BALIPORTALNEWS.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menegaskan agar prioritas pengembangan sumber daya manusia (SDM) harus menjadi tekanan dan perhatian dari setiap kementerian atau lembaga (K/L) yang ada.

“Saya harapkan terutama untuk vocational school, vocational training, politeknik, kemudian kemitraan dengan industri, kemudian upgrading di ketenagakerjaan kita dan kementerian-kementerian yang lain,” kata Presiden Jokowi saat menyampaikan pengantar pada Sidang Kabinet Paripurna dengan topik Nota Keuangan dan RAPBN Tahun Anggaran 2019, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (7/8/2018) kemarin pagi.

Kalau ada hal-hal yang berkaitan dengan pembangunan pengembangan sumber daya manusia, Presiden meminta, agar segera dimasukkan.

Sidang Kabinet Paripurna itu dihadiri Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko PMK Puan Maharani, Menko Kemaritiman Luhut B Pandjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Selain itu juga tampak hadir Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menteri Kominfo Rudiantara, Menteri Kesehatan Nila F Moelok, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri PANRB Asman Abnur, Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin, Menteri Perhubungan Budi K Sumadi, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri LHK Siti Nurbaya, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Desa dan PDTT Eko Putro Sandjojo, Panglima TNI Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Tito Karnavian. (humas-setkab/bpn)