Demer: Rai Mantra Punya “Bibit, Bebet dan Bobot”

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Masyarakat kini semakin maju dan cerdas. Karena itu dalam menyalurkan aspirasinya mereka tak bisa dipaksa apalagi disuruh-suruh. Terlebih pemilih milenial yang rata-rata memiliki wawasan luas terhadap pemimpin yang menjadi idolanya. “Mereka setidaknya punya tiga dasar pertimbangan yakni santun, berkarakter jujur serta cerdas. Kalau dulu istilahnya punya bibit, bebed dan bobot,” ujar Anggota DPR RI Gede Sumarjaya Linggih yang kerap disapa Demer saat ditemui di sela-sela Konser Musik “Salam Dua Jari” di lapangan Astina Gianyar, Minggu (11/3/2018) malam.

Demer melihat kemasan acara gelaran musik yang melibatkan para musisi Bali dan masyarakat sebagai cara-cara santun dalam menyampaikan dan menyerap aspirasi masyarakat. “Saya tidak melihat adanya pengerahan massa di lapangan. Justru mereka datang karena hati nurani. Apalagi hal yang disampaikan juga bersifat edukatif,” jelas tokoh Golkar asal Buleleng ini.

Melalui konser seni musik ini juga bisa dijadikan ajang pemberian pandangan yang luas pada masyarakat.Terlebih masyarakat Bali terkenal dengan seni dan budayanya yang kental. “Inilah cara cara kampanye masa depan yang patut ditumbuhkan di masyarakat karena memberi dampak positif bagi pembelajaran berdemokrasi yang baik ke depannya,” ujarnya.(ga/bpn)