BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Dalam upaya menjaga stabilitas harga menjelang hari besar keagamaan seperti Galungan dan Kuningan, Pemkot Denpasar melalui Disperindag kota Denpasar rutin menggelar pemantauan harga pasar di seluruh pasar di Kota Denpasar. Namun, menjelang Hari Suci Galungan dan Kuningan kali ini harga kebutuhan pokok di beberapa pasar yakni Pasar Pula Kerti, Kreneng, Badung dan Pasar Agung terpantau stabil. Hal ini diketahui saat Disperindag Kota Denpasar melaksanakan pemantauan rutin harga pasar setiap Senin dan Kamis di seluruh pasar tradisonal di Kota Denpasar.

Kabid Metrologi dan Tertib Niaga DisperindagKota Denpasar, JarotAgung Iswayudi saat dihubungi Jumat (25/5/2018) mengatakan, harga kebutuhan pokok hari raya tahun ini bisa stabil lantaran Pemerintah Kota Denpasar telah melakukan berbagai upaya seperti menggelar Pasar Murah di setiap kecamatan se Kota Denpasar.

Selain Disperindag menurut Jarot, Pasar Murah juga dilaksanakan beberapa Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Kota Denpasar guna mambantu masyarajat Kota Denpasar terkait kemudahan dalam penyediaan bahan pokok.

‘’Dengan berbagai upaya itu kita bisa lihat harga bahan kebutuhan pokok masih stabil. Walaupun ada beberapa kenaikan harga masih termasuk wajar mengingat hari raya pedagang pasti ingin mencari keuntungan lebih dari biasanya,’’ ujarnya.

Dalam kesempatan ini pihaknya menerangkan hasil pemantauan yang dilakukan Disperindag bahan kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan hanya daging ayam broiler dari harga Rp36.500 menjadi Rp 37.000, bawah merah dari Rp 28.625 sekarang Rp 30.125, dan daging babi dari Rp 54.500  sekarang Rp 57.625. Kenaikan yang terjadi tidaklah terlalu tinggi dan masih berada pada batas wajar.

Meskipun demikian pihak akan terus melakukan pemantauan harga. Jika ada bahan kebutuhan pokok yang melambung tinggi pihaknya akan berkoordinasi dengan bulog dan instansi terkait untuk melaksanakan Operasi Pasar atau Pasar Murah. Dengan demikian maka harga kebutuhan bahan pokok bisa stabil. (ayu/humas-dps/bpn)