BALIPORTALNEWS.COM – Bertempat di Asrama Haji Yogyakarta, Selasa tanggal 4 September 2018 waktu dini hari melalui proses dinamika persidangan yang panjang terpilihlah Presidium Pimpinan Pusat KMHDI 2018-2020.

Sebagai Ketua Presidium yakni I Kadek Andre Nuaba (PC KMHDI Palembang), Presidium I (Sekjen) I Made Sudana Yasa (PD KMHDI Sulawesi Utara), dan Presidium II (Bendum) Ni luh Putu Gopi Janawati (PC KMHDI Mataram) pada usia KMHDI yang kini tepat berumur 25 tahun pada 3 September lalu. Sebelumnya terdapat 5 calon Presidium Pimpinan Pusat KMHDI, dua diantaranya adalah Putu Agung Martin Sabudi (PC KMHDI Surabaya) dan Made Teja Artha Sakti Sukma (PC KMHDI Buleleng) yang telah luarbiasa menunjukan kualitas dan semangatnya dalam kontestasi Mahasabha XI KMHDI.

Dalam pidato pertamanya pasca terpilih, Andre menyampaikan rancangan program prioritas yang terfokus pada implementasi kaderisasi dengan mengusung visi kerja selama 2 tahun kedepan yakni Intensifikasi kaderisasi KMHDI sebagai penguat posisi dan porsi strategis Organisasi. “Program prioritas kami adalah memastikan bahwa kaderisasi berjalan sesuai dengan hasil yang telah kita susun bersama saat konferensi pendidikan kaderisasi nasional di Jakarta bulan Maret lalu,” tutur Andre.

Ketua Presidium PP KMHDI I Kadek Andre Nuaba akan  menguatkan kolaborasi KMHDI di tataran eksternal, tidak hanya bersama OKP (Organisasi Kepemudaan) tapi juga membangun hubungan baik bersama seluruh Kementerian Lembaga lintas sektor dan stakeholder terkait. Membangun kolaborasi pada tataran eksternal sangatlah penting mengingat iklim dunia yang penuh ketidakpastian menuntut semua pihak untuk berbagi peran dan memberikan dampak sebagai bagian dari proses pembangunan.

Presidium yang terpilih saat ini tidak lagi merepresentasikan PD/PC Regional pengusungnya masing-masing, tapi wajah KMHDI dari seluruh Indonesia. Mahasabha XI KMHDI punya kesan tersendiri dihati para kader terlebih banyak kader baru yang ikut serta dalam kongres ini. KMHDI benar-benar menunjukan kedewasaanya dalam menyampaikan pendapat dan menemukan kata sepakat. Andre sampaikan bahwa “Dialektika dan dinamika panjang dalam persidangan telah usai, sekarang sudah saatnya kita bersama merajut persatuan untuk KMHDI yang lebih baik”.

Terselenggaranya Mahasabha XI KMHDI tidak terlepas dari dedikasi dan bantuan alumni KMHDI, untuk itu atas nama Pimpinan Pusat KMHDI mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada mbok dan bli kami diseluruh Indonesia. Tak lupa juga kepada pengurus demisioner PP KMHDI yang telah purna tugas periode 2016-2018, terimakasih banyak atas kinerja luarbiasanya selama ini semoga pengabdiannya tidak berhenti ketika periode kepengurusan telah usai. Terakhir kami haturkan terimakasih kepada Presiden Republik Indonesia, bapak Ir. Joko Widodo yang sudah hadir dan membuka langsung Mahasabha XI KMHDI. Semoga kehadiran Presiden menjadi api semangat seluruh kader KMHDI untuk tidak pernah berhenti belajar dan mengabdikan dirinya pada negeri. (Red: NR). (humas-kmhdi/bpn)