BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Hari Puputan Badung yang diperingati setiap 20 September menjadi sebuah momentum perjuangan masyarakat Denpasar.  Dikemas dalam balutan seni dan budaya Bali, Banjar Tainsiat yang berkolaborasi dengan Pemkot Denpasar kembali menggelar peringatan Puputan Badung Ke-112 Tahun 2018  yang akan dilaksanakan 20-21 September mendatang.

Hal ini terungkap saat Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara bertatap muka dengan Panitia Festival Puputan Badung Tainsiat ke-5 tahun 2018,  Senin (23/7/2018) malam di Denpasar. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kadis Kebudayaan Kota Denpasar, IGN Bagus Mataram.

Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara Kadis Kebudayaan Kota Denpasar, IGN Bagus Mataram mengatakan peringatan Puputan Badung yang dikemas apik dalam Festival Puputan Badung sangat ideal mengambil tempat di Catus Pata Banjar Tainsiat. Hal ini lantaran kawasan tersebut pernah terjadi peristiwa heroik Puputan Badung dengan tokoh sentral I Gusti Ngurah Made Agung yang kini sebagai Pahlawan Nasional.

“Bukti sejarah, dan semangat perjuangan tentu harus kita maknai sebagai momentum untuk membangun semangat dalam membangun Kota Denpasar secara berkesinambungan dengan melibatkan sektor terbawah seperti halnya krama banjar,” ujar Rai Iswara.

Pihaknya menambahkan, kegiatan kreatif yang digagas oleh Banjar Tainsiat bersama ST. Yowana Saka Bhuwana ini sejalan dengan visi misi Walikota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Walikota I GN Jaya Negara memberikan pemaknaan semangat heroik Puputan Badung dengan gelaran kegiatan budaya. “Dari semangat Puputan Badung ini dapat menjadi ajang pelestarian seni dan budaya Bali di Kota Denpasar,” paparnya.

Sementara Ketua Panitia I Putu Suyatna mengatakan pelaksanaan Peringatan Puputan Badung kembali digelar Banjar Tasinsiat yang tahun ini memasuki tahun ke-5. Sinergitas di berbagai lini, mulai dari Pemkot Denpasar, Desa Dangin Puri Kaja dapat menjadi momentum bagi seluruh masyarakat Kota Denpasar untuk memaknai semangat heroik Perang Puputan Badung. Sajian kegiatan budaya Peringatan Puputan Badung tahun ini dilaksankan  selama dua hari dari tanggal 20-21 September mendatang. Kegiatan meliputi gelaran stand produk UMKM lokal, beragam lomba seni, budaya dan kearifan lokal yang juga dimeriahkan penampilan Wayang Cengblonk.

“Kami mengucapkan terimaksih kepada Pemkot Denpasar yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan ini serta menjadikan Peringatan Puputan Badung di Banjar Tainsiat kalender event Denpasar, ujarnya. (ags/humas-dps/bpn)