suprapta.

Selain kegiatan KSPAN, imbuh Suprapta, juga diharapkan pada setiap kegiatan yang melibatkan siswa dan generasi muda, agar pesan Stop AIDS dan nakoba terus disampaikan. Sehingga generasi muda menjadi eling.

Sementara itu, Wabup ketut Suiasa, dalam sambutnya mengharapan, kepedulian semua pihak  lebih ditingkatkan sebagai upaya pencegahan terhadap bahaya narkoba dan HIV/AIDS. Selanjutnya berkenaan dengan lomba KSPAN tingkat provinsi Bali tidak hanya sekadar lomba, namun lebuh kepada penerapan dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya sangat menyambut baik kegiatan ini. tapi jangan hanya sekadar lomba, apa yang dapat wajib diterapakan dalam kehidupan sehari-hari. Para siswa lepas dari bangku sekolah harus menjadi panutan bagi orang di sekitarnya,” kata Suiasa.

Lanjut mantan Wakil Ketua DPRD Badung ini, seluruh komponen masyarakat diajak untuk berkomitmen pada diri sendiri untuk hidup sehat dengan menciptakan pola prilaku bersih. Hal itu wajib dilakukan agar terhindar dari prilaku menyimpang, pengunaan Narkoba untuk menjauhkan diri dari penularan HIV/AIDS. “Mari berkomitmen pada diri menciptakan pola hidup bersih serta menghindari dari hal-hal rentan terhadap penularan HIV/AIDS,” pungkasnya. (hms badung/bpn)

Keterangan Foto : Wabup Suiasa disaat menerima Tim Penilaian lomba Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba (KSPAN) Tingkat Provinsi Bali dipimpin oleh Kepala Sekretariat KPA Bali Drh. Made Suprapta,MM, Rabu (2/11/2016) melakukan penilaian terhadap duta Badung, SMP Negeri 2 Mengwi.

 

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
6PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
83PengikutMengikuti
16PelangganBerlangganan