Merah Putih Berkibar di ATC 2018 Seri Buriram

66

BALIPORTALNEWS.COM – Mario Suryo Aji, pebalap muda Astra Honda Racing Team (AHRT) berhasil menyabet podium kedua sekaligus mengibarkan kembali bendera Merah Putih pada gelaran balap pertama Asia Talent Cup 2018 putaran kedua, di Chang International Circui, Buriram, Thailand, Sabtu (24/3/2018). Prestasi membanggakan yang ditorehkan Mario ini hanya berselang satu Minggu dari prestasi serupa yang diraih pada putaran pertama ATC 2018 di Losail International Circuit, Qatar, 17 s.d.18 Maret lalu.

Pebalap-pebalap AHRT lainnya pun menunjukan performa apik. Afridza Syach Munandar, dan M. Adenanta Putra berhasil finish di posisi 8 besar, sementara itu Lucky Hendriansya harus puas dengan menyentuh garis finish di posisi 13. Namun, sayangnya Agung Fachrul tidak dapat melanjutkan balapan saat terjatuh di tikungan kelima ketika balapan memasuki lap ke 12. Jalannya balapan pertama di putaran kedua ATC 2018 ini cukup menantang.

Start pada posisi kedua, sepanjang jalannya balapan Mario terus bersaing sengit dengan pebalap asal Jepang untuk memperebutkan posisi pertama. Meski sempat memimpin di lap ke 10, Mario disalip pebalap lainnya saat balapan memasuki lap ke-13. Di lap terakhir, Mario pun terus berusaha memberikan perlawanan hingga akhir jalannya balapan, namun Mario harus puas finish di posisi kedua dengan catatan waktu tercepat 1’47.532. “Sayang sekali saya belum mampu mempersembahkan podium 1 untuk Indonesia. Sejak awal race saya berusaha untuk terus berada di grup depan dengan terus menempel Noguchi. Strategi tersebut berjalan cukup baik karena saya mampu untuk meninggalkan pembalap di posisi 3 hingga 10 detik. Menjelang lap akhir, saya mulai melancarkan serangan untuk mengambil alih pimpinan balapan. Di tikungan terakhir, saya sudah berusaha maksimal untuk bisa memenangkan balapan tapi saat memasuki tikungan saya terlalu memaksa hingga hampir membuat saya jatuh. Di race 2, semoga saya mampu untuk tampil lebih baik dan juara di Buriram,” ujar Mario.

Padatnya pebalap yang bersaing di grup dua, membuat Afridza, Adenanta, Agung, dan Lucky harus berjibaku untuk memperebutkan posisi. Beberapa kali Afridza maupun Lucky sempat menempati posisi ketiga dalam jalannya balapan, namun overtake pun selalu terjadi. Hasilnya Afridza di posisi 5, Adenanta di posisi 7 dan Lucky  finish di posisi ke 13. “Saya menghadapi tantangan berat di Thailand karena harus start dari grid 11. Saya memulai balapan dengan cukup baik dan mampu maju dan ikut di rombongan 2. Sepanjang balapan saya sudah berusaha maksimal untuk bisa maju ke grup terdepan. Namun, usaha tersebut selalu gagal karena banyaknya rider di grup 2. Menjelang akhir race, saya berusaha untuk bisa maju, dan alhamdulillah usaha terbaik saya berada pada posisi 7. Semoga besok saya mampu tampil lebih maksimal lagi dan meraih podium,” ujar Adenanta.

“Memulai balapan dari baris 5 menjadi tantangan tersendiri bagi saya. Memang selama balapan saya mampu mengikuti rombongan 2, tapi menjelang akhir saya beberapa kali kehilangan konsistensi saya dan risikonya harus mundur dan tertinggal dari beberapa pembalap. Posisi finish di 13 akan menjadi motivasi tambahan bagi saya untuk bisa tampil lebih baik di race 2 besok,” ujar Lucky.

“Hasil yang kurang memuaskan bagi saya. Sebetulnya saya mampu mengawali balapan dengan cukup baik dan ikut di rombongan 2. Banyaknya rider di rombongan 2 membuat saya harus fight dengan pebalap – pebalap tersebut. Sebetulnya saya mulai mendapatkan irama untuk bisa maju ke depan perlahan. Namun, saat dalam momentum yang baik tersebut saya harus mengalami crash di tikungan kelima pada lap 12. Untuk race 2 besok saya akan tampil lebih baik lagi dan berusaha untuk meraih podium untuk Indonesia. Mohon doa dan dukungannya,” ujar Agung. (ngr/bpn)