BALIPORTALNEWS.COM – Dua pembalap binaan Astra Honda Racing Team (AHRT), Tommy Salim, dan Muhammad Febriansyah, berhasil finish di posisi keempat ajang balap ketahanan dunia Suzuka World Endurance 4 Hours di Sirkuit Suzuka, Jepang, (28/7/2018). Pencapaian ini merupakan hasil positif yang membanggakan, mengingat keduanya baru pertama kali turun di ajang ini.

Suzuka World Endurance 4 Hours 2018, diikuti 64 tim dengan 2 pembalap setiap timnya. Tim AHRT yang menurunkan Tommy Salim, dan Muhammad Febriansyah, mampu menyelesaikan balapan 93 lap dengan total waktu 4 jam 5 menit 3 detik.

Sesuai tradisi balapan Suzuka World Endurance 4Hours, setelah lampu start menyala para pembalap harus berlari ke motornya untuk memulai balapan. Kondisi cuaca yang hujan menguji strategi terbaik yang telah direncanakan tim dan pembalap.

Tommy Salim yang turun sebagai pembalap pertama AHRT di ajang ini, mengawali balapan dari posisi ketujuh, hasil dari sesi kualifikasi di hari sebelumnya. Sesaat setelah lampu start menyala, Tommy langsung berlari menuju Honda CBR600RR tunggangannya. Namun sayang, start yang dia lakukan kurang mulus sehingga ia harus berada di posisi ke -11 di awal balapan.

Seiring jalannya balapan, Tommy pun berhasil memperbaiki catatan waktu dan dapat mengisi posisi lima besar. “Saya mendapatkan banyak pelajaran berharga di ajang balap ini, mengingat pesaing-pesaing kami telah memiliki pengalaman. Kondisi cuaca yang hujan saat memulai balapan menjadi tantangan bagi saya, karena baru pertama kali saya menggunakan Honda CBR600RR dalam kondisi hujan. Namun, saya terus berusaha melakukan perbaikan waktu dan dapat berada di posisi lima besar,” ujar Tommy.

Fokus pembalap diuji dalam menaklukkan Sirkuit Suzuka selama 4 jam. Insiden pun kerap terjadi hingga keluarnya safety car sebanyak tiga kali dalam rentang satu jam jelang akhirnya balapan. Setiap tim berusaha menyesuaikan strateginya, termasuk tim AHRT yang berjuang meningkatkan posisi hingga akhir balapan.

Muhammad Febriansyah yang turun sebagai pembalap kedua, berusaha untuk tetap fokus. Meneruskan perjuangan Tommy, Feri menjaga dirinya untuk dapat konsisten mengikis waktu dengan pembalap terdepannya. Persaingan dengan pembalap Thailand dan tuan rumah dalam posisi lima besar membuat Feri memberikan kemampuan maksimalnya, namun harus puas untuk finish di posisi empat. “Perubahan cuaca saat berjalannya balapan, proses penggantian ban tentu menjadi tantangan tersendiri bagi saya maupun tim. Saya berusaha untuk mendekati posisi tiga besar, namun kondisi balapan membuat hadirnya safety car hingga tiga kali yang membuat saya harus terus sigap menyesuaikan keadaan hingga akhir balapan,” ujar Feri.

Selain Tommy Salim dan Muhammad Febriansyah, yang diturunkan dalam Suzuka World Endurance 4Hours, AHRT juga menurunkan pembalap binaan AHM lainnya, Andi Gilang Farid Izdihar pada kelas Suzuka World Endurance 8Hours. (ngr/bpn)