BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Inovasi dengan membentuk wira usaha muda yang telah dilakukan Pemerintah Kota Denpasar selama ini mendapat acungan jempol dari Deputi Bidang Pembiayaan, Kementerian Koperasi dan UKM RI, Yuana Sutyowati. Hal tersebut disapaikannya saat menerima Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara yang didampingi Kadis Koperasi Kota Denpasar I Made Erwin Suryadarma Sena dan Kabag Perekonomian Setda Kota Denpasar Made Saryawan Senin (14/5/2018) di Jakarta.

Inovasi yang telah dilakukan Pemkot Denpasar menurut Sutyowati sangat bagus. Terlebih lagi wira usaha muda yang baru dibentuk tersebut terus mendapatkan perhatian mulai dari awal usaha sampai mendapat pendidikan ke rumah perubahan Renald Kasali. Hal ini sangat sejalan dengan program dari Kementerian Koperasi dan UKM untuk meciptakan wira usaha pemula. Untuk tahun ini target wira usaha pemula yang akan dibentuk sebnayak 1831. Sedangkan yang sudah terealisasi sampai bulan Mei ini sebanyak 360. Para wira usaha pemula ini mendapatkan bantuan dari Kementerian Koperasi, baik berupa dana dan pendampingan. Terkait dengan wira usaha muda yang telah telah dibangun Pemerintah Kota Denpasar bagaikan gayung bersambut dengan program  Kementerian Koperasi dan UMKM.

Untuk itu Sutyowati menyarankan agar para wira usaha muda yang telah dibentuk Pemkot Denpasar agar mengajukan proposal untuk mendapatkan dana bantuan dari Kementerian Koperasi. Terlebih lagi wirausaha yang telah di bentuk Pemkot Denpasar telah mendapatkan sertifikat dari Rumah Perubahan Renald Kasali “Dengan adanya sertifikal yang dimiliki para wira usaha muda Kota Denpasar akan lebih memudahkan untuk mendapatkan bantuan,” ujarnya. Menurut salah satu persyaratan untuk mendapatkan bantuan wira usaha muda pernah mendapatkan pendidikan non formal tentang kewirausahaan dengan ditunjukkan bukti sertifikat. Jumlah bantuan yang akan diberikan sebesar Rp 10 juta sampai Rp 13 juta per wira usaha pemula.

Disamping itu Sutyowati juga mengharapkan koperasi yang ada di Kota Denpasar memanfaatkan adanya dana KUR (Kridit Usaha Rakyat). Melalui KUR koperasi dan UMKM yang ada dapat terbantu dari segi permodalam sehinga semakin berkembang. Tentunya koperasi yang mendapat bantuan harus merupakan koperasi yang sehat. Untuk itu Ia berharap Dinas Koperasi Kota Denpasar terus mendata kondisi koperasi yang ada di Kota Denpasar.

Sekda Kot Denpasar AAN Rai Iswara menyambut baik adanya perhatian terhadap wira usaha pemula oleh Kementerian Koperasi. Untuk itu Ia meminta Kabag Ekonomi Setda Kota Denpasar untuk segera menyampaikan informasi ini pada wira usaha muda Kota Denpasar. Disamping Rai Iswara berharap untuk membantu wira usaha muda untuk memperoleh bantuan dari Kementerian Koperasi. “Saya meminta pada Kabag Ekonomi untuk membantu wira usaha muda agar mendapat bantuan dari Kementerian Koperasi,” ujarnya.

Untuk dana KUR, Rai Iswara berharap Kemeterian Koperasi agar menginformasikan koperasi dan UMKM mana saja yang ada di Kota Denpasar yang telelah mendapat dana KUR tersebut. Hal ini agar tidak terjadi tumpang tindih dalam memberikan bantuan, sedangkan ada koperasi dan UMKM yang tidak mendapatkan bantuan sama sekali.  “Saya berharap data koperasi dan UMKM yang ada di Kota Denpasar yang telah mendapat bantuan agar disampaikan ke Dinas Koperasi Kota Denpasar,” ujarnya.(gst/humas-dps/bpn)