BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Meski perhelatan pemilihan Presiden masih akan digelar 19 April 2019 mendatang, namun sejumlah relawan sudah mulai bermunculan. Salah satunya dari sang petahana Joko Widodo. Yang dimotori para Jokowi Lovers, Pengacara, Dokter, Mahasiswa, Tokoh Masyarakat, Seniman, Ibu Rumah Tangga dan para mantan birokrat telah sepakat untuk membentuk Relawan Jokowi Centre disejumlah daerah, diantaranya di Provinsi Bali.

Relawan Jokowi Centre adalah organisasi yang berorientasi kerja, terstruktur dan terkelelola melalui jaringan kepengurusan dari Pusat sampai ke Daerah dan Perwakilan Luar Negeri.

Sekretaris RJC Provinsi Bali Pontas H. Simamora, S.E. Ak., MM.,CPS menyampaikan bahwa Relawan Jokowi Centre adalah organisasi yang berbadan Hukum terdaftar di Kemenkumham dengan nama Jokowi Centre disingkat Jokowi Centre dan dideklarasikan pada tanggal 20 Oktober 2017 di Jakarta, sedangkan di Bali telah terbentuk pada November 2017 yang diketuai oleh seorang advokat ;  I Made Ardana, SH.,CIL.,CPL dengan Wakil Ketua Vidi S.M. Simanjuntak, S.E.

Sementara Dewan Penasehat diketuai oleh IGAN Rai Surya Wijaya, SE.,MBA dan Ketua Dewan Pembina I Made Ramia Adnyana, SE., MM.,CHA.

Jokowi Centre merupakan simpul Relawan pendukung Pemerintahan Presiden Jokowi dan Relawan Pemenangan Jokowi dalam Pemilu 2019 untuk Periode Kedua.

“RJC memberikan dukungan politik kepada Jokowi untuk pemenangan dalam Pilpres April 2019 nanti. Di Bali sendiri telah terbentuk Relawan Jokowi Centre di tingkat Provinsi, Kabupaten, Kota dan sekarang ini dalam proses pembentukan di tingkat Kecamatan, hingga pada akhirnya terbentuk di tingkat Desa serta komunitas atau Cluster. RJC akan bekerja untuk mengajak sebanyak-banyaknya pemilih untuk memenangkan Jokowi,” kata Made Ardana di Denpasar, Bali, Jumat (20/7/2018).

Ardana menambahkan, alasan utama relawan ini memilih Jokowi karena telah terbukti dalam masa 3-4 tahun kepemimpinannya telah banyak hasil pembangunan dan kemajuan yang signifikan, baik di Barat dan juga di Timur Indonesia, seperti misalnya infra struktur jalan, tol laut, kehidupan demokrasi dan bidang-bidang lainnya.

Sasaran utama adalah para pemilih pemula serta anak-anak muda generasi mileneal dan juga yang masih ragu-ragu yang selama ini belum mendapatkan informasi dengan baik akan pencapaian serta prestasi dalam masa kepemimipinan Jokowi.

“RJC juga akan memfungsikan anggotanya sebagai mata dan telinga di akar rumput berkaitan dengan segala permasalahan, kekurangan-kekurangan maupun harapan-harapan yang belum terwujud yang akan disampaikan langsung kepada bapak Jokowi melalui Kordinator Nasional Jokowi Centre di Jakarta, sekaligus juga bertugas untuk mengcounter stigmatisasi yang dialamatkan kepada Jokowi selama ini seperti Jokowi anti Islam, Jokowi leluhurnya PKI, dan lain-lain,” pungkasnya mengakhiri.(r/bpn)