Mendorong Kerja Sama Pemerintah dan Swasta (Public-Private Partnerships) Dalam Penanganan Bencana : Menuju  One ASEAN One Response

0
61

BALIPORTALNEWS.COM, JAKARTA – ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance on Disaster Management (AHA Centre) mengadakan sebuah seminar dan konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, dengan mengangkat tema “Mendorong Kerja Sama Pemerintah dan Swasta (Public-Private Partnerships) Dalam Penanganan Bencana : Menuju  One ASEAN One Response’.

Acara ini dihadiri diantaranya oleh Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Sekretaris Jenderal ASEAN, berbagai perusahaan swasta dan media, dan tujuan dari acara ini adalah untuk mempromosikan kerjasama Pemerintah dan Swasta (PPP) dalam penanggulangan bencana di wilayah Asia Tenggara.

“Kami sangat berbahagia dapat merayakan tahun ke-6 berdirinya AHA Centre dengan berbuat lebih bersama para pemangku kepentingan kami, khususnya pihak swasta dan media karena kami ingin menggarisbawahi pentingnya kerjasama Pemerintah dan Swasta (PPP) dalam penanggulangan bencana” dikatakan oleh Ibu Adelina Kamal, Direktur Eksekutif AHA Centre dalam konferensi pers. “Tingginya kebutuhan sumber daya dalam menangani bencana di wilayah Asia Tenggara tidak dapat dilakukan hanya oleh AHA Centre sendiri tanpa adanya partisipasi strategis yang aktif dan terkoordinasi dari para pemangku kepentingan yang lain, seperti salah satunya pihak swasta. Peran AHA Centre sebagai badan utama yang menangani bencana di wilayah ASEAN akan memastikan kerjasama Pemerintah dan Swasta yang baik di wilayah dalam penanggulangan bencana di tahap persiapan, respon, dan usaha perbaikan setelah bencana”.

AHA Centre didirikan sebagai bagian dari komitmen ASEAN dalam mempererat tanggap bencana dan untuk mengurangi kerugian-kerugian akibat bencana. Selama enam tahun terakhir, AHA Centre telah mencapai beberapa prestasi yang sangat terlihat.

Dengan demikian, dalam menandakan kontribusi tahun ke-6 terhadap Indonesia dan wilayah Asia Tenggara, AHA Centre ingin merangkul berbagai pihak, dari mulai swasta, masyarakat maupun pemerintah, dalam mengadakan diskusi berkesinambungan mengenai kerjasama dalam hal menangani bencana dan dalam hal respon darurat yang lebih baik.

Dalam kesempatan acara ini, AHA Centre memfokuskan pada keterlibatan para pihak swasta yang memiliki misi yang sama dalam program Tanggung Jawab Sosial (CSR) perusahaan mereka dalam hal bantuan kemanusiaan ataupun penanggulangan bencana dan juga para pihak lain yang mendukung segala usaha untuk One ASEAN, One Response.

Acara ini akan menampilkan panel diskusi interaktif tingkat tinggi dengan para pembicara yang berkualitas. Momentum ini digunakan untuk mendapatkan masukan-masukan dari para mitra potensial dalam membangun kerjasama inovatif dalam hal membangun komunitas ASEAN yang kuat.

Sekretaris Utama Badan Penanggulanan Bencana Nasional (BNPB), Bapak Dody Ruswandi, membagikan pendapat beliau mengenai Kerjasama Pemerintah dan Swasta (PPP) dalam penanggulangan bencana: “Peran perusahaan swasta penting sekali dalam memperbaiki manajemen bencana kita, dan pemerintah sangat tertarik untuk bekerjasama dengan merek dalam segala aspek yang terkait dengan penanganan bencana, dari mulai tahap persiapan sampai dengan tahap tanggap bencana dalam waktu singkat maupun dalam tahap usaha perbaikan jangka panjang”.

Sedangkan mengenai peran AHA Centre sebagai badan utama yang menanggulangi bencana dalam wilayah ASEAN, J.S George Lantu, Direktur Kerjasama Sosial-Budaya ASEAN, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, mengatakan “AHA Centre memegang peran penting dalam membantu negara-negara ASEAN menangani berbagai bencana dengan lebih baik, dan saya berharap seluruh anggota ASEAN untuk dapat memberikan dukungan sepenuhnya terhadap badan ini”.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal ASEAN, H.E. Le Luong Minh, menyatakan “saya sangat berharap agar melalui Deklarasi ASEAN ‘One ASEAN, One Response’, dan bersama naungan AHA Centre, usaha kita dalam meningkatkan kemampuan dalam penanganan bencana bersama para negara anggota ASEAN, akan dapat dicapai lebih cepat, khususnya dengan adanya dukungan dari pihak swasta”.  (r/bpn)