Hadiri Perayaan HUT ke-16 Desa Mekar Bhuana, Bupati Ajak Masyarakat Tingkatkan Persatuan

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Desa Mekar Bhuana, Kecamatan Abiansemal, merayakan HUTnya yang ke-16 tahun 2018, yang dipusatkan di Lapangan Voly Desa Adat Tingas, Desa Mekar Bhuana, Minggu (11/3/2018) malam lalu.Puncak perayaan HUT Desa Mekar Bhuana tersebut dihadiri langsung Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi anggota DPRD Provinsi Bali IB Padakusuma, anggota DPRD Badung Made Ponda Wirawan.Hadir pula Camat Abiansemal, Perbekel se-Kecamatan Abiansemal serta Penglingsir Puri Lambing.

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta sangat mendukung perayaan HUT ini. Menurutnya kegiatan ini akan mampu meningkatkan persatuan dan kesatuan masyarakat di Mekar Bhuana. Dikatakan, Pemkab Badung dengan Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) yang menyeluruh dan terpola, telah menetapkan lima program prioritas pembangunan di badung meliputi; pangan, sandang dan papan, kesehatan dan pendidikan, jaminan sosial dan ketenagakerjaan, seni, adat, agama dan budaya serta pariwisata. “Kelima prioritas program ini, sebagai upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan meringankan beban masyarakat Badung, ” terangnya.

Lebih lanjut Giri Prasta juga berkomitmen mewujudkan Desa yang Mandiri dan Desa Berdikari di Kabupaten Badung, artinya Desa yang mampu berdiri diatas kaki sendiri dan menjadi tuan di rumah sendiri. Untuk itu Bupati mendorong Desa di Badung untuk berinovasi dan menggali potensi wilayah masing-masing sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

Perbekel Mekar Bhuwana I Gusti Made Sudiana menyampaikan terima kasih atas program kebijakan dari Bupati dan Pemkab Badung yang sangat dirasakan khususnya oleh masyarakat Mekar Bhuana. “Lima prioritas program melalui Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana, telah kami rasakan. Mulai dari bedah rumah, kesehatan dan pendidikan gratis hingga pelestarian seni budaya,” jelasnya.

Atas dukungan program Pemkab badung yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, pihaknya mengakui telah mampu menurunkan angka kemiskinan di tahun 2018, menjadi 170 KK. Dijelaskan pula Desa Mekar Bhuana memiliki jumlah penduduk sebanyak 1.500 KK dengan 4.600 jiwa. Terbagi menjadi 5 (lima) banjar dinas dan banjar adat yaitu; banjar Samu, banjar Lambing, banjar Tingas, banjar Bindu dan banjar Sigaran.

Ketua Panitia I Gusti Ngurah Gde Agung Wiradarma melaporkan, serangkaian HUT Desa Mekar Bhuana tahun ini, beberapa kegiatan telah dilaksanakan seperti jalan santai, aksi sosial pemungutan sampah plastik, pemberian paket sembako kepada masyarakat penyandang disabilitas dan penyakit menahun. Dalam puncak HUT, digelar launching maskot desa Mekar Bhuana yakni Tari Gadung Mekar dan lagu maskot Sekar Gadung.Kegiatan ini mendapat dukungan dari masyarakat dan Karang Taruna Purnajati Yowana Desa Mekar Bhuana. (humas-badung/bpn)

Pelantikan Ketua Antar Waktu DPC LVRI Badung

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – I Gusti Ngurah Sandiartha dilantik sebagai Ketua Antar Waktu Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Badung masa bakti 2016-2021. Pelantikan ini dilakukan sehubungan Ketua LVRI Badung sebelumnya telah meninggal.

Pelantikan dilakukan oleh Ketua DPD LVRI Bali I Gusti Bagus Saputera. Pelantikan dihadiri Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Kadis Sosial I Ketut Sudarsana serta LVRI Badung di Wantilan Pura Lingga Bhuwana, Puspem Badung, Jumat (26/1/2018).

Sekretaris LVRI Badung I Made Sandi melaporkan, Kepengurusan DPC LVRI Badung telah dipilih melalui Muscab pada 26 Oktober 2016 dan terpilih I Wayan Tegug sebagai Ketua. Baru kurang satu tahun Beliau mengemban tugas, tepat tanggal 2 Nopember 2017 Beliau dipanggil Yang Maha Kuasa.

Untuk mengisi kekosongan jabatan Ketua, telah diadakan rapat guna memilih Ketua Antar Waktu LVRI Badung. Setelah melalui diskusi dan perundingan akhirnya secara aklamasi memilih I Gusti Ngurah Sandiartha sebagai Ketua. Telah ditetapkan dengan SK Ketua Dewan Pimpinan Daerah LVRI Propinsi Bali No: Skep-05/MDLVRI/XII/2017 tanggal 27 Desember 2017.

Wabup. Suiasa dalam sambutannya menekankan, LVRI sebagai organisasi yang mewadahi para Veteran, tentunya memiliki peranan yang sangat besar, apalagi dikendalikan oleh para pengurus yang sungguh-sungguh tulus ikhlas mengabdi untuk kepentingan Veteran. Peranan Legiun Veteran sangat diperlukan dalam hal pendidikan Nasionalisme terutama dalam lingkup keluarga, berbagai perkembangan dan dinamika kehidupan yang terjadi di masyarakat sangat membutuhkan perhatian, pemikiran dan masukan dari orang-orang yang memiliki pengalaman dalam hal ini seperti para Veteran.

Keteladan dari para Veteran di masyarakat amat berpengaruh besar dalam membangun kehidupan bangsa yang berkualitas, maju dan sejahtera. Berbagai pengalaman para veteran tentunya akan menjadi panutan bagi generasi penerus, terutama dalam menjaga dan mempertahankan kedaulatan bangsa. Untuk itu Suiasa berharap kepada seluruh anggota Veteran, agar tetap bersemangat untuk terus mengabdikan diri kepada masyarakat, bangsa dan negara.

“Percayalah pengalaman dan kerja keras yang telah para veteran lakukan masih sangat diperlukan oleh kita semua sebagai tuntunan untuk membawa bangsa dan negara ini ke arah yang lebih baik,” jelasnya.

Suiasa juga mengucapkan selamat kepada I Gusti Ngurah Sandiartha yang terpilih sebagai Ketua Antar Waktu LVRI Badung dan pelantikan pengurus LVRI Badung yang baru. Suiasa mengajak anggota LVRI bersama-sama mengabdi membangun badung, sesuai perjuangan veteran dalam rangka membangun masyarakat sejahtera, adil dan makmur.

Ketua DPD LVRI Provinsi Bali I Gst. Bagus Saputera mengatakan, veteran adalah warga negara Indonesia yang tergabung dalam kesatuan bersenjata secara resmi diakui oleh pemerintah yang berperan aktif dalam perjuangan peperangan melawan bangsa asing atau yang gugur dalam perjuangan memperjuangkan kemerdekaan, menegakan persatuan republik Indonesia dan yang ikut dalam perdamaian dunia. Dalam kata veteran diperluas bukan hanya kesatuan bersenjata tetapi juga PMI, dapur umum, mata-mata dan yang lainnya yang terlibat didalamnya.

Misi veteran ada 7 (tujuh) yakni; pertama, mengorganisir organisasi veteran yang kuat, sehat dan sejahtera, kedua, membela kedaulatan UUD 1945 dan Pancasila, ketiga, kode etik kehormatan veteran Panca Marga, keempat, berpartisipasi dalam pembangunan, kelima mewariskan nilai-nilai perjuangan 1945 kepada generasi penerus, keenam, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, ketujuh, turut menjaga ketertiban dan perdamaian dunia. (humas-badung/bpn)

Tiga Perwira Polres Badung Bergeser

BALIPORTALNEWS.COM – Tiga Perwira di Polres Badung bergeser, Ketiga perwira tersebut adalah Kapolsek Abiansemal KOMPOL A.A.Oka Kusuma, SH.,MH, Kasat Binmas Polres Badung AKP I Wayan Suana serta KKasat Sabhara AKP I Nyoman Budiasa,SH.

Upacara Serah terima Jabatan dilaksanakan di Aula Mapolres Badung,Jumat (9/12/16). Bertindak selaku Inspektur Upacara Kapolres Badung AKBP Ruddi Setiawan,SH.,S.IK yang diikuti oleh Seluruh Pejabat Utama serta Personil Polres Badung. Sebagai Pengganti, Kapolsek Abiansemal kini di jabat oleh KOMPOL Nyoman Weca,S.Sos, Kasat Binmas dijabat oleh AKP I Nyoman Astawa, serta Kasat Sabhara dujabat oleh IPTU I Putu Agus Ady Wijaya. Selain Kegiatan serah terima jabatan,acara tersebut juga duigandengan dengan penandatangan Fakta Integritas oleh beberapa perwira yang mendapatkan Promosi jabatan di Lingkungan Polres Badung.

Kegiatan serah terima jabatan di awali dengan Pembacaan keputusan oleh Kapolda Bali, selanjutnya Penanggalan dan Penyematan tanda jabatan oleh inspektur upacara,  Pengambilan sumpah jabatan yang didampingi oleh rohaniawan, Penandatanganan bertia acara sertijab, sumpah jabatan dan fakta integritas terkahir seluruh peserta upacara sertijab mendengarkan amanat inspektur upacara yang pada intinya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolsek abiansemal, Kasat Sabhara dan Kasat Binmas serta Kanit Intelkam dan kanit lantas Abiansemal atas penandatanganan berita acara sertijab, sumpah jabatan dan fakta integritas, terima kasih kami ucapan kepada pejabat yang lama atas kinerjanya selama bertugas di Polres Badung dan selamat bertugas bagi pejabat yang baru serta menyesuaikan diri dengan lingkungan ciptakan hubungan yang harmonis dan bantu saya untuk membina anggota khususnya satuan fungsi yang saudara pimpin untuk menjadi pelayan masyarakat yang baik, bekerja dengan melayani dan bukan untuk dilayani serta saya yakin dan percaya dengan pengalaman tugas dan dedikasi tinggi yang saudara miliki, saudara akan mampu dan sukses dalam melaksanakan tugas yang dipercayakan kepada saudara, serta menekankan agar dalam pelaksanaan tugas – tugas kepolisian jangan dianggap sebagai suatu beban tetapi laksanakanlah dengan hati yang tulus iklas dan semoga kita bisa bekerja sama dengan baik dalam mengabadikan diri kepada masyarakat, bangsa dan negara melalui institusi Polri. (guz/humaspolbdg/bpn)

Bupati Badung Serahkan 2 Ekor Hewan Kurban Ke PHBI

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, menyerahkan hewan kurban serangkaian hari raya Idul Adha 1438 Hijriyah di Lapangan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Jumat (1/9/2017). Hewan kurban berupa 2 ekor sapi yang diserahkan Bupati, diterima langsung Ketua PHBI (Panitia Hari Besar Islam), H. Abdul Ubet.

Turut hadir mendampingi Direktur PD Pasar Kabupaten Badung, I Made Sutarma dan Kabag Umum Badung, I Nyoman Suardana dan Kabag Humas Badung, Putu Ngurah Thomas Yuniarta. Bupati Giri Prasta mengatakan, pelaksanaan doa oleh umat Muslim di Puspem Badung ini tentunya merupakan doa untuk kita bersama, mendoakan serta memberikan aura positif bagi pemerintah dan masyarakat di Kabupaten Badung. “Selamat hari Raya Idul Adha dan semoga dapat melaksanakan ibadah dengan khusuk,” ucap Bupati saat memberikan sambutan.

Bupati menekankan bahwa merasa bangga dengan keberadaan umah islam di Kabupaten Badung yang ikut mewarnai kehidupan beragama di Badung. sehingga toleransi beraga harus tetap terjaga. Dia menekankan juga, pelaksanan Hari Raya Idul Adha ini untuk mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa guna memperteguh dan memperkokoh kembali kesabaran dan keiklasan untuk menunjukkan rasa taqwa kepada-Nya.

“Peringatan Idhul Adha ini juga menjadi momentum untuk kembali membangkitkan identitas kita dengan rasa berbagi kepada sesama umat yang kurang mampu yang patut mendapat perhatian,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PHBI (Panitia Hari Besar Islam Indonesia) H. Abdul Ubet mengatakan, hikmah dari shalat Idul Adha tahun ini mengambil tema semangat idhul adha dan semangat berkorban dan berbagi. “Oleh sebab itu bahwa kita meninjau kembali syariat Islam bahwa di hari raya idul adha ini kita mengeluarkan hewan kurban untuk dibagikan kepada farkir miskin atau yang berhak menerimanya,” terangnya. Diharapkan kita selalu bersukur serta bersama-sama wujudkan persatuan dan kesatuan khususnya di Kabupaten Badung dan pada umumnya kita semua.(humas-badung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Badung Raih Upakarya Wanua Nugraha 2017

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri kembali menganugrahkan penghargaan untuk Pemerintah Kabupaten Badung atas keberhasilannya membina desa-desa di wilayah Kabupaten Badung.

Adapun penghargaan yang diberikan berupa Upakarya Wanua Nugraha. Penghargaan ini diterima Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa yang diserahkan langsung Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri Dr. Nata Irawan, SE, M.Si mewakili Kementerian Dalam Negeri.

Penyerahan penghargaan ini digelar bersamaan dengan acara Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat tingkat nasional di The Media Hotel and Towers Jakarta, Senin malam (2/10/2017) malam. Turut mendampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Putu Gede Sridana.

Disela-sela penyerahan penghargaan,  Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Badung mengapresiasi penghargaan Upakarya Wanua Nugraha 2017 yang diberikan oleh pemerintah pusat melalui kementerian dalam negeri.

“Ini merupakan bentuk penghargaan pemerintah pusat atas keseriusan Pemerintah Kabupaten Badung dalam melakukan pembinaan terhadap seluruh desa dan kelurahan di Badung ,” ungkap Suiasa.

Lebih lanjut Suiasa mengatakan desa dan kelurahan  merupakan bagian penting dalam pembangunan Badung . “Dengan majunya desa yang ditandai dengan adanya geliat ekonomi kerakyatannya serta  lahirnya inovasi-inovasi akan memberi dampak  yang positip  bagi warganya. Dampak ini  diharapkan  sebagai penguatan untuk tumbuhnya desa mandiri di Badung. Hal ini diharapkan  dapat mendorong masyarakat berusaha di desanya dan tidak beramai-ramai pergi ke kota untuk mencari nafkah. ” kata Suiasa.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Putu Gede Sridana menyampaikan, penghargaan yang diterima Kabupaten Badung ini merupakan perhargaan tertinggi atas keberhasilan Badung membina desa.

“Atas keberhasilan ini, pola pembinaan desa di Badung ini dipakai rule model dalam membangun desa-desa di indonesia. Dan beberapa desa di Badung dijadikan laboratorium desa oleh pemerintah Pusat. Untuk Provinsi Bali disamping Kabupaten Badung, kota denpasar juga mendapat penghargaan yang sama sehingga Propinsi Bali juga memperoleh trophy atas keberhasilan ini,” paparnya.

 Direktur Evaluasi Perkembangan Desa Kemendagri RI, Dr. Eko Prasetyanto PP yang juga merupakan ketua pelaksana panitia kegiatan ini  menyampaikan Upakarya Wanua Nugraha ini merupakan penghargaan yang diberikan kepada pemerintah daerah yang dianggap berhasil melakukan pembinaan terhadap desa dan kelurahannya sehingga berhasil meraih juara lomba desa dan kelurahan di tingkat nasional.

Seleksi dilakukan terhadap 279 kandidat dari tingkat provinsi, kota dan kabupaten dengan bobot penilaian diantaranya keberhasilan dalam lomba lurah/desa tingkat nasional serta keberhasilan menggerakkan partisipasi dan inovasi masyarakat diwilayahnya. (humas-badung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Bintek Informasi Teknologi Smart City Berbasis ASN

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Perkembangan Informasi Teknologi (IT) yang sangat pesat diberbagai belahan dunia berimbas kepada semakin canggih dan variatifnya perkembangan teknologi dalam pelayanan publik. Untuk menghadapi dan mengantisipasi situasi dan kondisi tersebut diperlukan pembekalan pengetahuan IT secara komprehensif bagi ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung.

Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Informasi dan Telematika menyelenggarakan Bimbingan Teknis di Bidang Informasi Teknology Smart City, Kamis (28/9/2017) di Puspem Badung. Bimbingan ini dibuka Kepala Dinas Kominfo I Wayan Weda Dharmaja dan dihadiri perwakilan dari Kompas Grammedia dan tim pendamping dari Kemenkominfo Pusat, serta para peserta dari masing-masing SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung berjumlah 50 orang.

Kadis Kominfo I Wayan Weda Darmaja dalam kesempatan tesebut mengatakan, Kabupaten Badung merupakan salah satu gerakan dari 100 kabupaten/Kota smart City di Indonesia. Bintek yang ke 3 kalinya ini menyajikan materi dari Kemenkominfo dan pendamping dari Kompas Gramidia dan sebagai pemantau program Smart City dilakukan oleh bagian Informasi Teknologi Pusat.

“Perkembangan technology telah memberikan dampak yang sangat positif dalam geliat kehidupan untuk pelayanan publik di Kabupaten Badung. Smart City sudah menjadi keharusan bagi Pemkab. Badung untuk menjadikan Badung yang smart dan kuat dalam pembangunan di Badung,” jelasnya.

Weda Darmaja menambahkan, secara umum penerapan IT merupakan kewajiban bagi pemerintah Kabupaten Badung untuk diberikan kepada ASN Badung guna mempermudah dalam pelayanan Publik.

Dalam penerapan Smart City tidak dapat dilakukan oleh Kominfo sendiri, untuk itu diharapkan kepada seluruh perangkat daerah dapat menjadi bagian penting dalam mejalankan Informasi Teknology (IT)  ini dan menjadi sumber dari pengembangan teknologi di Kabupaten Badung untuk mewujudkan Badung yang Smart secara teknologi dan SDM kedepannya. (humas-badung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Wabup Suiasa : Krida Bukan Mengejar E-Kinerja, Tapi Kesadaran Bersama

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkab Badung mengikuti krida bersama setiap Jumat mendapat apresiasi tinggi dari Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa. Bagaimana tidak, kehadiran ASN saat Krida di lapangan Puspem Badung, Jumat (5/1/2018) kemarin mencapai 98 persen. Namun Wabup. Suiasa menekankan bahwa kehadiran yang cukup tinggi ini bukan dikarenakan oleh penerapan e-kinerja, namun lebih kepada kesadaran dan loyalitas bersama sebagai ASN.

Dalam pengarahannya, Wabup. Suiasa yang didampingi Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan, tahun 2018 ini Pemkab Badung mulai menerapkan e-Kinerja bagi ASN. E-Kinerja merupakan sebuah sistem untuk menilai kedisiplinan dan kinerja pegawai yang muaranya akan berpengaruh pada tunjangan yang akan diterima pegawai.

Suiasa mengharapkan kehadiran krida untuk melaksanakan olahraga bersama ini jangan dijadikan upaya untuk mengejar absen atau karena penerapan e-kinerja ini, bagaimana kegiatan krida ini dijadikan wadah untuk membangun kebersamaan dan keakraban diantara pegawai sehingga suasana kerja dalam melayani masyarakat akan berjalan dengan baik.

“Kami sampaikan terima kasih atas kehadiran ASN, ini merupakan semangat yang luar biasa. Kehadiran 98 persen ini dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan. Karena kelemahan kita biasanya sering tidak fokus dan konsistensi. Kehadiran ini bukan karena masalah e-kinerja, tetapi memang karena integritas, kesadaran pribadi dan kedisiplinan, serta menjaga kebersamaan, ” tegasnya.

Wabup. Suiasa juga mengharapkan, Sekda terus melakukan sosialisasi penerapan e-kinerja ke seluruh perangkat daerah. Guna mensukseskan program ini, Suiasa mengajak semua ASN untuk membangun dari hati dan penerapannya harus dari hati. “E-kinerja ini merupakan sebuah media dan metode kita untuk bagaimana membangun disiplin kerja dan etos kerja itu sendiri. Untuk itu penerapannya harus dari kesadaran hati,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Wabup. Suiasa tidak lupa mengucapkan selamat hari Natal bagi umat Nasrani dan selamat tahun baru 2018. Mudah-mudahan di tahun baru ini akan bertambah inovasi dan meraih kesuksesan, prestasi bersama baik dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan maupun kemasyarakatan. (humas-badung/bpn)

Wabup Badung Ketut Suiasa Serahkan Dana Hibah di Desa Adat Pangsan

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung kembali menyerahkan bantuan dana hibah untuk masyarakat. Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa menyerahkan bantuan dana hibah Bupati Badung berjumlah Rp 3 Miliar untuk pembangunan Pura Dalem Desa Adat Pangsan, Petang, Badung, Rabu (24/5/2017).

Dalam acara tersebut, Wabup Suiasa juga didampingi hadir Anggota DPRD Badung, Nyoman Suka, Perbekel Pangsan, Nyoman Raka Tri Sukarya, Bendesa Adat Pangsan, I Gusti Nyoman Oka dan Tripika Kecamatan Petang.

Dalam sambutanya, Wabup Suiasa menekankan bahwa proses pembangunan pura dimana saja harus tetap menjaga semangat gotong royong masyarakat.

“Intinya harus menjaga semangat gotong royong masyarakat dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan. salah satunya adalah pembangunan Pura Dale mini,” ujar Suiasa.

Suiasa melanjutkan, penyerahan dana hibah ini merupakan wujud dukungan Pemerintah bersama DPRD Badung untuk suksesnya pembangunan di desa maupun desa adat. Hal ini juga sebagai implementasi dari skala prioritas program pembangunan di Badung, salah satunya dalam melestarikan dan mengembangkan seni, adat, agama dan budaya di masyarakat, karena akar dari pelestarian seni budaya adalah masyarakat Banjar, Desa dan Desa Adat itu sendiri.

Selain menyerahkan bantuan dana hibah Bupati Badung, Pejabat asal Pecatu, Kuta Selatan ini juga juga menyerahkan dana punia sebesar Rp 50 Juta.

“Diharapkan dana ini akan digunakan sebaik-baiknya untuk masyarakat seluruhnya khususnya Desa Pangsan,” katanya.

Sementara itu, Bendea Adat Pangsan, I Gusti Nyoman Oka menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Wabup Suiasa yang secara langsung menyerahkan bantuan hibah kepada kami.

Untuk pembangunan pura dale mini, kata dia, dikerjakan secara swadaya masyarakat dengan gotong royong.

Bendesa juga menyebutkan bahwa  Desa Pangsan senidir dibagi menjadi lima banjar diantaranya Banjar Tengah, Banjar Dalem, Banjar Kasianan, Banjar Pundung, dan Banjar Sekar Mukti dengan jumlah sekitar 800 KK, dengan jumlah penduduk 2400 jiwa. (humas-bdg/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Sekda Badung Terima Monev KI Provinsi Bali

BALIPORTALNEWS.COMKomisi Informasi (KI) Propinsi Bali, Senin (17/10) melakukan evaluasi dan monitoring  (monev) di Pemerintah Kabupaten Badung. Rombongan yang dipimpin Wakil Ketua KI Propinsi Bali, I Made Wijaya didampingi anggota I Gusti Agung Gede Agung Widiana Kepakisan dan I Gusti Ngurah Wirajaya  tersebut diterima oleh Sekda Badung, Kompyang R Swandika diruang kerjanya.  

Made Wijaya mengungkapkan, maksud dan tujuan KI Propinsi Bali melakukan monitoring dan evaluasi ke seluruh Instansi Pmerintah yang ada di Propinsi dan Kabupaten/ kota se Bali ini adalah untuk untuk mewujudnyatakan  implementasi UU 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik. Selain itu untuk meningkatkan  pengelolaan  dan pelayanan informasi di lingkungan  badan publik sehingga menghasilkan layanan informasi yang berkualitas. “ Tujuan kami datang kesini juga untuk  melakukan monev kinerja terkait dengan tugas pokok dan fungsi PPID seluruh bali  dan mengukur tingkat  partisipasi masyarakat  dalam mengimplementasikan  Undang-Udang keterbukaan informasi publik,” ujarnya.

Sementara Sekda Badung, Kompyang R Swandika menyambut baik kedatangan tim monev KI Provinsi Bali. “ Kami menyambut baik, kedatangan tim monev KI Bali. Dalam hal ini,  Badung selalu memberikan pelayanan informasi secara terbuka dan transparan kepada masyarakat  Tidak saja dalam pelayanan informasi kepada publik, tapi juga pelaksanaan anggaran kita juga berikan informasi ke masyarakat, sehingga tidak ada informasi yang ditutup-tutupi untuk masyarakat” ujarnya. (hms badung/bpn)

 

Keterangan Foto : Sekda Badung, Kompyang R Swandika disaat menerima rombongan Komisi Informasi Propinsi Bali, Senin (17/10/2016) diruang kerjanya.