BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Gerakan Mahasiswa Hindu Peduli Bencana Gempa Lombok turun ke jalan, mengajak dan mendorong publik untuk memberikan bantuan berupa sumbangan konkrit terhadap korban gempa bumi di Lombok.

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam gerakan ini terdiri dari PC KMHDI Denpasar, Aliansi Pemuda Hindu Bali, PMHD Warmadewa, BPM FKIP Universitas Mahasaraswati Denpasar, IHDN Denpasar, dan KMHD FPMIPA IKIP PGRI Bali.

Aksi solidaritas ini digelar di beberapa lokasi di Denpasar, yang pertama di Jalan Cokroaminoto, Ubung, Denpasar (4/8/2018) dan di Perempatan Tohpati, Denpasar (5/8/2018).

Made Joniarta selaku koordinator aksi menyampaikan bahwa saat ini masyarakat Lombok benar-benar membutuhkan uluran bantuan dan juga dukungan berupa do’a dan dana, selain itu masyarakat korban bencana juga butuh logistik untuk keberlangsungan hidup di pengungsian untuk sementara, karena dapat dipastikan perekonomian masyarakat akan mengalami kelumpuhan.

“Saat ini,  masyarakat Lombok benar-benar membutuhkan uluran bantuan dan juga dukungan berupa do’a dan dana, selain itu masyarakat korban bencana juga butuh logistik untuk keberlangsungan hidup di pengungsian untuk sementara, karena dapat dipastikan perekonomian masyarakat akan mengalami kelumpuhan”, Kata Made Joniarta, ditemui dilokasi aksi, Minggu, 05 Agustus 2018 Ia menambahkan, gerakan ini tidak hanya sampai disini, bahwa kemudian dari dana yang terkumpul akan langsung diserahkan kepada masyarakat yang membutuhkan dan tidak melalui transfer, dikarenakan dari beberapa organisasi yang terlibat bersepakat untuk langsung terjun ke lokasi bencana agar dapat benar-benar mengetahui penderitaan korban dan dapat menyentuhnya secara langsung.

Dari penggalangan dana yang berlangsung dua hari ini sejak tanggal 04 – 05 Agustus 2018 terkumpul uang sejumlah Rp 38.600.300,- tambah Joni. (r/bpn)