Karang Taruna Merta Saba Gelar Ubung Festival 2017

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Guna menggali potensi, membina dan mementaskan budaya serta kesenian local yang ada di Desa dan Kelurahan Ubung, para pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Merta Saba, Kelurahan Ubung Denpasar Utara menggelar sebuah festival budaya yang bertajuk “Ubung Festival 2017”, Jumat sore (15/12/2017) di Lapangan Pidada Ubung. Kegiatan ini di hadiri dan di buka langsung Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra, ditandai dengan pemukulan ceng-ceng.

Sebelum acara dimulai Walikota Rai Mantra, yang pada kesempatan ini didampingi Camat Denpasar Utara, Nyoman Lodra beserta Perbekel/Lurah se Denpasar Utara juga berkesempatan meninjau stand pameran dan kegiatan lomba menulis aksara Bali untuk anak-anak yang ada di kegiatan Ubung Festival ini. Serta tidak luput juga antusias para warga baik ibu-ibu, anak muda, pria maupun wanita untuk berfoto selfie dengan Bapak Walikota Rai Mantra.

“Kegiatan Ubung Fest ini sangat bagus sekali untuk mengukur potensi local yang ada diwilayah setempat, baik itu dari segi budaya maupun ekonomi rakyat dan masalah sosialnya. Jika hal seperti ini bisa berjalan dengan terus serta berkelanjutan, lama-kelamaan masayarakat akan bisa menjadi produktif dan itu yang kita harapkan”, ungkap Rai Mantra saat ditemui usai acara pembukaan festival. Dimana potensi di Desa maupun Keluarahan Ubung ini kan sangat banyak, seperti pakian, kuliner, seni budaya juga ada, ini berarti mendorong masyarakat itu untuk produktif dan untuk masalah seni budaya itu menjadi suatu yang utama dan ini yang memang harus terus dikembangkan kedepannya. Dimana Karang Taruna diharpakan untuk tetap aktif dan terus bisa menggerakkan roda-roda ekonomi, social dan budaya di wilayah masing-masing.

Sementara Ketua Panitia Ubung Festival I Wayan Sudana mengatakan, kegiatan Ubung Festival ini melibatkan seluruh Banjar maupun Lingkungan se-Kelurahan Ubung dan Desa Pakraman Ubung, sekolah-sekolah, sanggar serta organisasi kemasyarakatan yang berada di Kelurahan dan Desa Pakraman Ubung. Dimana kegiatan festival ini diselenggarakan selama tiga hari yakni dari tanggal 15 sampai dengan 17 Desember 2017.

Adapun festival ini berisikan berbagai kuliner, pertunjukan seni tari dan pementasan seperti tari reog, barongsai, parade rejang sari, rejang renteng. Selain itu juga terdapat lomba olah raga seperti Tarik tambang dan senam zumba, serta pertandingan dan perlombaan-perlombaan seperti, lomba bapang barong dan mekendang tunggal, lomba mewarnai untuk anak-anak, fashion, hiburan music sampai kegiatan social dengan pemberian kursi roda serta sembako kepada pengunsi yang ada di Kelurahan Ubung. (ays’/humas-dps/bpn)