BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Gerakan panen raya jagung dalam rangka menyukseskan Upsus (upaya khusus) jagung, yang dilaksanakan di lahan 160 hektar di Subak Aseman VI, Desa Tegal Mengkeb, Kecamatan Seltim, Selasa (21/8/2018).

Kegiatan tersebut dihadiri Wayan Surata dari Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bali, I Wayan Suandra dari Dinas Pertanian Tabanan, BPTP Provinsi Bali, Pasiter Kodim 1619/Tabanan Kapten Inf. I Ketut Suardana, Danramil 1619-02/Selemadeg Kapten Inf. Eko Budi Bakti.

Hadir pula Perbekel Desa Tegal Mengkeb I Dewa Made Widarma, Perbekel Desa Tangguntiti I Gede Astra Wijaya, Perbekel Desa Beraban I Gede Suastika, UPT Pertanian Kecamatan Seltim, BP3K Seltim, Pekaseh Subak Aseman VI, I Made Arsana Widhi Antara, anggota Kelompok Tani Subak Aseman VI, anggota Kodim 1619/Tabanan dan Koramil-02/Selemadeg, serta anggota Subak Aseman VI.

Kepala Bidang Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tabanan, I Wayan Suandra, menyampaikan saran dan masukan, yang intinya mengajak petani di Tegal Mengkeb dan sekitarnya untuk menanam jagung. Hal itu dimaksudkan agar saat musim kemarau sawah tidak kosong, ada tanaman dan fokus menanam jagung.

“Saat musim kemarau di Seltim tidak bisa tanam padi. Pada 2018 tidak ada bantuan benih jagung dari pemerintah. Kalau ada itu pun terlambat dantang,” ungkap Suandra.

Sementara Wayan Surata dari Dinas Pertanian Provinsi Bali, juga mengharapkan di Selemadeg Raya ini, khususnya Kecamatan Seltim, jika musim kemarau petani diharapkan untuk menanam jagung. “Saya mengimbau para petani fokuskan di pertanian, jangan di budidaya. Panen jagung yang sekarang ini hasilnya sudah cukup memuaskan, tetapi untuk ke depan agar lebih maksimal. Dalam proses penanaman jagung agar memperhatikan lahan yang akan ditanami, dan memperhatikan sistem pemupukan,” imbaunya.

Dari BPTP Bali, juga mengatakan bahwa untuk tahun ini program jagung di Seltim cukup bagus, dan bisa mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Tabanan. “Selanjutnya juga agar memperhatikan saat musim tanam jagung. Pada saat tanam jagung mengikuti musim tanam, sehingga hama tanaman jagung bisa dikendalikan, dan hasil panen juga bagus dan maksimal,” pungkasnya. (ita/bpn)