Pemkot Denpasar Rutin Gelar Safari Kesehatan Sasar Lingkungan Banjar

35

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Dalam rangka memberikan jaminan kesehatan masyarakat, Dinas Kesehatan Kota Denpasar bersinergi dengan The John Fawcett Foundation (JFF) serta berbagai elemen kesehatan di Kota Denpasar terus menggelar kegiatan Safari Kesehatan keliling.

Layanan Safari Kesehatan yang telah menjadi agenda rutin Pemkot Denpasar kembali menyasar lingkungan banjar di Kota Denpasar ini dilaksanakan di Banjar Tanjung Bungkak Klod, Desa Sumerta Klod, Denpasar Timur, Jumat (13/4/2018).

Hadir untuk meninjau dan menyempatkan diri untuk mengecek tensi, Plt Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara. Hadir dalam kesempatan tersebut Kadiskes Kota Denpasar, dr. Ni Luh Putu Sri Armini, Camat Denpasar Timur, Dewa Made Puspawan.

Kadiskes Kota Denpasar, dr. Ni Luh Putu Sri Armini saat mengatakan, Safari kesehatan kali ini bekerja sama dengan Puskesmas Desa Sumerta Klod sebagai pemberi pelayanan kesehatan, John Fawcett Foundation yang mengkhsusukan pemeriksaan kesehatan mata, klinik-klinik yang ada di wilayah Desa Sumerta Klod yang melayani pemeriksaan penyakit tidak menular seperti kolesterol, gula darah dan asam urat, dan Yayasan Peduli Kemanusiaan (YPK) Bali yang memberikan pelayanan psioterapi. Dalam safari kesehatan tersebut turut dilaksanakan pemeriksaan THT kepada masyarakat dan Posyandu pada balita.

“Pelayanan Safari Kesehatan sekarang ini terus meningkatkan pengobatan serta pengecekan kesehatan kepada masyarakat dengan memberikan pelayanan secara optimal dengan berbagai cara, dikarenakan pengobatan penyakit itu tidak semua harus diatasi dengan menggunakan obat, bsa juga dengan terapi, selain menjadi sarana bagi masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan, safari kesehatan juga menjadi wadah edukasi untuk menjaga pola hidup sehat bagi masyarakat,” jelasnya.

Semantara Perbekel Desa Sumerta Klod, IGK Anom Suardana mengatakan, kegiatan safari kesehatan di Desa Sumerta Klod kali ini dipusatkan di Banjar Tanjung Bungkak Klod. Menurutnya, safari kesehatan terpadu keliling ini sangat bagus, dikarenakan masyarakat bisa datang langsung ke banjar-banjar di wilayah desanya untuk memeriksakan kesehatan dengan sekali datang bisa melakukan pengecekan berbagai analisa kegiatan.

“Ini sangat bagus untuk memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat, khususnya lansia dan anak-anak, selain itu, edukasi yang diberikan tentu sangat bermanfaat dalam menjaga pola hidup sehat,” pungkasnya. (ags/humas-dps/bpn)