BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa menutup secara resmi Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) XIII Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) di ruang Kertha Gosana, Mangupraja Mandala, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Minggu (3/9/2017). Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Forum Alumni Pusat KMHDI, Ketut Udi Prayudi, KPU Bali, PHDI Badung, KPU Badung, dan KNPI Badung.

Wabup Suiasa menyampaikan, sebagai komponen pemerintahan dan masyarakat, harus memberikan dukungan dan motivasi kepada organisasi kemahasiswaan, seperti

KMHDI. Ia berharap KMHDI benar-benar mewujudnyatakan jati dirinya, yakni nasionalisme, religius, humanisme, dan progresivitas dalam kehidupan saat menjalakan swadharma agama dan swadharma negaranya, termasuk swadharmanya sebagai mahasiswa. “KMHDI adalah aset bangsa yang luar biasa dalam memperteguh nilai-nilai jati dirinya, khususnya dalam umat Hindu dan komunitas sosialnya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, serta membangun sinergi dan toleransi,” ungkapnya. Dalam kesempatan tersebut, Wabup Suiasa juga memberikan bantuan berupa hibah sebesar Rp 110 juta.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah (PD) KMHDI Bali,  Ketut Bagus Arjana Wira Putra dalam sambutannya menyampaikan, pihaknya memilih Badung sebagai salah satu tempat kegiatan, khususnya penutupan Rakornas, karena Badung selama ini terkenal nyaman dan aman. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung yang sudah memberikan dukungan dalam kegiatan ini,” ujarnya.

Sementara Presidium Pusat KMHDI, I Made Wirayasa menyatakan, KMHDI selama ini senantiasa mendukung program pemerintah yang berkeadilan sosial serta berani mengkritisi apabila ada program yang tidak berpihak kepada rakyat. Ke depan, kata dia, KMHDI siap tampil menjadi sosok pemimpin bangsa. Ia juga berharap semoga keputusan dan ketetapan yang dihasilkan dalam Rakornas dapat dilaksanakan. Selain fokus di administrasi, ia berkomitmen untuk fokus pada kaderisasi serta menguatkan jati diri KMHDI untuk membangun bangsa dan negara.

Selanjutnya, Ketua FA KMHDI, Ketut Udi Prayudi  menegaskan, KMHDI wajib untuk ikut serta dalam rangka menjaga empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Ia pun mengapresiasi KMHDI masih tetap eksis dan tetap berkarya hingga kini. “Di tengah banyak kenakalan anak muda, seperti narkoba, geng motor, kalian mengorbankan waktu dan pemikiran,” ujar Udi. (humas-badung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :