BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tabanan, baru-baru ini melakukan deklarasi bersama, dalam rangka menjaga situasi kamtibmas di Tabanan. Deklarasi tersebut dipimpin Ketua Persatuan Hindu Bali Indonesia (PHBI) Kabupaten Tabanan, I Wayan Tontra.

Acara yang penuh keakraban antarumat tersebut difasilitasi Polres Tabanan, dan didukung Kodim 1619/Tabanan, Deklarsi tersebut dihadiri perwakilan pimpinan masing-masing agama di Kabupaten Tabanan, yang berisi enam poin pernyataan sikap.

Enam poin dalam deklarasi itu, antara lain FKUB Kabupaten Tabanan menolak paham radikalisme dan terorisme. Mendukung langkah Polri dan Pemerintah Republik Indonesia dalam menanggulangi terorisme, mempercayakan sepenuhnya kepada Polri dalam penanganan terorisme.

Begitu juga soal kejadian serangan terorisme tidak ada kaitan dengan agama mana pun, karena ini adalah oknum yang membajak agama demi kepentingan sendiri. Menyerukan kepada umat beragama, khususnya di Kabupaten Tabanan, agar tetap mengokohkan kehidupan bertoleransi antarumat beragama, dan tidak mudah terprovokasi siapapun dan dalam bentuk apapun.

FKUB Tabanan juga mengecam keras segala bentuk aksi terorisme yang terjadi dan menimbulkan rasa mencekam, serta menimbulkan korban jiwa dan material. Juga mendukung Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Pernyataan deklarasi tersebut kemudian ditandatangani pimpinan perwakilan masing-masing agama, diketahui oleh Kapolres Tabanan dan Dandim 1619/Tabanan.

Sementara Kapolres Tabanan AKBP I Made Sinar Subawa mengungkapkan, Deklarasi Bersama FKUB Kabupaten Tabanan itu merupakan tindak lanjut dari perintah Kapolri kepada kapolda dan kapolres di seluruh Indonesia, terkait peristiwa teror bom di Surabaya. “Acara deklarasi ini diharapkan bisa membuat warga masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi, sehingga kamtibmas di Kabupaten Tabanan tetap terjaga dan kondusif,” ujarnya.

Dandim 1619/Tabanan Letkol Hasan Abdullah mengkapkan hal senada. Dia mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya soal keamanan wilayah kepada pemerintah, dalam hal ini Polri dan TNI. (ita/bpn)