BALIPORTALNEWS.COM, YOGYAKARTA – Bawang merah merupakan salah satu jenis tanaman yang biasa digunakan sebagai bumbu dalam masakan dan memiliki sejumlah khasiat bagi kesehatan. Namun tahukan Anda, ternyata bagian lain dari tanaman ini yaitu kulitnya juga menyimpan berbagai manfaat untuk tubuh

Ditangan lima mahasiswa UGM kulit bawang merah yang selama ini hanya menjadi sampah diolah menjadi produk inovatif. Mereka menyulap limbah kulit bawang merah menjadi permen karet yang ampuh untuk mengusir bakteri di gigi dan mulut yang dinamai Alice Wonder Gum.

“Selama ini kulit bawang merah masih belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Padahal didalamnya banyak terkandung senyawa-senyawa yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh,” jelas Sofia Maulida selaku ketua tim penelitian, Senin (19/6/2017) di UGM.

Sofia menyebutkan dalam kulit bawang merah (Allium cepa var ascalonicum) mengandung bahan antibakteri seperti flavonoid dan fenol. Senyawa-senyawa tersebut dapat menghambat pertumbuhan mikroorganisme dalam rongga mulut penyebab penyakit gigi  dan mulut seperti karies.

“Prevalensi maslaah kesehatan gigi dan mulut di Indonesia masih tinggi karenanya kami berusaha mencari solusi alternatif untuk mengatasi persoalan ini” ujar mahasiswi Kedokteran Gigi ini.

Bersama dengan Derana Widyastika, Irma Prasety Ayu, dan Lely Sintya dari Fakultas Kedokteran Gigi, serta Rizqi Dinni Fauzia dari Fakultas Farmasi, Sofia mengembangkan permen karet antibakteri gigi dan mulut.  Dilaksanakan melalui Program Kreativitas Mahasiswa UGM dibawah bimbingan Dr. drg. Alma Linggar Jonarta, M.Kes.

Ekstrak kulit bawang merah tersebut dikemas dalam bentuk sediaan permen karet. Sofia menjelaskan dengan bentuk sediaan permen karet dapat membantu membersihkan sisa-sisa makanan yang menempel pada gigi. Selain itu, gerakan mengunyah permen karet juga dapat meningkatkan produksi aliran ludah, sebagai pembilas rongga mulut maupun antibakteri. Dengan begitu proses pembersihan rongga mulut dari bisa lebih optimal.

“Jumlah bakteri pada cairan ludah menurun secara signifikan setelah subjek mengunyah Alice Wonder Gum. Hasilnya tidak berbeda jauh dibandingkan dengan permen karet yang mengandung xylitiol ,” ungkapnya.

Guna menyamarkan rasa bawang, produk dikembangkan dengan penambahan manitol sehingga berasa manis. Namun, penambahan bahan ini tidak menimbulkan karies pada gigi.

“Alice Wonder Gum ini bisa menjadi alternatif solusi herbal antibakteri untuk kesehatan gigi dan mulut yang aman dan efektif bagi semua umur,” jelasnya. (ika/humas-ugm/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :