BALIPORTALNEWS.COM, JATINANGOR – Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Tri Hanggono Achmad melantik 3.054 wisudawan pada upacara Wisuda Lulusan Gelombang I Tahun Akademik 2018/2019 di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35 Bandung, Selasa (6/11/2018) hingga Kamis (8/11/2018).

Dalam pidatonya, salah satu pesan yang ditekankan Rektor kepada para wisudawan adalah mengenai kejujuran dan integritas. Menurut Rektor, untuk menjadi individu, pekerja, dan pemimpin yang baik dibutuhkan kejujuran dan integritas.

Rektor pun mengutip Scarnati (1997) dalam karya tulisnya yang berjudul “Beyond Technical Competence: Honesty and Integrity” yang mengatakan bahwa seorang pemimpin berkualitas dan sukses akan secara berkelanjutan menampilkan kejujuran dan integritas sebagai elemen dasar dalam kerangka profesionalismenya.  Tanpa adanya kejujuran dan integritas, semua keterampilan yang dimiliki menjadi tidak bermakna.

“Unpad bertekad, tidak hanya akan menghasilkan lulusan yang biasa-biasa saja, tetapi kami bertekad untuk menghasilkan future leaders. Modal penting untuk itu adalah kejujuran dan integritas,” ujar Rektor.

Rektor pun berpesan kepada wisudawan untuk selalu mengingat Pola Ilmiah Pokok Unpad yang berbunyi “Bina Mulia Hukum dan Lingkungan Hidup dalam Pembangunan Nasional”, yang merupakan masterpiece pemikiran dari guru besar Unpad, Prof. Mochtar Kusumaatmadja dan Prof. Dr. Otto Soemarwoto. Makna PIP tersebut semestinya menjadi ciri akademik setiap lulusan Unpad untuk senantiasa menunjung tinggi ketaatan atas hukum, integritas, dan kepedulian terhadap lingkungan hidup.

Senada dengan Rektor, perwakilan Ikatan Keluarga Alumni Unpad yang juga Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Saut Situmorang mengungkapkan pentingnya kejujuran dan integritas. Menurut Saut, pesatnya perkembangan teknologi informasi saat ini tidak sebanding dengan perkembangan integritas.

Diakui Saut, membangun integritas bukanlah hal mudah. Namun ia meyakini, Indonesia akan menjadi bangsa yang besar jika masyakatnya membangun integritas.

“Pintar saja tidak cukup. Yang utama adalah berintegritas, karena pada integritas ada Tuhan di dalamnya,” ujar alumni Fisika FMIPA Unpad ini.

Pada kesempatan tersebut, secara khusus Rektor mengucapkan selamat kepada para wisudawan yang lulus dengan predikat terbaik untuk masing-masing jenjang.

Mereka adalah Gontar Alamsyah Siregar dari Program Studi Kedokteran sebagai wisudawan terbaik Program Doktor, Angga Pusaka Hidayat dari Program Studi Sejarah sebagai wisudawan terbaik Program Magister, Syahril Samad dari Program Studi Bedah Mulut sebagai wisudawan terbaik Program Spesialis, Helmi Mardhika Kusuma Wardani dari Program Studi Apoteker sebagai wisudawan terbaik Program Profesi, Fitri Hidayah Laila Pohan dari Program Studi Agribisnis sebagai wisudawan terbaik Program Sarjana, dan Najia Aries Muslim dari Program Studi Hubungan Masyarakat sebagai wisudawan terbaik Program Diploma.

Sementara itu, wisudawan tertua dari Program Doktor adalah Rudy Bekti dari Program Studi Ilmu Komunikasi yang lulus pada usia 70 tahun 4 bulan 25 hari, dan wisudawan termuda dari Program Sarjana adalah Dhyla Permata Izdihar dari Program Studi Hubungan Internasional yang lulus pada usia 19 tahun 8 bulan 27 hari. (humas-unpad/bpn)