BALIPORTALNEWS.COM – Sejak dinyatakan dalam status siaga 1, penjagaan di pintu masuk Asrama Polisi (Aspol) Kreneng di Jalan Kamboja, Denpasar Timur tidak seperti biasanya. Personel Direktorat Sabhara Polda Bali bersenjata laras panjang serta mengenakan rompi anti peluru dan helm baja memeriksa setiap kendaraan serta menggeledah orang-orang yang masuk.

Aparat kepolisian yang melakukan penjagaan tetap simpatik namun tetap waspada. Sebelum masuk asrama, pengendara motor disuruh membuka jaket dan tas. Setelah dipastikan aman, petugas baru mendekat dan melakukan penggeledahan.

Untuk memeriksa bagian bawah mobil, polisi menggunakan alat inspection miror (kaca cembung). Bahkan polisi juga sudah memasang ranjau paku (road blocker) untuk menghentikan laju kendaraan apabila ada orang yang nekat menerobos.

Salah satu anggota jaga, Bripda I Gede Indra Mahayasa saat ditemui mengatakan, pemeriksaan diberlakukan untuk semua orang yang masuk ke asrama. Selain menggeledah badan, polisi juga akan mengecek barang bawaan, tas, bagasi mobil dan jok motor.

“Jika sudah aman, kita akan minta identitasnya dan menanyakan tujuan serta keperluannya. Kita bertugas selama 24 jam dan melakukan pemeriksaan sesuai SOP yang telah ditentukan,” ujarnya, Selasa (15/5/2018).

Melihat peristiwa yang sudah terjadi, apakah saat tugas ada rasa takut? Bintara Polri lulusan tahun 2016 ini dengan polos menjawab bahwa rasa takut itu tetap ada. Tetapi dari ketakutan itu, ia bersama temannya mengaku lebih waspada, siap siaga dan tidak lengah saat bertugas.

“Ini adalah resiko tugas yang harus dihadapi. Sebagai Bhayangkara, kami tidak takut melawan teroris,” tegasnya dengan semangat berapi-api.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Hengky Widjaja, S.I.K., M.Si. menyampaikan, seluruh pintu masuk menuju Mapolda Bali dan Gedung Direktorat Lalu Lintas dijaga ketat aparat kepolisian, termasuk pintu masuk Aspol Kreneng. Meskipun demikian pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan lancar seperti biasa.

“Ini sesuai dengan perintah Bapak Kapolda, dimana seluruh personel harus meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan serta penjagaan Mako mulai dari tingkat Pospol, Polsek, Polres hingga Polda,” kata Kombes Pol. Hengky Widjaja, S.I.K., M.Si. (bina/polda-bali/bpn)