BALIPORTALNEWS.COM – Bertempat di Wisma Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Jakarta Pusat, Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi membuka secara resmi Rapat Kerja Nasional ke XI KMHDI sekaligus melantik Pengurus PP KMHDI Periode 2018-2020. Perhelatan Rapat Kerja Nasional tersebut akan digelar selama 3 hari, 8-10 November 2018 dengan agenda penyusunan program kerja Pimpinan Pusat KMHDI selama 2 tahun kepengurusan, Kamis (8/11/2018).

“Periode kepengurusan ini akan fokus pada optimalisasi implementasi sistem kaderisasi kita, karena penguatan kader melalui Pendidikan adalah domain utama organisasi KMHDI,” tutur I Kadek Andre Nuaba, Ketua Presidium PP KMHDI 2018-2020 yang ditemui usai dibukanya Rakernas KMHDI XI di Jakarta.

Dalam sambutannya Andre menyampaikan tentang pentingnya keterlibatan organisasi khususnya KMHDI sebagai wadah dan alat Pendidikan mahasiswa Hindu Indonesia dalam menghadapi situasi nasional dan luar negeri yang penuh ketidakpastian. Ketidakpastian ini hanya bisa disiasati dengan kaderisasi yang dijalankan dengan konsisten dan sistematis.

Kadek Andre juga sampaikan bahwa implementasi sistem kaderisasi menjadi sangat penting dalam menghadapi tantangan global bangsa Indonesia. “Sistem pendidikan kaderisasi yang dimiliki KMHDI diharapkan mampu membentuk kader menjadi para ksatria yang siap menyambut setiap perubahan yang terjadi. Dalam strategi perang apapun, klasik maupun kotemporer, hanya ksatria terdidik dan terlatih yang akan mampu menghadapi jenis pertempuran apapun.”

Seperti yang kita ketahui Bersama, negara-negara didunia sesungguhnya sedang menghadapi pertempuran global dan berlomba menguatkan sumber daya yang mereka miliki untuk bertarung dan mempertahankan diri, “Pertempuran tersebut memasuki semua lini, baik sumber daya, ekonomi, apalagi politik. Konsistensi KMHDI menguatkan kaderisasi diharapkan mampu memberikan sumbangsih terhadap pembangunan sumber daya manusia Indonesia,” tutur Andre Nuaba yang merupakan Ketua Presidium terpilih saat Kongres Mahasabha KMHDI X di Yogyakarta bulan Agustus lalu.

Sebagai penutup Andre mengingatkan kepada seluruh pengurus Pimpinan Pusat KMHDI periode 2018-2020 untuk tetap konsisten dan memberikan karya terbaiknya untuk kepengurusan ini dan jangan sekalipun gentar dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada. “Tugas kita lumayan berat, karena musuh yang kita hadapi saat ini tidak terlihat dan menghadapi iklim sosial yang penuh ketidakpastian. Kita juga mendapat tantangan akan pengabaian pemuda di masa depan karena kemajuan teknologi dan terciptanya kecerdasan buatan. Untuk itu, kepada seluruh pengurus pimpinan pusat saya harap kita semua dapat merumuskan formula program kerja yang tepat sehingga mampu memimpin pemuda Indonesia untuk merebut kemenangan dalam medan pertempuran global.” (humas-kmhdi/bpn)