BALIPORTALNEWS.COM – Gubernur Bali Made Mangku Pastika menjamu makan malam peserta International Seminar Of Contemporary Research On Business and Management (ISCRBM) yang diselenggarakan oleh Universitas Warmadewa, di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Senin (30/7/2018) malam.

Dalam sambutan selamat datangnya, Gubernur Pastika yang didampingi sejumlah Kepala OPD di Lingkungan Pemprov Bali menyampaikan dukungannya atas penyelenggaraan ISCRBM yang digelar untuk kedua kalinya. Menurut Pastika, diangkatnya tema Challenges of Digital Distance Learning in Business Education dalam penyelenggaraan seminar ISCRBM  ini sangatlah tepat dengan situasi dan kondisi dewasa ini yang memasuki era digital. Sebagai lembaga pendidikan sudah seharusnya bisa mengkuti trend perkembangan yang ada, mengingat digitalisasi sudah merambah ke hampir semua lini kehidupan, termasuk   dunia pendidikan dan bisnis. “Perubahan dewasa ini bergerak mengikuti 3 S yaitu Speed, Surprise dan Sudden Shift, perubahan yang terjadi saat ini sangat luar biasa. Ini akan menjadi tantangan bagi kita semua untuk bersiap diri menghadapinya, “ imbuhnya.

Terkait pelaksanaan ISCRBM, Pastika berharap dengan vibrasi dari alam Bali diharapkan pelaksanaan seminar akan berjalan lancar dan akan menghasilkan keputusan-keputusan maupun solusi yang tepat dalam menghadapi berbagai perubahan yang terjadi dewasa ini khususnya yang terkait dengan bisnis dan perdagangan dan manajemen.

Sementara itu, Rektor Universitas Warmadewa Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E, Sp.ParK dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya atas dukungan penuh dari Pemprov Bali dalam penyelenggaraan seminar ini. Seminar yang akan dibuka pada tanggal 31 Juli 2018 ini diikuti sekitar 250 peserta yang tergabung dalam Ikatan Profesi Magister Manajemen dari 67 Perguruan tinggi negeri dan swasta se Indonesia, serta perguruan tinggi di kawasan Asia seperti Thailand, Taiwan dan Timor Leste. Dalam seminar ini akan dibahas  berbagai tantangan yang akan dihadapi akademisi kedepannya, disamping itu seminar ini juga menjadi ajang bagi para akademisi untuk  memberi masukan, mempresentasikan temuan dari research yang nantinya akan membawa implikasi bagi bidang manajemen. (humas-bali/bpn)