Peringatan HUT PGRI, HGN dan Korpri di Badung

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Dalam rangka HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-72,  Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT Korpri ke-46, Pemkab Badung Bersama PGRI Badung menggelar kegiatan jalan sehat, senam aerobik dan donor darah dirangkaikan dengan krida bersama di Puspem Badung, Jumat (24/11/2017).

Kegiatan dihadiri Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Kadisdikpora Badung Ketut Widia Astika, Ketua PGRI Provinsi Bali serta diikuti ribuan Guru termasuk ASN di lingkungan Pemkab Badung. Selain kegiatan tersebut, Badung juga menggelar pelayanan pap smear gratis yang dilaksanakan di Kantor KB, Puspem Badung.

Ketua PGRI Badung Tur Adnyana melaporkan, puncak Peringatan HUT PGRI dilaksanakan setiap tanggal 25 Nopember. Memeriahkan HUT PGRI, Hari Guru Nasional dan HUT Korpri tahun ini, dilaksanakan berbagai kegiatan seperti jalan sehat yang diikuti guru seluruh badung dan ASN Badung, ada pula pelayanan donor darah yang dilaksanakan di Wantilan Puspem Badung bekerjasama dengan PMI Badung.

Ditambahkan, jalan sehat ini diikuti sebanyak 7.660 guru di Kabupaten Badung. Jalan sehat menyediakan hadiah berupa sepeda dan lainnya. Sementara untuk kegiatan donor darah, diharapkan guru-guru dapat memberikan sumbangsih darahnya untuk kemanusiaan. Selain itu akan dilakukan kunjungan kepada guru-guru yang masih aktif yang mengalami sakit atau lumpuh.

Untuk PGRI di Kecamatan Kuta telah melakukan kegiatan seperti lomba menghias sekolah, lomba seni bagi anak-anak dan guru, akan dilakukan pelepasan tukik dan kebersihan di pantai Kuta sekaligus peringatan PGRI ke-72.

Wabup. Suiasa sangat mengapresiasi dan patut mensyukuri kegiatan jalan sehat dan donor darah ini, sebagai bentuk penghormatan kepada guru yang telah mendidik dan memberikan ilmu sehingga semuanya dapat menjadi seperti sekarang.

“Kami atas nama pimpinan pemerintah daerah, menyampaikan terima kasih kepada jajaran guru di badung atas dedikasinya selama ini di sektor pendidikan,” jelasnya.

Wabup. Suiasa telah memahami bahwa guru tidak hanya mendedikasikan dirinya sebagai seorang pengajar saja, namun banyak juga guru melaksanakan dedikasi dalam fungsi-fungsi sosial di masyarakat, seperti menjadi kelian desa adat dan lainnya. “Ini dedikasi yang sangat luar biasa, karena sejatinya ilmu guru itu bisa masuk dan dibawa keranah dimana saja, termasuk di pemerintah daerah,” jelasnya.

Sebagai Kado Hut PGRI, Wabup Suiasa mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung memberikan Apresiasi kepada guru honor yang memenuhi jam mengajar akan diberikan upah sesuai dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK), begitu pula dengan pegawai harian pada SD SMP Negeri akan diberikan upah sesuai dengan UMK. (humas-badung/bpn)