BALIPORTALNEWS.COM – Pimpinan Pusat KMHDI bersama KMHDI Sulawesi Tengah kembali turun langsung menyerahkan bantuan kepada para korban bencana gempa dan tsunami di Desa Nambaru dan Desa Toini, Kabupaten Parigi, Provinsi Sulawesi Tengah.

Ini merupakan penyerahan bantuan  tahap kedua dari donasi yang telah dikumpulkan melalui gerakan KMHDI Peduli Sulteng.

Ketua Departemen Sosial Kemasyarakatan Pimpinan Pusat KMHDI I Wayan Yogi Mirzagita mengungkapkan bahwa bantuan tahap kedua difokuskan untuk membantu pembangunan Hunian Sementara (Huntara) yang berada di Kabupaten Parigi.

“Kita memilih Kabupaten Parigi karena ada beberapa titik yang mengalami gempa dengan dampak cukup parah namun sayangnya tidak begitu banyak yang megetahui. Bahkan ada masyarakat Parigi justru menyalurkan bantuan ke Palu, sehingga bantuan sangat minim di sini” ungkap Yogi 03 November 2018, Sulawesi Tengah.

Mulanya Yogi memperoleh informasi titik gempa di Parigi dari salah satu kader KMHDI yang kebetulan bertempat tinggal di Kabupaten Parigi.

“Awalnya penyaluran bantuan kami prioritaskan ke Donggala, Sigi, dan Palu. Namun setelah menerima laporan dari salah satu kader kami di Parigi, kami langsung prioritaskan penyaluran bantuannya ke sini,” sambungnya.

Dengan penyaluran bantuan yang dilakukan KMHDI ke Parigi, Yogi juga berharap gerakannya ini menjadi informasi kepada publik khususnya pemerintah, untuk bergerak secara masif melacak titik-titik korban gempa di Sulawesi Tengah.

“Kami berharap melalui informasi ini pemerintah dan seluruh masyarakat menjadi tahu, bahwa masih ada titik – titik korban gempa yang luput dari uluran tangan kita. Jangan sampai bantuan hanya terpusat di satu titik saja,” ucap Yogi.

Hunian Sementara (Huntara) menjadi penyaluran bantuan prioritas, pasalnya Sulteng akan memasuki musim hujan Yogi khawatir para pengungsi tidak bisa berlindung dengan aman terutama dari serangan berbagai penyakit.

“Kita harapkan bantuan ini dapat memberikan sedikit rasa aman bagi para pengungsi. Dan untuk menjamin kelancaran dan percepatan proses pembangunan Huntara, kami telah menginstruksikan kader-kader KMHDI kami di Sulawesi Tengah untuk mengawal secara baik nantinya,” tutup Yogi. (humas-kmhdi/bpn)