BALIPORTALNEWS.COM – Mengawali tahun 2018 ini SCTV kembali suguhkan deretan program terbaru yang akan semakin menambah warna baru dalam daftar program tayangannya. Tiga program terbaru segera hadir di SCTV mulai pekan depan yakni dua program reality show berjudul “Cinta Jaman Now” dan “Tercyduk” serta satu sinetron terbaru berjudul “Jo & Jay (Detektif Jaman Now)”. Kedua reality show tersebut akan hadir di siang hari pada pukul 13.45 WIB sementara sinetron “Jo & Jay (Detektif Jaman Now)” akan tayang setiap hari pukul 15.00 WIB mulai hari Senin, 8 Januari 2018 mendatang.

Program reality terbaru “Cinta Jaman Now” akan mengawali episode perdananya pada hari Senin, 8 Januari 2018 dengan mengangkat problematika kehidupan asmara masyarakat yang ingin segera menemukan jodohnya. Berbagai kisah perjuangan seseorang untuk bertemu dengan pendamping hidupnya akan disajikan secara istimewa dalam reality show “Cinta Jaman Now” yang nantinya akan tayang setiap hari Minggu hingga Rabu. Sementara di hari Kamis hingga Sabtu akan tayang reality show “Tercyduk” di jam yang sama. Program “Tercyduk” akan mengangkat kasus-kasus pribadi maupun sosial yang menguras emosi mulai dari drama percintaan hingga drama keluarga. Di setiap episodenya juga akan menghadirkan psikolog seperti Poppy Amalya dan Intan Erlita. Pada hari Kamis, 11 Januari 2018 mendatang, program “Tercyduk” akan hadir perdana di SCTV.

Deretan program istimewa SCTV akan semakin lengkap dengan hadirnya sinetron terbaru “Jo & Jay (Detektif Jaman Now)” yang mengisahkan kehidupan persahabatan Jo (Ricky Harun) dan Jay (Andrew Andhika) yang hidup bertetangga. Namun persahabatan mereka semakin renggang sejak Jay mengetahui bahwa Jo berpacaran dengan adiknya, Mili (Melodi Prima). Jay terus berupaya untuk memisahkan keduanya namun usahanya sia-sia. Jo yang kini juga bekerja di tempat yang sama dengan Jay yakni sebagai detektif, semakin sering berselisih paham dengan Jo meski dalam beberapa kasus, keduanya dapat kompak menyelesaikannya. Suatu ketika saat Jo dan Jay yang sedang menyelidiki suatu kasus, Jo nyaris celaka yang menyebabkan sang ayah, Ferry (Ananda George) semakin menentang pekerjaan Jo. Dilema pun melanda Jo untuk melanjutkan pekerjaannya. (r/bpn)