BALIPORTALNEWS.COM – Istilah big data marak diperbincangkan masyarakat dunia dalam beberapa tahun terakhir. Big data merupakan teknologi yang memberikan pengetahuan dan biasanya digunakan untuk membantu dalam pengambilan keputusan.

“Big data memberikan pengetahuan sebagai dasar untuk membuat keputusan dan aksi selanjutnya,” kata UNESCO Chair of Analytics and Data Science, Prof.Maria Fasli, Ph.D.,NTF,FHEA., Selasa (7/8/2018) di UGM.

Hadir dalam Sharing Session Acquiring Insight from Big Data yang berlangsung di ruang SEVI Direktorat Sistem dan Sumber Daya Informasi (DSSDI) UGM, Maria mengatakan perkembangan teknologi informasi mengalami perkembangan yang begitu pesat, termasuk teknologi big data.

Penggunaan mobile phone dan internet menjadikan pertukaran informasi terjadi dengan cepat dan mudah. Bahkan tanpa disadari individu-individu saat ini dengan bebas memberikan data personalnya pada pihak ketiga melalui media sosial seperti facebook, twitter dan lainnya.

“Data-data dalam jumlah besar, bervariasi, memiliki kecepatan pertumbuhan tinggi, dan ketidak jelasan data ini merupakan karakteristik big data,” jelas Director, Intitute for Analytics and Data Science, University of Essex ini.

Maria menuturkan big data menjadi elemen penting di era saat ini. Melalui big data dapat melihat pola perilaku masyarakat. Karenanya dari teknologi big data ini banyak dijadikan sebagai dasar acuan bagi institusi ataupun perusahaan dalam merumuskan strategi serta keputusan yang memengaruhi banyak orang.

Sementara Guntur Dharma Putra, S.T., M.Sc., dosen Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Fakultas Teknik UGM dalam kesempatan itu menyampaikan tentang pemanfaatan big data untuk melakukan analisis pola perilaku masyarakat lewat media sosial dan online pada masyarakat Indonesia. Salah satunya melalui aplikasi Semantic (Social and Online Media Analytics) yang dikembangkan PT. Global Data Inspirasi yang merupakan anak perusahaan Gamatechno UGM. (ika/humas-ugm/bpn)