Antisipasi Virus Pada Jaringan Komputer dan Waspadai Tindak Tanduk Tahanan

BALIPORTALNEWS.COM – Wakapolres Badung Kompol Supriadi Rahman,S.I.K menghimbau kepada Bawahannya terutama yang pekerjaannya menggunakan Internet agar berhati – hati dengan adanya Virus WannaCry yang mewabah diseluruh dunia yang dapat menyebabkan gangguan pada perangkat Komputernya dimana penyebaran virus ini telah menjadi Trending Topic sejak kemarin terlebih sudah ada instansi pemerintah yang datanya terserang virus ini.

Hal tersebut diungkapkan Wakapolres Badung pada saat mengambil apel pagi di Lapangan Apel Mapolres Badung, Rabu (17/5/2017).

Selain hal itu, Wakapolres juga menyampaikan Dalam pelaksanaan tugas sehari – hari agar selalu waspada terhadap pergerakan pergerakan paham radikalisme namun tidak under limit, namun tetap humanis serta memberikan pelayanan dengan setulus hati kepada masyarakat.

Terkait dengan tahanan, agar para penjaga diruang tahanan lebih waspada mengingat banyaknya tahanan yang berusaha melarikan diri bahjkan sudah melarikan diri di beberapa Rutan,  agar dipedomani SOP jaga tahanan dan sisi kemanusiaan.

Selain hal itu, disampaikan pula bahwa kedepan banyak pekerjaan pekerjaan yang harus diselesaikan agar anggota mempersiapkan diri serta menjaga kesehatannya. (guz/humas-polresbdg/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Napak Tilas dan Tabur Bunga di Monumen Pahlawan I Gusti Ngurah Rai Carangsari

BALIPORTALNEWS.COMRatusan peserta napak tilas yang mengusung pataka, panji-panji dan surat sakti Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai melaksanakan Apel Penghormatan, dan tabur bunga di Monumen Pahlawan I Gusti Ngurah Rai di Carangsari, Petang, Jumat (18/11/2016).

Tabur bunga dilakukan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa bersama para Veteran, didampingi Anggota DPRD Badung I Nyoman Dirgayusa, Muspika Kecamatan Petang serta Kepala SKPD. 

Usai tabur bunga serangkaian memperingati Hari Puputan Margarana yang jatuh pada 20 Nopember ini, peserta napak tilas dari Pemuda Panca Marga serta siswa SMP dan SMA/SMK se-Badung menuju Puri Ngurah Rai Carangsari untuk mengikuti serasehan.

Pada acara serasehan hadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wabup. Suiasa, anggota DPRD Badung Nyoman Dirgayuda, Penglingsir Puri Ngurah Rai Carangsari A.A. Alit Yudha, Ketua LVRI Badung I Wayan Tegug. Serasehan diisi penyerahan hadiah kepada juara napak tilas serta pemutaran film “Indonesia Mengingat” yaitu film tentang Perang Puputan Badung dan Puputan Margarana. Diisi pula persembahan Puisi oleh Ketua Tuna Netra Badung A.A. Mayun Juliawan.

Bupati Badung Giri Prasta pada kesempatan tersebut menyampaikan, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya, salah satunya perjuangan gigih dan pengorbanan pahlawan I Gusti Ngurah Rai. Kegiatan bersama napak tilas ini adalah wujud bhakti kepada para pahlawan, khususnya Bapak I Gusti Ngurah Rai. Bupati meminta, apa yang menjadi ide dan gagasan pahlawan I Gusti Ngurah Rai agar dapat diteruskan dalam kehidupan ini.

“Kepada adik-adik sekalian, kita harus meniru panutan kita Gusti Ngurah Rai, kita harus siap menjadi pahlawan untuk diri sendiri, untuk kabupaten badung dan siap menjadi pahlawan di negara kesatuan republik indonesia,” ujarnya. 

Sementara Wabup. Suiasa menekankan bahwa kegiatan napak tilas dapat dijadikan momentum untuk introspeksi diri dan patut direnungkan, bagaimana perjuangan pahlawan I Gusti Ngurah Rai bersama pasukan ciung wenara yang rela berkorban jiwa dan raga demi kemerdekaan.

“Tanpa perjuangan Beliau, mungkin kita tidak bisa merasakan kemerdekaan. Kita patut memberi penghormatan, bersujud memberikan rasa terima kasih, puji syukur dan memohon agar  kita mampu mematrikan semangat partriot dalam jiwa dan raga dalam bingkaian NKRI,” jelasnya.

Kata Suiasa, sebagai anak bangsa hendaknya kita semua mampu mewujudnyatakan semangat perjuangan dan nilai-nilai yang ditanamkan serta melanjutkan perjuangan dengan mengisi kemerdekaan dalam wujud pembangunan disegala bidang menuju kesejahteraan masyarakat. “Kita harus semakin menyadarkan diri sendiri, orang sekitar kita, bawasanya kita jangan melupakan perjuangan para pahlawan.

Kita mempunyai kewajiban dengan berbuat yang lebih bermanfaat, dan kita dedikasikan potensi yang dimiliki dengan tetap mengamankan 4 (empat) pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI,” tegasnya.  

Perwakilan Puri Ngurah Rai Carangsari, Yudha Putra menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bupati dan Pemkab Badung yang telah mengkemas kegiatan napak tilas dengan baik dan sangat berkesan karena berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

“Napak tilas Nopember tahun 2016 ini menjadi kegiatan yang paling berkesan dan sangat meriah,” jelasnya.

Yudha Putra juga menceritakan sedikit tentang Pahlawan I Gusti Ngurah Rai. Diceritakan, sebelum berangkat ke medan perang sebagai Komandan Resimen Sunda Kecil saat itu, Beliau sempat memohon restu di Pura Puseh Beng Carangsari dan memohon salah satu pusaka pura untuk dibawa berperang.

Dari sekian banyak pusaka keris yang ada, Beliau memilih pusaka yang tidak dikenankan dibawa oleh pemangku, karena siapapun yang membawa pusaka itu akan menjadi caru untuk bumi.

Namun Gusti Ngurah Rai justru membawa pusaka tersebut. Dalam peperangan, Beliau akhirnya gugur menjadi pahlawan kusuma bangsa.

“Semoga menjadi inspirasi bagi kita semua, keiklasan dan ketulusan dalam membela negara,” imbuhnya. (humasbadung/bpn)

Jero Jamin Patah Tulang Tertimpa Pohon

BALIPORTALNEWS.COM – Pengankatan truk yang jatuh ke jurang di Gunung Kaja Banjar Petang Suci, Desa Petang, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung berakhir tragis.

Pasalnya truk yang jatuh ke jurang pada kedalaman sekitar 20 meter tersebut akan diangkat ke atas, Rabu (26/4/2017) sekitar pukul 21.30 wita.

Sebelum proses pengangkatan truk, tali-tali pengikat diikatkan pada sebuah pohon berjenis dap-dap berdiameter kurang lebih 30 cm dipinggiran jalan.

Jero Jamin (50) turut membantu dalam proses pengangkatan truk tersebut. Naas bagi jero jamin, pohon dap-dap sebagai tumpuan tali pada saat proses pengankatan truk tiba-tiba ambruk dan menimpanya sehingga Jero Jamin ambruk terlentang.

Akibatnya, Jero Jamin mengalami patah tulang paha pada kaki kirinya dan dilarikan ke Rumah Sakit.

“ Korban telah diraikan ke Rumah Sakit Mangusada Lapal dengan ambulance, ini akibat beban yang diakibatkan terlalu berat sehingga pohon tidak mampu menopang berat beban,” Kata AKP Sudita. (gus/humas-polbdg/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Wabup Suiasa Bantu Korban Kebakaran di Sibang Gede

BALIPORTALNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Badung memang sangat memperhatikan masyarakatnya yang terkena musibah. Setelah membantu para pedagang pasar blahkiuh yang menjadi korban kebakaran, kini Pemkab Badung juga membantu masyarakat Banjar Parekan, Desa Sibang Gede, Abiansemal Adi Sarjana (40) yang mengalami musibah kebakaran, Rabu (3/5) lalu.

Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa langsung menyerahkan bantuan kepada Adi Sarjana bersama keluarga yang tinggal di Perumahan Griya Kesatrian Asri, Br. Parekan, Desa Sibang Gede, Abiansemal, Kamis (4/5/2017). Dalam penyerahan bantuan tersebut Wabup. Suiasa didampingi Camat Abiansemal Putu Ngr. Thomas Yuniarta, Kabid. Kedaruratan dan Logistik BPBD Badung dr. Ermy Setiari, Perbekel Sibang Gede, Kelian Dinas Banjar Parekan serta jajaran pegawai BPBD Badung.

Dihadapan keluarga korban Adi Sarjana, Wabup. Suiasa atas nama pemerintah kabupaten badung menyampaikan turut prihatin atas musibah kebakaran yang menimpa rumah Adi Sarjana. Kehadiran Pemerintah ditengah-tengah masyarakat yang kena musibah, sebagai wujud perhatian sekakigus untuk memberi dorongan agar korban tetap tabah menghadapi musibah ini. “Jangan dilihat dari besar kecilnya bantuan, namun ini sebagai wujud perhatian pemerintah terhadap warganya yang terkena bencana, ” jelasnya.

Wabup. Suiasa juga mengharapkan, korban kebakaran agar tetap berhati-hati, selalu menjaga keamanan rumah dan lingkungan sekitarnya.
Bantuan yang diberikan berupa sembako, kasur, bantal, kompor gas,sandang serta paket makanan. Informasi dari BPBD Badung bahwa kebakaran terjadi pada Rabu, 03 Mei 2017 pukul 15.30 Wita.

Damkar Badung mengerahankan personil dan armada Ambulance ke TKP untuk penanganan. Penyebab kebakaran dikarenakan konsleting listrik, dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Bahan yang terbakar berupa peralatan rumah tangga, alat alat elektronik, komputer dan lainnya. Kerugian kurang lebih sebesar Rp. 75 juta. (humas-bdg/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Bupati Giri Prasta Resmikan Balai Serbaguna Desa Adat Sulangai

BALIPORTALNEWS.COM – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Selasa (25/4/2017) meresmikan Balai Serbaguna Desa Adat Sulangai, Kecamatan Petang, ditandai dengan penandatanganan prasasti.

Dalam peresmian tersebut, Balai Serbaguna yang baru selesai dibangun, diupacarai dengan melaspas dan mendem pedagingan. Peresmian juga dihadiri Camat Petang beserta Tripika Kecamatan Petang, para tokoh dan masyarakat Sulangai.

Bupati Giri Prasta menyampaikan apresiasi kepada krama Desa Adat Sulangai yang telah mampu mewujudkan sebuah balai serbaguna. Diharapkan gedung ini dapat dimanfaatkan dengan baik khususnya dalam upaya mendukung pelestarian seni, adat, agama dan budaya.

“Kami harapkan gedung serbaguna ini dapat dimanfaatkan dalam upaya menunjang kreativitas seni budaya di Desa Adat Sulangai,” jelasnya.

Disampaikan bahwa urusan pelestarian dan pengembangan seni, adat, agama dan budaya sudah menjadi komitmen dan skala prioritas dari Pemkab Badung. Untuk itu pemkab berupaya semaksimal mungkin membantu dan mendukung bidang seni budaya tersebut. Mulai dari dukungan pembangunan pura khayangan tiga,  mensuport sanggar-sanggar seni termasuk memberi perhatian kepada para pemangku.

Selain masalah seni budaya, Pemkab badung juga berkomitmen memenuhi kebutuhan dasar masyarakat seperti sandang,  pangan dan papan, kebutuhan akan kesehatan dan pendidikan serta jaminan sosial tenaga kerja, selain itu sektor pariwisata sebagai sektor andalan penopang pendapatan badung juga menjadi skala prioritas.

“Semua program prioritas tersebut guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Kedepan kami inginkan tercapainya indeks kebahagiaan masyarakat badung, ” jelasnya.

Diakhir acara Bupati menyerahkan dana punia sebesar Rp 25 juta.

Sementara itu Bendesa Adat Sulangai I Made Asa melaporkan bahwa selain upacara melaspas dan mendem pedagingan di balai serbaguna desa adat Sulangai, juga dilaksanakan upacara melaspas balai banjar Sandakan Kangin, Puslat. PSPS Bakti Negara Ranting Bala Teja Desa Sulangai.

Menurutnya Balai Serbaguna ini sudah menjadi keinginan dari masyarakat Sulangai dan hal itu dapat terwujud tahun ini. Terwujudnya balai serbaguna ini tidak terlepas dari bantuan pemerintah provinsi bali, Pemkab Badung, APBDes Sulangai, serta bantuan keuangan khusus dari Bupati Badung. Biaya yang dihabiskan untuk pembangunan balai serbaguna mencapai Rp 1,6 milyar.

Sedangkan upacara/upakara menghabiskan biaya kurang lebih sebesar 64,9 juta. Pihaknya juga menyampaikan terima kasih karena Bupati Badung melalui Dinas Kebudayaan sudah memberi bantuan untuk pelinggih Khayangan Tiga dan pelinggih lainnya. Dijelaskan pula, balai serbaguna ini mempunyai banyak manfaat, selain untuk mendukung pelaksanaan nyanggra piodalan, juga untuk kegiatan sekaa teruna.

“Kami harapkan balai serbaguna ini dapat sebagai tempat untuk meningkatkan pasemetonan, kreativitas serta persatuan dan kesatuan krama,” harapnya.

Disamping itu, Made Asa menyampaikan beberapa permasalahan yang perlu segera ditangani. Dimana disisi selatan dan barat balai serbaguna tanahnya rawan longsor, sehingga segera untuk dilakukan penyenderan.

Untuk itu pihaknya memohon kepada Bupati Badung dapat membantu, dengan rencana anggaran mencapai Rp 800 juta. Program lainnya yaitu Pura Dalem Suarga yang belum memiliki jaba tengah. (humas-bdg/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Markas Komando Polres Badung Diperketat

BALIPORTALNEWS.COM – Menyikapi kasus terorisme yang terjadi di Polres Banyumas beberapa hari lalu, Polres Badung mengetatkan penjagaan Markas Komandonya.

Seperti yang terlihat hari ini, Rabu (12/4/2017) Polisi berpakaian lengkap bersenjata laras panjang berdiri di portal penjagaan pintu masuk Mapolres Badung.

Hal ini dimaksudkan untuk langkah antisipasi gerakan-gerakan terorisme dengan sasaran kantor Polisi.

Selain mengetatkan penjagaan pada portal pintu masuk, pengetatan juga terlihat pada Ruang SPKT dimana sebelumnya para pengunjung atau pembesuk dilakukan pemeriksaan baik orang ataupun barang bawaan, namun untuk lebih mengantisipasi penyusupan para pelaku terorisme pada markas Komando, Polres Badung memberlakukan penyimpanan identitas setiap orang yang masuk di markas Komando Polres Badung. (guz/humas-polbdg/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Satpol PP Badung Gelar Pembinaan Kewaspadaan Dini

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) Kabupaten Badung menggelar Pembinaan Kewaspadaan Dini tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum di wilayah Kabupaten Badung, Selasa (6/2/2018) di ruang rapat Kantor Perbekel Dalung, Kecamatan Kuta Utara. Acara dibuka Kasat Pol PP yang diwakili Kabid. Pembinaan Masyarakat A.A. Oka Ambara Dewi yang didampingi Kasi Kewaspadaan Dini, I Ketut Suardipa.

Dalam sambutannya disampaikan, maksud dilaksanakan pembinaan kewaspadaan dini tentang ketentraman dan ketertiban umum adalah memberikan pengetahuan terkait kondisi/kepekaan, kesiagaan dan mengantisipasi dalam menghadapi potensi-potensi/indikasi kemungkinan timbulnya gangguan terkait dengan ketertiban dan ketentraman di masyarakat sekitarnya pada khususnya dan wilayah badung pada umumnya.

 Dengan cara menyampaikan informasi kepada aparat  terdekat, serta untuk mewujudkan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat di wilayah Kabupaten Badung, dengan tujuan pencegahan sedini mungkin terjadinya pelanggaran terkait dengan Peraturan Kabupaten Badung No. 7 tahun 2016 tentang ketentraman dan ketertiban umum.

Dengan kegiatan ini diharapkan dapat meminimalisir pelanggaran terkait perda dan perkada yang berdampak terciptanya ketentraman dan ketertiban umum di wilayah kabupaten badung. Peserta pembinaan kewaspadaan dini yang dilaksanakan di kantor Perbekel Dalung diikuti sebanyak 40 orang anggota Linmas. Adapun narasumber berasal dari Satpol PP Provinsi Bali, BNN KAbupaten Badung dan Kodim 1611/Badung. (humas-badung/bpn)

Bupati Giri Prasta : Pemkab Badung Siap Dukung Desa Adat dan LPD

BALIPORTALNEWS.COMDalam upaya meningkatkan keberadaan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) milik desa Adat sebagai lembaga keuangan mikro yang mampu meningkatkan pembangunan serta mendukung pelestarian adat dan budaya di Desa Adat, Bendesa Adat dan Pengurus LPD se-Kabupaten Badung melaksanakan paruman/rapat di Ruang Kerta Gosana, Puspem Badung, Rabu (23/11/2016).

Paruman yang membahas tentang keberadaan LPD ini dihadiri langsung Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wakil Ketua DPRD Badung I Made Sunarta, Kepala Dinas Kebudayaan Badung Ida Bagus Anom Bhasma, Ketua Majelis Madya kabupaten badung Ida Bagus Anom, perwakilan dari BPN Badung I Gst Ngr Gde Darma Arta, perwakilan PHDI Badung I Gde Rudia Adiputra, perwakilan dari BPS-LPD I Gde Made Sadguna.

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas digelarnya paruman bendesa adat serta LPD se-Badung yang bertujuan untuk meningkatkan keberadaan LPD milik Desa Adat. Giri Prasta menilai bahwa paruman ini sangat penting artinya dalam upaya mengembangkan LPD kedepan sehingga mampu sebagai lembaga keuangan mikro yang dapat mendukung segala pembangunan di desa Adat baik dibidang fisik maupun dibidang adat, seni, agama dan budaya menuju kehidupan masyarakat di kabupaten badung menjadi lebih sejahtera.

Dijelaskan, pula keberadaan LPD ini adalah istimewa karena tidak tunduk dengan UU Nomor 1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro yang dikukuhkan dengan ketentuan peralihan UU no. 1 tahun 2013 pasal 39 ayat (3) yang berbunyi ; “Lembaga Perkreditan Desa dan Lumbung Pitih Nagari serta lembaga sejenis yang telah ada sebelum undang-undang ini berlaku, dinyatakan diakui keberadaannya berdasarkan hukum adat dan tidak tunduk pada undang-undang ini”.

“Kami harapkan hal ini menjadi pembahasan dalam paruman ini,” tambahnya. Bupati Giri Prasta juga menyampaikan bahwa LPD itu adalah dapurnya desa adat dan untuk desa dinas kedepannya akan dibuat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Giri Prata juga menginginkan  LPD tersebut jangan khawatir apabila ada pemeriksaan atau diaudit, sehingga kepercayaan masyarakat kepada lembaga LPD akan lebih meningkat.

“Mari kita berbenah, Pemkab Badung berkomitmen siap membackup 122 Desa adat dan 122 LPD di Badung yang akan diwujudkan dengan membantu pembangunan di pura khayangan tiga hingga paibon termasuk pembangunan LPD,” jelasnya.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung Ida Bagus Anom Bhasma menyampaikan, paruman ini dilaksanakan untuk menyamakan persepsi dalam menyelesaikan sengketa-sengketa adat dan memperbaiki serta menyelesaikan permasalahan yang ada di desa. Untuk itu bendesa adat harus paham mengenai peraturan-peraturan yang ada, agar tidak terjebak oleh suatu kasus.

“Kita selalu memproteksi para bendesa agar tidak terjadi ada kasus yang melibatkan bendesa adatm” terangnya.

Sementara untuk memperkuat LPD kedepan, diharapkan semua pihak terkait perlu memahami latar belakang dan sejarah LPD, karakteristik LPD sebagai badan usaha keuangan milik desa pakraman dan system pengelolaan yang telah terbukti mampu mendorong kemajuan LPD sampai saat ini. Untuk melakukan perubahan perlu kajian yang mendalam dari semua pihak yang mengerti  tentang lembaga perkreditan desa. LPD membutuhkan investasi agar LPD tetap hidup, sehat, kuat, produktif dan berkelanjutan.

“LPD sangat berarti dalam kehidupan dan pembangunan desa adat itu sendiri. Jika LPD berjalan dengan bagus masyarakat tidak perlu mengeluarkan uang untuk upacara-upacara di desa termasuk pembangunan  di desa bisa dibantu dari keuntungan LPD,” imbuhnya. (humasbadung/bpn)

 

Keterangan Foto : Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat menghadiri paruman Bendesa Adat dan LPD se-Badung di Ruang Kerta Gosana, Puspem Badung, Rabu (23/11/2016).

ST Manggala Sunu Banjar Legian Kaja, Tingkatkan Kualitas Hidup Lewat Ilmu Pengetahuan

BALI-PORTAL-NEWS.COM – Sekaa Teruna (ST) Manggala Sunu Br. Legian Kaja, dibentuk pada 15 Maret 1966, setengah abad silam oleh para panglingsir bertujuan mewadahi generasi muda agar menjadi generasi yang berkarakter, berbudaya, dan berdaya saing.

Manggala berarti pemimpin, dan Sunu berarti pemuda. Sehingga Manggala Sunu berarti sosok generasi muda yang diharapkan mampu menjadi pemimpin yang baik, berguna untuk kemajuan masyarakat.

Menandai 50 tahun HUT ST Manggala Sunu, selain disii dengan acara pelantikan anggota baru sekaa teruna, dan pelantikan pengurus masa bhakti 2016- 2019, juga diluncuran program utama ST Manggala Sunu yang berkelanjutan berbasis Tri Hita Karana yaitu MGLS Pasraman Digital, MGLS Charity, dan bank sampah.

MGLS Pasraman Digital adalah program ST Manggala Sunu dalam bidang parhyangan yaitu sebuah media pembelajaran yang memanfaatkan media sosial tentang adat istiadat, seni dan budaya serta agama Hindu berbasis digital dengan kemasan kekinian yang menarik dan aplikatif sehingga mudah dipahami terutama anak muda pada jaman sekarang.

Dalam bidang Palemahan digagas pembentukan bank sampah, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, dengan moto merubah sampah menjadi rupiah. Dan dalam bidang pawongan diluncurkan program peduli sesama bertajuk MGLS Charity.

Sebagai kegiatan perdana dalam program ini, ST Manggala Sunu menyalurkan sumbangan sukarela yang bersumber dari anggota ST dan warga Banjar Legian Kaja. Sumbangan diserahkan kepada keluarga yang kurang mampu yaitu keluarga I Wayan Bandem yang tinggal di seputaran lokasi galian C, Br. Lekok Sempalan Kelod, Klungkung.

Ke depan, program peduli sesama ini akan dikembangkan lagi sehingga dapat berjalan efektif  untuk membantu saudara yang kurang mampu guna meningkatkan kualitas hidup mereka salah satunya target dalam waktu dekat yaitu membentuk sistem kakak asuh. Ketiga program ini merupakan sebuah bentuk nyata pengabdian ST Manggala Sunu sebagai generasi muda demi Legian secara kusus dan Bali pada umumnya.

Perayaan 50 tahun ini menjadi sebuah perayaan yang bersejarah dengan peluncuran tari kebesaran ST Mangala Sunu yang berjudul tari Sekar Padma. Ide tarian ini diambil dari sekar Padma yang terdapat pada lambang ST. (r/bpn)