2017 Badung Angkat Petugas Penjangkau HIV/AIDS Tiap Desa

0

BALIPORTALNEWS.COMPemerintah Kabupaten Badung bersama Komisi Pananggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Badung memiliki kesungguhan dan komitmen yang kuat dalam menanggulangi kasus HIV/AIDS di Kabupaten Badung.

Sebagai wujud kesungguhan tersebut, pada tahun 2017 Pemkab Badung akan mengangkat satu petugas setiap desa/Kelurahan yang bertugas melakukan penjangkauan HIV/AIDS.

“Sebagai bentuk kesungguhan dan komitmen kita dalam penanganan HIV/AIDS di Badung, maka di tahun 2017 kami memiliki 1 orang petugas penjangkau HIV/AIDS setiap desa,”. Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Badung Drs. I Ketut Suiasa, SH selaku Ketua Pelaksana KPA Badung saat membuka pertemuan audiensi publik dengan pemangku kebijakan dan layanan terkait Tuberculosis (TB)-HIV, Layanan Komprehensif Berkesinambungan-Strategic Use For ARV (LKB-SUFA) di Badung di ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Kamis (27/10/2016).

Pertemuan tersebut dihadiri KPA Provinsi Bali Yahya Ansori, Lintas Sektor terkait, unsur Puskesmas serta para Aktivis Peduli TB-HIV/AIDS.

Wabup. Suiasa menambahkan, pengangkatan petugas penjangkau HIV/AIDS tiap desa ini bertujuan mencegah dan menangkal sejak dini dan melakukan pendampingan kepada penderita serta meningkatkan jalur komunikasi tentang perkembangan HIV/AIDS melalui tingkat Desa. Petugas ini nantinya akan diberikan pembekalan yang sifatnya teoritis serta praktis sehingga kader-kader ini memiliki kapabelitas tentang bidang tugasnya di desa.

Selain petugas penjangkau HIV/AIDS di Desa, Suiasa juga mempunyai gagasan untuk membuat kesepakatan (MoU) dengan Desa Adat se-Badung bersama-sama bergerak untuk melakukan sosialisasi, memberikan informasi dan berinteraksi seluas-luasnya dengan warga Desa Adat yang menderita HIV/AIDS. “Desa Adat juga mempunyai tanggungjawab moral terhadap kramanya, jangan sampai banyak yang terjangkit virus HIV/AIDS,” jelasnya.

Ditambahkan, dalam penanggulangan HIV/AIDS di Badung ini tidak hanya dilakukan melalui pendekatan formalistik semata, namun juga mencoba melakukan pendekatan non formalistik yang sifatnya budaya. Untuk itu, Wabup Suiasa juga meminta KPA Badung nanti membuat satu agenda untuk mensosialisasikan HIV/AIDS ini melalui pementasan seni tradisional.

“Mulai 2017 ini kita lakukan pementasan seni di Desa-Desa, untuk mensosialisasikan HIV/AIDS ini,” tambahnya.

Sementara Sekretaris KPA Badung dr. Elly Swandewi Murti, M.Kes melaporkan, tujuan dari pertemuan ini untuk mempengaruhi para pembuat kebijakan di Kabupaten Badung untuk memberikan dukungan dengan aktif dalam program penanggulangan TB-HIV sesuai kewenangannya. Pertemuan diikuti 50 peserta dengan narasumber dari KPA Provinsi Bali dan RSUD Badung Mangusada.

Elly Swandewi juga menyampaikan bahwa situasi epidemi HIV/AIDS di Kabupaten Badung sat ini berada pada tingkat epidemi terkonsentrasi. Berdasarkan data komulatif tercatat hingga Juni 2016 kasus HIV dan AIDS di Badung cukup tinggi yaitu 2.335 kasus, terdiri dari 1.314 kasus HIV dan 1.021 kasus AIDS. (hms badung/bpn)

Badung Raih WTP Tahun 2016

0

BALIPORTALNEWS.COMKabupaten Badung kembali raih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari kementrian Keuangan RI atas Keberhasilannya Menyusun dan Menyajikan laporan Keuangan Tahun 2015 dengan Capaian Standar Tinggi dalam Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah.

Penghargaan WTP Yang ditandatangani Oleh Menteri Keuangan  Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati diterima Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, S.Sos yang diserahkan oleh R. Wiwin Istanti Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bali yang juga diberikan kepada Kabupaten/Kota se-Bali, Senin (19/12/2016) di Gedung Wiswa Shaba Kantor Gubernur Provinsi Bali Renon. Acara ini juga dirangkaikan dengan acara penyerahan DIPA Tahun anggaran 2017  oleh Gubernur Bali Mangku Made Pastika dan penandatanganan Kesepakatan Integritas antara Provinsi, Pemerintah/Kota dengan JKM dan JKBM. Acara tersebut dihadiri Bupati/Walikota se-Bali dan Instansi Pemerintah dan Pertikal di  Kabupaten/Kota se-Bali.

Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam sambutannya menyampaikan, Penghargaan ini tidak hanya sebagai prestasi administratif, Pencapaian ini harus benar-benar mencerminkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntable yang benar-benar berorientasi pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Provinsi Bali berharap semua di provinsi Bali dan semua pemerintah Kabupaten /Kota di Bali tahun 2017 mendapatkan WTP kembali. “Dengan kerja keras dan memperhatikan kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan efektivitas sistem pengendalian intern tentu WTP dapat diraih” ujarnya.

Dengan Opini WTP ini, menjadi harapan masyarakat cukup besar untuk memperhatikan kinerja dari seluruh pemerintah daerah di seluruh Bali. Oleh karena itu bagi pemerintah daerah yang meraih opini WTP sudah jauh dari tindakan- tindakan yang dapat mengotori dan merugikan pemerintah dan masyarakat  seyogyanya bersih dari segala kesalahan. “Kami harapkan kepada Bupati/Walikota dan instansi terkait, hal ini menjadi catatan. Kerena harapan masyarakat cukup besar , dengan opini WTP seyogyanya tidak ada lagi korupsi,” imbuhnya.

Sementara Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyatakan, diraihnya opini WTP oleh Pemerintahan Kabupaten Badung ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran pegawai di lingkungan Pemkab. Badung. Untuk itu kedepan dengan opini ini artinya pemerintah tidak boleh melakukan hal-hal diluar peraturan perundang-undangan yang berlaku ,dengan WTP ini, Pemkab Badung juga akan memperhatikan kesejahteraan pegawai melalui Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP), sehingga jajaran pegawai Pemkab Badung dapat lebih meningkatkan pelayanan, yang muaranya mampu meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat Badung.

Keterangan Foto : Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, S.Sos terima WTP dari Kementrian RI diserahkan R. Wiwin Istanti Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bali, Senin (19/12/2016) di Gedung Wiswa Shaba Kantor Gubernur Provinsi Bali Renon. (humasbadung/bpn)

Bupati Giri Prasta Lantik Pejabat Pemkab Badung

0

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Jumat (2/6/2017) melantik dan mengambil sumpah jabatan sebanyak 74 Pejabat Pemkab Badung. Pejabat yang dilantik mulai dari Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, hingga Pengawas dan Pelaksana (Eselon IIb, IIIa, IIIb, IVa, IVb, dan Eselon V) di Ruang Utama Gosana, Kantor DPRD, Puspem Badung.

Pelantikan ini untuk mengisi tujuh jabatan eselon II yang masih kosong. Pelantikan dihadiri Wabup. Ketut Suiasa, Ketua, Wakil Ketua dan anggota DPRD Badung, Sekda Badung, serta Pimpinan Perangkat Daerah dilingkungan Pemkab Badung.

Pebajat eselon IIb yang dilantik diantaranya; Pj. Kadis Kearsipan dan Perpustakaan dijabat Ni Wayan Kristiani sebelumnya menjabat Kabid Pemasaran Parisiwata Disparda, Kabag Kesra A. A. Ngr. Rai Yuda Darma menjabat Kadis Perhubungan. Pj. Kasatpol PP dipercayai kepada I Gst. Agung Ketut Suryanegara yang sebelumnya menjabat Kabid Pemerintahan Desa, Dinas PMD. Kadis Kebakaran dan Penyelamatan dijabat I Wayan Wirya, sebelumnya selaku Camat Kuta Selatan. Sementara Sekretaris Bappeda I Made Agus Aryawan menjabat Pj. Kepala Badan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Kabag Keuangan I Ketut Suiasa menjabat Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah, dan Kabag Pembangunan A. A.  Ngr.  Bayu Kumara menjabat Pj. Kadis Perumahan Rakyat dan Pemukiman.

Bupati Giri Prasta dalam sambutannya menekankan bahwa, dengan pelantikan ini, pelaksanaan PP 41 yang diubah menjadi PP 18 tentang Perangkat Daerah di Kabupaten Badung sudah tuntas. Melalui pelantikan ini, pejabat yang dilantik diharapkan mampu melaksanakan Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) yang telah ditetapkan.

PPNSB sebagai acuan dan dasar bagi pejabat struktural untuk melaksanakan dan menyelesaikan lima skala prioritas program pembangunan yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat badung seperti pangan, sandang dan papan; kesehatan dan pendidikan; jaminan sosial dan tenaga kerja; seni, adat, agama dan budaya serta pariwisata.

Guna meningkatkan etos kerja pegawai badung, Bupati kedepan akan memberikan laptop kepada semua pegawai di Badung. “Bappeda kami harap untuk KUA-PPAS 2018 masukan untuk 1 pegawai, 1 laptop,” tegas Bupati.

Hal ini dilakukan sebagai upaya pengawasan kepada pegawai itu sendiri. Melalui laptop ini nanti setiap pegawai membuat progres pekerjaan yang dilakukan dan akan dievaluasi setiap bualannya.

“Kami ingin meningkatkan etos kerja pegawai badung, sehingga mampu bekerja keras, bekerja cerdas dan bekerja tuntas,” jelasnya.

Bupati juga berpesan kepada pejabat di Badung untuk memegang tiga hal yang perlu dilakukan dalam melaksanakan tugas yaitu melaksanakan kebijakan politik legislasi, kebijakan politik anggaran dan kebijakan politik pengawasan. Dan dalam melaksanakan program kegiatan kepada masyarakat harus dilakukan secara bersama-sama. (humas-badung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Mandiri Cinta Rupiah di Puspem Badung

0

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung dengan menggandeng Bank Mandiri menggelar ‘Mandiri Cinta Rupiah’. Acara ini digelar di Lapangan Pusat pemerintahan Kabupaten Badung, Mangupraja Mandala saat dilaksanakan Krida  Jumat (16/6/2017).

Hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Badung Wayan Adi Arnawa, Kepala Kantor Bank Mandiri Wilayah Regional CEO 11 Bali Nusa Tenggara Erwan Joko, Kepala BI Perwakilan Provinsi Bali Causa Aman Karana, Kepala Perangkat Daerah beserta karyawan dan karyawati di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Badung.

Dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Badung Wayan Adi Arnawa memberikan apresiasi kepada Jajaran Bank Indonesia (BI) dan Bank Mandiri yang sudah memberikan Kabupaten Badung kesempatan pertama untuk  mendapatkan sosialisasi uang cetakan baru.

“Sosialisasi uang cetakan baru ini sangat  penting karena karyawan karyawati di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung dapat menggetoktularkan kepada masyarakat Badung tentang keberadaan uang cetakan baru yang benar sehingga masyarakat dapat mengerti dan paham tentang adanya uang cetakan baru ini ,” ungkapnya.

Lebih lanjut Adi Arnawa mengatakan Pemerintah melalui BI telah mengapresiasi Bali yang ditandai dengan ada gambar I Gst Ngurah Rai, Ketut Pudja dan Bunga Jepun dalam uang cetakan baru.

“Dengan adanya pahlawan Bali di dalam uang cetakan baru secara tidak langsung memberikan pembelajaran sejarah kepada masyarakat bahwa di Bali ada Pejuang seperti I Gusti Ngurah Rai yang gugur dalam Puputan Margarana serta mengetahui siapa Ketut Pudja tersebut,” lanjutnya.

Kepala BI Perwakilan Provinsi Bali Causa Aman Karana menghimbau kepada masyarakat Badung khususnya dan masyarakat Bali umumnya bahwa uang ini adalah lambing kedaulatan republic Indonesia, untuk itu mohon dijaga, dipelihara dengan baik.

“Mohon uang tersebut, jangan ditulisi, jangan dirobek jangan pula dilipat-lipat sehingga dapat memperpanjang umur dari uang tersebut,” pungkasnya.

Sementara Kepala Kantor Bank Mandiri Wilayah Regional CEO 11 Bali Nusa Tenggara Erwan Joko mengatakan kegiatan Mandiri Cinta Rupiah dilaksanakan di seluruh Indonesia. Sementara untuk di Bali dilaksanakan di 23 titik diantaranya di Kabupaten Badung.

“Tujuan dari kegiatan Mandiri Cinta Rupiah ini melaksanakan edukasi kepada masyarakat sehingga masyarakat tahu uang yang baru. Selain itu dalam kegiatan ini  juga melaksanakan penukaran uang lama dengan uang cetakan baru,” paparnya. (humas-badung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Presiden Jokowi Tandatangani Prasasti di Pemkab Badung

0

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Setelah melakukan penyerahan sertifikat untuk rakyat di lapangan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung  Badung, Jumat (8/9/2017), Presiden RI, Joko Widodo melakukan penandatangan Prasasti di loby Kantor Sekretariat Bupati Badung. Di loby Kantor Bupati Badung, Jokowi tidak banyak berbicara dan hanya menyapa sejumlah pejabat disana.

Dalam prasati tersebut Presiden ke 7 RI tersebut langsung menuliskan sejumlah perintaan yakni “Pemda Kab. Badung harus bekerja keras. Rakyat harus sejatera, rakyat harus  makmur”.

Hal ini pun menjadi bagian amanah Pemerintah Pusat agar pemerintah Kabupaten Badung terus bekerja maksimal dalam mensejahterahkan dan memakmurkan masyarakat Kabupaten Badung. Setelah memberikan sejumlah amanah yang dituliskan di prasati tersebut, Joko Widodo langsung meninggalkan ruang loby sembari bersalaman dengan pejabat yang mendapinginya untuk kegiatan tersebut.

Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta usai mengantarkan presiden Joko Widodo kembali ke mobilnya mengatakan, pihaknya berterimakasi atas kedatangan Presiden RI ke 7 tersebut. “Kami mewakili pemerintah kabupaten badung mengucapkan terimakasih atas kunjungan bapak presiden segaigus memberikan amanah untuk kami. Begitu juga dengan amanah yang telah dimandatkan, kita pemerintah Kabupaten Badung siap untuk menjalankan hal itu. Rakyat harus sejahtera dan makmur. Bila perlu indeks kebahagian masyarkat di Kabupaten Badung akan kita segera wujudkan,” ujarnya.

Turut hadir pada penandatanganan prasasti tersebut, Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta, Ketua DPRD Bali N. Adi Wiryatama, Kapolda Bali Petrus Reinhard Golose, Pangdam Udayana Komaruddin Simanjuntak, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Sekda Badung Wayan Adi Arnawa dan sejumlah Pejabat dilingkungan Pemkab Badung. (humas-badung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Bupati Giri Prasta Serahkan Hibah Rp 5,90 M Untuk Desa Adat Mengwitani dan Beringkit

0

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan dana hibah sebesar Rp. 5,90 Miliar untuk Desa Adat Mengwitani dan Desa Adat Beringkit. Penyerahan dana tersebut dilakukan saat menghadiri upacara penganyaran, karya ngenteg linggih di Pura Merajapati Dukuh Gong, Desa Adat Mengwitani, Kecamatan Mengwi, Jumat (6/10/2017) lalu.

Kehadiran Bupati didampingi Anggota DPRD Badung Nyoman Satria, Camat Mengwi I Gst Ngr Gede Jaya Saputra, Muspika Kec. Mengwi, Wakil Ketua DPC PDIP Badung I Bagus Alit Sucipta, Perbekel Mengwitani Putu Sumardika, Bendesa Adat Mengwitani dan Beringkit, serta tokoh masyarakat.

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta sangat mengapresiasi krama Adat Mengwitani yang telah melaksanakan pembangunan pura merajepati termasuk wantilan sekaligus melaksanakan karya. Menurut Bupati, krama Desa Adat Mengwitani dan Desa Adat Beringkit telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Badung. Kata Bupati, bahwa simpul pembangunan di Badung adalah mulai dari masyarakat banjar, untuk itu Bupati siap mendukung dan bertanggung jawab atas pembangunan di banjar maupun di desa Mengwitani dan Beringkit, sehingga kedepan desa-desa di Badung menjadi desa berdikari dan mandiri yaitu desa yang mampu berdiri diatas kaki sendiri.

“Kami Pemkab. Badung komit melaksanakan percepatan pembangunan di desa, karena simpul pembangunan ada di desa,” tegasnya.

Bendesa Adat Mengwitani Putu Wendra mengatakan, pengempon Pura Merajapati Mengwitani terdiri dari 8 (delapan) banjar adat dengan jumlah 630 KK. Pihaknya telah melaksanakan pembangunan pura dari Januari 2016- Juli 2017, dengan menghabiskan dana fisik Rp. 1,150 miliar dan dana upacara Rp. 800 juta. “Kami telah melaksanakan Karya Ngenteg Linggih, Mepedudusan Alit, Caru Balik Sumpah yang puncaknya pada purnama kapat, Kamis (5/10) lalu, ” terangnya.

Atas nama krama desa adat, Putu Wendra juga menyampaikan terima kasih kepada bapak Bupati Badung dan DPRD Badung Nyoman Satria yang telah membantu dana hibah Rp. 5,90 miliar untuk pembangunan di Desa Adat Mengwitani dan Beringkit. Adapun tujuan dana ini akan pakai, Rp. 2 miliar untuk pembangunan Pura Penataran Mengwitani, Rp. 1,810 miliar, untuk pembangunan Banjar Menak Beringkit, Rp.1,60 miliar untuk pembangunan Banjar Pengadangan Beringkit, Rp. 400 juta untuk upacara Karya Ngenteg Linggih Mepedudusan Alit Caru Balik Sumpah dan Rp. 30 juta untuk pesantian Desa Adat Mengwitani.

Ditambahkan, bahwa Program PPNSB Pemkab Badung sudah sangat dirasakan masyarakat Mengwitani dan  Beringkit. Hal ini tidak terlepas dari banyaknya bantuan yang telah diterima seperti bantuan mobil pecalang, dana aci serta dana pembangunan yang sekaligus dapat meringankan beban masyarakat.

“Kami atas nama krama sangat berterima kasih atas bantuan Bupati dan DPRD Badung di Desa Mengwitani. Semenjak Bapak Nyoman Giri Prasta menjadi Bupati, kami di Desa Mengwitani sudah banyak dibantu yang jumlahnya telah mencapai Rp.10 miliar. Tentunya kami harapkan Bupati terus memberikan tuntunan serta bantuan untuk kelanjutan pembangunan di desa Mengwitani. Kami bersama masyarakat akan selalu siap mendukung program Bupati dan Pemkab. Badung,” terangnya. (humas-badung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Bupati Giri Prasta Berikan Pengarahan kepada Penerima Bantuan Hibah

0

BALIPORTALNEWS.COMBupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Sabtu (29/10/2016), mengumpulkan penerima bantuan hibah tahun 2016. Bertempat di Ruang Sidang Utama DPRD Badung, Bupati memberikan pengarahan kepada sekitar 2.500 warga/kelompok masyarakat berkenaan dengan penggunaan dan pertanggungjawaban hibah.

Bupati Giri Prasta memberi pengarahan didampingi Wakil Bupati I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung I Putu Parwata, Wakil Ketua I I Nyoman Karyana dan Wakil Ketua II I Made Sunarta. Hadir pula Sekretaris Daerah Kompyang R. Swandika beserta pimpinan SKPD terkait
Selain penerima hibah, pengarahan ini juga wajib dihadiri Camat, Lurah serta Perbekel se-Kabupaten Badung.

Bagi penerima hibah Bupati mengingatkan penggunaan bantuan sesuai dengan peruntukan pada NPHD dan proposal dengan berpedoman pada perundangan yang berlaku. Bupati juga mengingatkan penerima hibah agar melaporkan pertanggungjawaban penggunaan hibah paling lambat tanggal 10 Januari 2017.

Bupati mengintruksikan kepala SKPD yang mempunyai kewenangan untuk mengevaluasi secara cermat dan berikan rekomendasi dengan kajian teknis.  SKPD terkait juga diperintahkan memberikan pendampingan kepada penerima hibah, tentang kewajiban yang harus dipenuhi termasuk tatacara pengelolaan keuangan dan pelaporan.

“Inspektur, para Camat, Perbekel agar melakukan pengawasan secara intensif terhadap pelaksanaannya di lapangan,” tegasnya.

Pengawasan ini menurut Bupati sangat penting, mengingat dibeberapa daerah terjadi permasalahan hukum pemberian hibah. Untuk itulah Bupati kembali mengingatkan, penerima bantuan agar menggunakan dengan bertanggungjawab, dan sesuai ketentuan peraturan perundangan yang berlaku.

“Jangan sampai maksud baik untuk membantu masyarakat dalam pembangunan, berujung adanya masalah hukum. Untuk itulah, kami harapkan penerima bantuan harus mengingikuti semua ketentuan aturan, dan bisa menyampaikan pertanggungjawaban pada waktunya,” terangnya.
Selain pengawasan intern, Pemerintah Kabupaten Badung juga minta pendampingan Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan (TP4D) Kejaksaan.

Sementara itu, Asisten I Setda Badung IBA Yoga Segara menjelaskan, pemberian hibah berdasarkan Keputusan Bupati Badung Nomor 2146/01/HK/2016, tentang Penetapan Penerima Hibah pada Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Badung Tahun 2016.

Jumlah penerima hibah kepada kelompok/anggota masyarakat sebanyak 1.789 penerima dengan PAGU sebesar Rp 193.221.533.000. Dari 1.789 penerima hibah tersebut, proposal yang sudah diterima Bagian Administrasi Kesra adalah sebanyak 1.239 proposal dan semua proposal tersebut telah dimohonkan evaluasi kepada SKPD terkait sesuai sifat permohonan.

Untuk proses NPHD sampai Jumat (28/10/2016), sudah menerima 423 NPHD dan Sekretariat DPRD Badung. “Saat ini proses NPHD terus berlangsung. Untuk NPHD yang telah ditandatangani bapak Bupati, yang kelengkapan NPHD-nya sudah lengkap dan benar, telah ditindaklanjuti ke Bagian Keuangan untuk proses lebih lanjut,” terangnya.

Untuk yang proses NPHD-nya sudah lengkap pencairan akan dilakukan, Senin (31/10/2016). (hbs badung/bpn)

Keterangan Foto : Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Sabtu (29/10/2016), memberikan pengarahan kepada sekitar 2.500 warga/kelompok masyarakat berkenaan dengan penggunaan dan pertanggungjawaban hibah, bertempat di Ruang Sidang Utama DPRD Badung.

 

Bupati Giri Prasta Lantik Tujuh Pejabat Eselon IIb

0

BALIPORTALNEWS.COM – Bupati Badung melantik dan mengambil sumpah 7 (tujuh) Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Eselon IIb di ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Senin (3/4/2017).

Pelantikan disaksikan Wabup. I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung I Putu Parwata, Forkompinda Badung, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa, Kepala Perangkat Daerah, Ketua TP PKK Badung Ny. Seniasih Giri Prasta, Ketua Gatriwara Ny. Ayu Parwata dan Ketua DWP Ny. Nesya Yoga Segara. Selain diambil sumpah dan janjinya, Pejabat yang dilantik juga menandatangani fakta integritas.

Ketujuh pejabat yang dilantik diantaranya ; I Made Wira Dharmajaya,SH.MM yang menjabat Sekwan kini mendapat kepercayaan sebagai Kepala Bappeda. Posisi Sekwan diisi I Nyoman Predangga, SH yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Bupati. Kepala Badan Pendapatan Daerah/Pesedahan Agung dipercayakan kepada I Made Sutama,SH.,MH yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Selanjutnya Kadis Peternakan Ir. I Made Badra,MM mendapat posisi baru sebagai Kepala Dinas Pariwisata menggantikan Tjokorde Raka Darmawan,SH.MSi yang ditarik sebagai Asisten III bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Badung. Sebagai Kepala Dinas Perikanan dijabat oleh Putu Oka Swadiana,API, S.Sos yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Bupati. Kadis Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Ir. Ni Puti Dessy Dharmayanty, MT ditarik sebagai Staf Ahli Bupati bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan.

Dalam sambutannya Bupati Giri Prasta menyebutkan bahwa, dari pelantikan pejabat Eselon II ini, masih ada sejumlah jabatan yang masih lowong. Posisi yang lowong ini nanti akan dilakukan lelang jabatan. Giri Prasta mengharapkan agar pejabat eselon II dapat melaksanakan tugas dan fungsi serta bertanggungjawab sesuai dengan apa yang diikhtiarkan pada sumpah janji jabatan.

Bupati mengibaratkan pejabat eselon II kewenangannya setara dengan “dewa”, karena berperan mensejahterakan masyarakat badung secara utuh, terlebih dapat berkontribusi untuk provinsi bali dan Indonesia.

“Kami minta betul-betul melaksanakan tugas dan fungsi. Mari kita bekerjasama untuk bekerja keras, bekerja iklas dan bekerja tuntas. Kami akan lihat etos dan semangat kerja dari ASN yang betul-betul bekerja untuk masyarakat,” jelasnya.

Bupati juga memberikan apresiasi, karena satu tahun yang sudah berjalan ini dirasakan peran para pejabat dan ASN Badung sangat kuat, sehingga implementasi program ke masyarakat berhasil dengan baik.

“Kami inginkan eselon II dimasa jabatan kami mempunyai program inovatif dan spektakuler yang dapat dinikmati masyarakat badung untuk selamanya,” tambahnya.

Bupati juga memberikan atensi khusus untuk Badan Pendapatan Daerah. Diharapkan Bapenda dapat mematangkan kembali keberadaan tapping box yang dilengkapi web service. Melalui layanan ini sudah terbukti mampu mendongkrak PHR Badung.

Selain menjaga tapping box, bupati nanti akan kembali menambah pegawai Bapenda untuk petugas yang langsung ke wajib pajak. Hal ini untuk memaksimalkan pemasukan dari pajak hotel dan restoran. Sehingga target APBD Badung tahun 2018 sebesar 6 hingga 7 trilyun dapat terealisasi. (humas-bdg/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Sekda Adi Arnawa Buka Lomba Mancing Air Deras, Br. Sangging, Sibangkaja

0

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Dalam rangka penggalian dana untuk menunjang kegiatan-kegiatan di masyarakat, warga Br. Sangging, Desa Sibangkaja, Kecamatan Abiansemal melaksanakan kegiatan Lomba Mancing air deras, Minggu (24/9/2017), di Subak Dwaji Desa Sibanggede. Acara ini dibuka oleh Bupati Badung diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi anggota DPRD Badung Putu Alit Yandinata, Kabag Humas Putu Ngurah Thomas Yuniarta, Camat Abiansemal I Gst. Ngr. Suryajaya berserta Tripika Kecamatan, Perbekel Sibangkaja serta tokoh masyarakat.

Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa dalam sambutannya menyampaikan, selaku Pemerintah memberikan apresiasi atas kegiatan lomba mancing ini, karena di tengah-tengah kesibukan masyarakat sekarang ini masih sempat membuat acara yang sifatnya refresing, disamping dalam upaya pemberdayaan lingkungan lebih-lebih dalam rangka menuju Desa Wisata tentunya aliran-aliran sungai harus bersih.

Dengan kegiatan lomba mancing ini diharapkan mampu nantinya bagi Pekaseh/krama Subak untuk membersihkan Sungai agar asri dan lestari sehingga dapat dimanfaatkan bukan saja untuk lomba mancing saja, namun juga sebagai destinasi pariwisata. Sebagai dana motivasi, Sekda Badung Adi Arnawa menyerahkan bantuan sebesar Rp. 23 juta. “Bantuan kami diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik bagi komunitas lomba mancing dan dijadikan ajang meningkatkan persaudaraan dan kerjasama, jangan sampai ada perselisihan,” tegasnya.

Sementara itu Ketua Panitia IB. Manuaba menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Pemkab Badung dan DPRD Badung sehingga kegiatan lomba mancing air deras ini dapat terlaksana dengan baik. Tujuan dilaksanakannya lomba mancing ini dalam upaya penggalian dana untuk persiapan menghaturkan Upakara Yadnya (Karya) di wewidangan Banjar Sangging yang akan datang. (humas-badung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :