BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Tim Pusat Penyelamat Satwa Bali bersama TNI jajaran Koramil 1619-08/Penebel melepasliarkan seekor musang, Sabtu (5/5/2018). Pelepasliara satwa tersebut berlangsung di hutan area Pura Luhur Besikalung, Desa Babahan, Kecamatan Penebel, Tabanan.

Selain dari Tim Pusat Penyelamat Satwa Bali yang dipimpin drh. Noviarini, kegiatan tersebut juga melibatkan Danramil 1619/Penebel Kapten Inf. Yudha T. Wicaksono, Babinsa Desa Babahan Serka I Made Arka, dan masyrakat setempat.

Rombongan tim tiba di area Pura Luhur Besikalung sekitar pukul 10.15. Sebelum pelepasliaran seekor musang, lebih dulu mereka melaksanakan persembahyangan mapekeling di palinggih Ageng Pura Luhur Besikalung.

Area Pura Luhur Besikalung merupakan salah satu tempat untuk konservasi dan pelestarian cagar budaya dan satwa. Lokasi tersebut merupakan kawasan dari salah satu catur angga Batukaru yang ada di Kecamatan Penebel, bekerja sama dengan KPPS (Kantor Pusat Penyelamat Satwa) Bali.

“Pelestarian satwa terjaga dan terlindungi dengan adanya larangan untuk berburu satwa di wilayah Desa Babahan, khususnya di area Pura Luhur Besikalung,” ujar Yudha.

Disebutkan pula bahwa beberapa jenis satwa telah dilepasliarkan di sekitar hutan lindung tersebut, dan sampai saat ini sudah mengalami perkembangan. Antara lain burung elang (haliastur indus) atau elang bondol, ular sanca, burung jalak kebo (saturnus Sp), landak, dan yang terakhir dalam kegiatan kemarin dengan melepasliarkan seekor musang.(paradoxsurus hermaphrodius).

“Minggu depan akan dilepasliarkan juga ular jenis pyton,” pungkas Yudha. (ita/bpn)