BALIPORTALNEWS.COM – Fakultas Biologi UGM memperingati acara puncak Dies Natalis ke-63, pada Kamis (20/9/2018). Peringatan dies natalis kali ini menjadi momentum bagi Fakultas Biologi UGM untuk terus mengembangkan dirinya sejajar dengan fakultas-fakultas lain di UGM, di tingkat ASEAN, dan internasional.

Dekan Fakultas Biologi UGM Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., menyampaikan di usia ke-63 tahun ini Fakultas UGM terus berusaha meningkatkan peran dan kontribusi bagi bangsa dan dunia. Hal ini tercermin dalam tema peringatan dies kali ini Peran dan Kontribusi Fakultas Biologi UGM dalam mengisi Revolusi Industri 4.0.

Memaparkan Laporan Tahunan Dekan Fakultas Biologi UGM tahun 2018, Budi mengatakan berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan kontribusi Fakultas Biologi, salah satunya dengan meningkatkan mutu dan kualitas akademik. Sebagai pusat pendidikan, pengembangan, penelitian, dan pengabdian masyarakat dalam bidang biologi tropis Fakultas Biologi berhasil mendapatkan akreditasi A dari BAN PT untuk tiga program studinya yakni program sarjana, program master, dan program doktor.

“ Pencapaian yang membanggakan di tahun 2018 ini adalah berhasil memperoleh akreditasi ASIIN dari Jerman,” jelasnya saat memaparkan Laporan Tahunan Dekan Fakultas Biologi UGM tahun 2018, Kamis (20/9/2018) di Auditorium Fakultas Biologi UGM.

Sedangkan untuk memperkuat program internasionalisasi, pada tahun 2019 mendatang akan diselenggrakan International Undergraduatee Program (IUP) untuk program sarjana. Sementara untuk meningkatkan kualitas akademik di skala internasional pada program magister akan segera diajukan sertifikasi AUN-QA.

Budi menyebutkan pada tahun 2018 terjadi peningkatan jumlah pendaftar di prodi biologi program S1. Peningkatan lain juga terjadi pada jumlah publikasi di tingkan nasional dan internasional yang meningkat secara signifikan hingga tiga kali lipat dari periode sebelumnya.

Demikian pula dalam bidang kerja sama dan mobilitas di Fakultas Biologi terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun baik di level nasional maupun internasional.

“Kontribusi para alumni juga menunjukkan perkembangan semakin baik antara lain dengan pemberian beasiswa, pelantikan pengurus Kabiogama baru di sejumlah daerah,” tuturnya.

Pencapaian yang berhasil diraih Fakultas Biologi saat ini dikatakan Budi dapat terwujud dengan adanya kepercayaan yang kuat pada kepemimpian fakultas dan kuatnya kerja sam ayang sinergis antara para dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta alumni.

“Terima kasih atas kerja sama yang sangat membanggakan ini. Semoga Fakultas Biologi UGM terus berinovasi dan berkontribusi membangun negeri serta tidak mengenal lelah dalam mengembangkan peradaban dunia,” pungkasnya.

Usai pemaparan laporan tahunan dekan itu turut disampaikan pidato ilmiah oleh Direktur Pemasaran Badan Otorita  Borobudur Dr.Drs. Agus Rochyadi, M.M., berjudul Kepariwisataan Indonesia Sebagai Benchmark Fakultas Biologi Dalam Mengisi dan Mensikapi Revolusi Industri 4.0.

Selain itu pidato ilmiah juga disampaikan oleh Dean of College of Scince, Australian National University Prof. Kiaran Kirk, B.Sc.,Ph.D.,D.Phil.FAHMS., yang memamparkan orasi berjudul Startegy of Autralian Universities Faces Industrial Revolution 4.0.

Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman bersama antara Fakultas Biologi UGM dan College of Science, Australian National University. Dengan penandatangan nota kesepahaman tersebut keduanya bersepakat untuk melakukan kerja sama dalam bidang pendidikan yakni pelaksanaan program dual degree  program studi S1 dan S2 yang telah dimulai pada semester gasal tahun ajaran 2018/2019.

Peringatan dies natalis kali ini juga diwarnai dengan Soft Launching Biomart dan pemotongan tumpeng.(ika/humas-ugm/bpn)