BALIPORTALNEWS.COM – Gubernur Bali, Made Mangku Pastika saat membuka Flobamora Cup VIII di Stadion I Gusti Ngurah Rai-Denpasar, Minggu (15/4/2018) kemarin, mengatakan kegiatan Flobamora Cup ini hendaknya sebagai sarana untuk menjalin persaudaraan diantara keluarga besar Flobamora Bali. Untuk itu ditekankan agar dalam bermain dilakukan dengan penuh sportifitas dan persaudaraan. “Bermainlah dengan sportif dan penuh rasa persaudaraan. Disini kita berjuang! Belajar dengan hebat, menunjukkan bahwa kita orang-orang hebat,” kata Pastika.

 Lebih lanjut Pastika mengajak seluruh keluarga besar yang tergabung dalam Flobamora untuk ikut menjaga ketenteraman Bali yang merupakan tempat bernaung, tempat bekerja, tempat menuntut ilmu. “Mari kita jaga Bali dan NTT dengan sebaik-baiknya. Saya sebenarnya juga warga NTT, saya adalah anak Raja Bui Lau di Belu Atambua,” ujar Pastika.

Dijelaskannya, pada tahun 1975 saat perjuangan integrasi Timor Timur ke dalam negara Indonesia, Made Mangku Pastika diangkat anak oleh Raja Bui Lau di Atambua, dengan diberikan Kakaluk (red: jimat) dan pedang pusaka. Sampai hari ini pemberian itu disimpan sebagai penghormatan atas penghargaan yang diberikan.

Pastika berpesan agar kita harus bekerja keras untuk sebuah kemajuan dan keberhasilan. “Tiada kemajuan dan kesuksesan tanpa pengorbanan, harus dengan kerja keras. Tunjukkan bahwa putra-putra NTT adalah putra terbaik Indonesia,” katanya.

Ketua Panitia Flobamora Cup VIII, Ardy Ganggas mengatakan kompetisi ini untuk menjaga persaudaraan, kecintaan dan kebanggaan terhadap sepak bola, yang mencerminkan olahraga tim yang solid. Flobamora Cup merupakan kegiatan untuk membangun tali silaturahmi antar keluarga besar anggota Flobamora Bali sekaligus memberikan ruang pesepakbola guna membangun kegiatan yang positif generasi muda Flobamora Bali. Flobamora Cup kali ini mengambil tema “Sinergitas untuk Solidaritas” dan sub tema “Dengan Flobamora Cup VIII-2018 Kita Memperkokoh Persatuan dalam Persaudaraan”.

Ketua Flobamora Bali, Yosep Yulius Diaz mengatakan sampai saat ini terdaftar sebagai anggota sebanyak 10.365 orang, terdiri dari 28 ikatan, keluarga besar, atau paguyuban dari masyarakat Nusa Tenggara Timur. Pembukaan dimeriahkan parade busana adat dari masing-masing daerah diikuti tim pesepak bola dan kemudian ditandai dengan tendangan bola pertama oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Turut hadir pada kesempatan itu Forkompimda Provinsi Bali, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali. (humas-bali/bpn)