BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Sekitar 1.000 ekor tukik dilepas di Pantai Pengasahan, Desa Lalanglinggah, Selemadeg Barat, Tabanan, Jumat (11/8/2017).

Kegiatan tersebut dipimpin Asisten II Kabupaten Tabanan I Wayan Miarsana. Hadir pula Kadiskanla Tabanan I Made Subagia, OPD Tabanan, Muspika Selbar, serta pelajar dan  masyarakat setempat, termasuk para kelompok nelayan se-Kecamatan Selbar.

Subagia yang juga ketua panitia dan Kadiskanla Tabanan itu mengatakan, selain untuk menjaga kelestarian binatang langka tersebut, pelepasan ribuan tukik itu juga untuk menyambut HUT ke-72 Kemerdekaan RI. Sementara Tukik yang dilepas tahun ini adalah sumbangan dari pecinta lingkungan dari Desa Lalanglinggah, yaitu Gede Sastra Kumala Putra.

“Pada 2016 lalu, sekitar 4.000 ekor tukik dilepasliarkan ke laut lepas. Pada acara di Pantai Pengasahan, lebih dari 1.000 ekor tukik yang dilepasliarkan ke laut lepas,” ujar Subagia.

Sementara Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dalam sambutan tertulis yang dibacakan Miarsana, mengapresiasi kegiatan positif tersebut. “Kegiatan seperti ini harus terus dilanjutkan, demi melestarikan keberadaan penyu di Tabanan, yang sedikit demi sedikit mulai punah,” ujarnya.

Bupati juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa menjaga kebersihan pantai. Menurutnya, sampah di laut selalu jadi masalah bagi penyu. Populasi penyu dipengaruhi sampah yang mengambang di air, dan terdampar di tepi pantai.

“Sampah plastik yang meningkat dan berakhir di pantai berdampak terhadap hewan yang menghuni lautan dan menelan sampah. Mari bersama-sama menjaga ekosistem laut dan pantai,” pungkasnya. (ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :