Ringankan Beban Masyarakat, Bupati Giri Prasta Serahkan Dana Upakara

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Pada rahina tilem kasa, Kamis (12/7/2018) kemarin, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi anggota DPRD Badung I Nyoman Satria menghadiri Karya Tawur Balik Sumpah di Pura Dalem, Br. Cengkok, Desa Adat Cengkok, Desa Baha, Kec. Mengwi. Karya ini merupakan rangkaian dari Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan, Padudusan Agung Menawa Ratna medasar Tawur Balik Sumpah Uttama di Pura Dalem, Desa Adat Cengkok yang puncaknya dilaksanakan pada 18 Juli mendatang. Guna mendukung karya tersebut, pada kesempatan itu Bupati menyerahkan bantuan dana upakara secara simbolis sebesar Rp. 1,2 Miliar.

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyampaikan terima kasih atas terlaksananya karya agung di Pura Dalem Desa Adat Cengkok. Hal ini sangat sejalan dengan prioritas pembangunan di Badung dalam upaya melestarikan seni, adat, agama, tradisi dan budaya yang berlandaskan Tri Hita Karana.

Dijelaskan bahwa hadirnya pemerintah ditengah-tengah masyarakat, sebagai bukti bahwa pemerintah membantu meringankan beban masyarakat seperti pembangunan pura maupun bantuan dana upakara, sehingga masyarakat tidak lagi mengeluarkan urunan maupun peson-peson dana.

“Kami ingin meringankan beban pribadi dan beban komunal masyarakat. Beban pribadi seperti kesehatan, pendidikan dan pajak PBB gratis. Beban komunal itu yang disebut peson-peaon, untuk pembangunan pura, odalan, beli gong, pembangunan wantilan maupun balai banjar. Kami yakin dengan beban yang kami sudah bantu sehingga, uang masyarakat dapat dikelola sendiri, dan sudah tentu ekonomi keluarga akan naik,” jelas Giri Prasta.

Selain itu pemkab badung akan mengback-up rencana pembangunan Pura Desa dan Puseh Desa Adat Cengkok hingga tuntas. Untuk itu Bupati mengajak krama Cengkok tetap bersatu dan meningkatkan rasa segilik, seguluk, seluwung-luwung sebayantaka.

Panitia Karya, I Nyoman Rana melaporkan karya agung ini dilaksanakan serangkaian telah selesainya pembangunan pura dalam yang telah rampung 5 tahun lalu.

“Untuk karya ini, kami telah mulai merencanakan tiga tahun lalu. Terlaksananya karya inu juga tidak terlepas dari bantuan pemkab badung khususnya bapak bupati badung. Kami matur suksma kepada Bapak Bupati Badung yang telah membantu karya ini sebesar 1,2 M,” ujar Nyoman Rana.

Selain pembangunan pura, krama Cengkok juga nangiang tapakan barong ket yang sempat hilang 15 tahun lalu. Nangiang tapakan ida bhatara, merupakan bantuan Penglingsir Puri Ubud. Ditambahkan, krama desa adat Cengkok berjumlah 15 sepaon, 44 KK dengan jumlah penduduk sebanyak 225 jiwa. Rencana kedepan, krama akan melanjutkan pembangunan di Pura Desa lan Puseh. Untuk itu pihaknya akan kembali memohon bantuan kepada Pemkab Badung, semoga pembangunan Pura Desa lan Puseh dapat terlaksana dengan tuntas. (humas-badung/bpn)