SMPK 1 Harapan Giatkan PIK-R

30

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar terus berupaya mempersiapkan generasi berencana (Genre) melalui kegiatan Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R). Seperti salah satunya yang telah dilaksanakan di SMPK 1 Harapan Denpasar yang terus melaksanakan berbagai kegiatan inovasi untuk mencegah kenakalan remaja.

Demikian disampaikan Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara yang didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Denpasar I Gusti Agung Laksmi Dharmayanti saat penilaian PIK-R SMPK 1 Harapan sebagai duta Kota Denpasar, Jumat (4/5/2018). Hadir juga dalam penilaian tersebut Plt. Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Antari Jaya Negara

“Masa remaja sekarang merupakan usia yang sangat tepat untuk mempersiapkan masa depan. Untuk itu Saya harapkan anak-anak agar pintar-pintar memilah informasi yang ada,” ujar Rai Iswara.

Terlebih lagi di era teknologi sekarang ini para anak-anak remaja sangat mudah mengakses informasi. Untuk itu harus pintar memilah mana informasi yang berdampak positif dan berdampak negatif. Terlebih lagi PIK-R SMPK 1 Harapan telah melakukan berbagai inovasi yang kreatif untuk mengisi kegiatan di sekolah sehingga anak-anak tidak terpengaruh hal-hal negative.

Sementara Plt. Walikota Denpasar IGN Jaya Negara dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mengatakan melalui PIK-R dapat dijadikan wadah untuk mempersiapkan generasi berencana. Melalui PIK-R dapat memberikan informasikan 8 fungsi keluarga, pendewasaan usia perkawinan, life skil dan gender.

Mengingat anak remaja merupakan aset pembangunan masa depan untuk itu perlu dijaga dan dilindungi sehingga tidak terpengaruh hal negative. Salah satunya dengan membentuk wadah PIK-R.

Ketua Tim Penilai Debi Martalegi mengatakan perkembangan teknologi sekarang ini sangat sangat mempengaruhi perkembangan remaja. Terlebih lagi sekarang ini jumlah remaja 66 juta jiwa lebih dari 261 ju jiwa jumlah penduduk. Tentunya ini menjadi aset yang luar biasa yang harus dilindungi.

Menurutnya BKKBN melakukan berbagai langkah untuk melindungi para remaja dari hal-hal negative salah satunya dengan membentuk PIK-R. Di Bali sendiri jumlah PIK-R yang telah terbentuk sebanyak 256 kelompok. Melalui PIK-R ini diharapkan para remaja dapat mempersiapakan masa depan yang lebih cemerlang. “Kami harapkan dengan membentuk PIK-R dapat mempersiapkan masa depan generasi muda yang berencana,” ujarnya.

Kepala Sekolah SMPK 1 Harapan Yuli Arthini mengatakan PIK-R di sekolah SMPK1 Harapan telah melakukan berbagai kegiatan kreatif dan inovatif. Untuk itu semua siswa harus aktif untuk melakukan berbagai kegiatan melalui kegiatan ekstrakurikuler sekolah.

Menurutnya di sekolahnya saat ini menyiapkan 32 kegiatan ekstrakurikuler. Dan dua kegiatan wajib harus diikuti semua siswa yaitu pramuka dan komputer. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat menghindarkan anak-anak sekolah dari pengaruh hal-hal negative. (gst/humas-dps/bpn)