BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – SMP PGRI 2 Denpasar menjadi duta Kecamatan Denpasar Timur pada lomba Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP) tingkat Kota Denpasar. SMP PGRI 2 Denpasar dinilai Tim PKTP Kota Denpasar, Selasa (31/7/2018).

Tim PKTP Kota Denpasar dipimpin langsung Ketua Tim sekaligus Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Denpasar, IA Selly Dharmawijaya Mantra bersama Kadis Kesehatan, dr. Luh Putu Sri Armini, M.Kes. Kedatangan tim disambut yel-yel dari siswa-siswi SMP PGRI 2 Denpasar serta pengalungan bunga kepada Ketua Tim oleh Kepala SMP PGRI 2 Denpasar, Dr. I Gede Wenten Aryasuda, M.Pd., bersama Camat Denpasar Timur, Dewa Made Puspawan; Ketua Provinsi YPLP PGRI Bali, Dr. Made Suada, MM.; Ketua Kota YPLP PGRI Denpasar, Drs. Nengah Madiadnyana, MM., dan Ketua PGRI Kota Denpasar, Drs. Nyoman Winata, M.Hum.

Kasek Aryasuda menegaskan, SMP PGRI 2 Denpasar tampil total dalam penilaian PKTP ini. Saat itu, Selly Mantra bersama tim juga diajak melihat aktivitas siswa dalam mengolah aneka hidangan dan obat herbal dari buah lokal yang bisa dipakai mencegah berbagai jenis kanker, di antaranya, loloh kunyit putih, puding daun kelor, bolo kentang, rujak mengkudu, nasi sela dan lain. Semuanya untuk mencegah kanker prostat, kanker payudara. Juga melihat aktivitas siswa jurnalistik membuat mading dan poster tentang kanker.

Aryasuda mengungkapkan, pihak sekolah berkomitmen melakukan upaya pencegahan kanker. Siswa selain memberi informasi kanker kepada teman sebaya di sekolah, juga menjadi panutan di rumah dan masyarakat. Pihak sekolah juga bekerjasama dengan Pecalang Desa Sumerta untuk menjaga lingkungan sekolah. Juga bekerjasama dengan Puskesmas dalam rangka pemeriksaan dan pencegahan kanker serviks.

Keunggulan lain sekolah ini, selain memiliki tanaman obat dengan 80 jenis tanaman pencegah kanker, juga memiliki kantin sekolah yang diawasi secara ketat dengan menjual makanan sehat dan ramah lingkungan. Utamanya bebas dari 5 P yakni pengeyal, pengawet, penyedap, pemanis dan pewarna, serta bebas asap rokok. Dan, yang paling utama adalah menjaga lingkungan sekolah tetap sehat dan bersih dengan pemilihan sampah.

Sementara Selly Mantra yang sudah tiga kali ke SMP PGRI 2 Denpasar, mengatakan, sangat bangga atas semangat para guru, pegawai dan siswa SMP PGRI 2 Denpasar, sehingga penilaian ini dapat berjalan dengan baik. Jika pun nanti SMP PGRI 2 Denpasar mewakili Denpasar dalam penilaian PKTP tingkat provinsi 2019, adalah sekolah paling siap.

Istri Walikota Rai Mantra ini menegaskan, dalam pencegahan kanker diperlukan keterpaduan siswa, lingkungan, guru dan orangtua dengan melakkan pola hidup sehat, khususnya gaya hidup. Ia menegaskan, kanker adalah penyakit tidak menular. Sekolah sebagai tempat berkumpulnya anak-anak dan remaja harus dilindungi, dijamin kesehatannya dan diberi informasi serta pengetahuan tentang kanker. (tis/bpn)