BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Dalam suasana yang khidmat di bawah bimbingan rohaniawan, sebanyak 108 orang siswa siswi SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar yang telah menyelesaikan pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan Program kefarmasian melalui Ujian Kompetensi Keahlian (UKK),  diambil sumpah menjadi Asisten Tenaga Kefarmasian Lulusan Ke-47, menurut agamanya masing-masing, bertempat di Ballroom salah satu hotel dikawasan Gatot Subroto, Rabu (6/6/2018).

Ir Bagus Ketut Lodji, MS  Ketua Yayasan Pr. Saraswati. dalam sambutannya menyampaikan mengucapkan selamat kepada para siswa siswi yang telah menyelesaikan pendidikan di SMK Farmasi Sarsawti 3 Denpasar dan baru bersumpah menjadi Asisten Tenaga Kefarmasian. Ia berpesan bahwa acara pengambilan sumpah ini bukanlah seremoni belaka melainkan harus benar-benar dihayati karena berkaitan dengan jiwa manusia.

Asisten Tenaga Kefarmasian yang profesi asisten apoteker selain menuntut keterampilan dan kehati-hatian dalam menjalankannya juga mampu berperan aktif dalam memberikan informasi yang benar kepada masyarakat tentang obat dan bagaimana cara penggunannya yang benar. Bagus Ketut Lodji berpesan agar para alumni selalu menjaga nama baik dan membangun komunikasi dengan almamaternya setelah berkarir di manapun berada.

Kepala sekolah SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar, I Gede Suradnyana, S.Si., M.Farm, Apt menyampaikan,  lulusan Program Farmasi 2017/2018 ini 108 siswa telah dinyatakan lulus 100 % bahkan kami meraih Nilai Rata-rata UN Tertinggi se-Bali, siswa peraih nilai rata-rata teringgi di sekolah ini, posisi pertama diraih Ni Kadek Devi Pradnya Andini dengan nilai 358,0, disusul I Putu Maheswara Dharmasanjaya 357,0, dan posisi tiga diraih Putu Sukma Purnama Sari dengan nilai 352,0.

I Gede Suradnyana, S.Si., M.Farm, Apt menyampaikan, raihan prestasi ini tidak terlepas dari kerjasama semua pihak, baik antara peserta didik dengan guru-guru, staf sekolah, serta orang tua siswa. “Empat siswa kami juga berhasil meraih nilai sempurna 100 dari mata pelajaran Paket Keahlian Farmasi.

Sementara itu, Pengurus Persatuan Ahli Farmasi Indonesia Daerah Bali, yang diwakili oleh Wayan Muda, peluang karir sangat terbuka bagi tenaga farmasi yang masih sangat kurang jumlahnya, terutama profesi apoteker. Sumpah untuk melakukan pengabdian yang tulus dan ikhlas kepada Tuhan serta nilai kemanusiaan ini mengawali perjalanan baru kehidupan para Asisten Tenaga Kefarmasian tamatan SMK Farmasi Sarsawti 3 Denpasar ini.(r/bpn)