SMK Bali Dewata dan SMK Kesehatan Bali Dewata, Gratis Uang Pendaftaran Siswa Baru

0
232

BALIPORTALNEWS.COM – Pelepasan siswa kelas XII SMK Bali Dewata dan SMK Kesehatan Bali Dewata dilangsungkan, Sabtu (13/5/2017) di Ballroom Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur. Tahun ini dilepas 269 siswa kelas XII yang sukses lulus 100 persen.

Acara pelepasan dihadiri Ketua Yayasan Gita Asrama Mandala, Drs. Made Suparta, M.M., dan Kepala UPT Disdik Provinsi Bali di Denpasar, Dewa Ayu Eka Putri Kariini, serta para guru, pegawai dan siswa.

Dari jumlah itu, 156 siswa SMK Bali Dewata yaitu 127 siswa prodi Akomodasi Perhotelan dan 29 siswa prodi Multimedia. Serta 113 siswa SMK Kesehatan Bali Dewata terdiri dari 68 siswa prodi Keperawatan dan 45 siswa prodi Farmasi. Pelepasan ditandai dengan penyerahan siswa kepada orang tua siswa oleh Kepala SMK Bali Dewata, Drs. AA Ketut Sujana dan Kepala SMK Kesehatan Bali Dewata, Dra Ni Wayan Asih, M.Pd.

Ketua Panitia Gede Indra Wahyudi, A.md.Kep., SH., menjelaskan, 269 siswa kelas XII yang dilepas dinyatakan lulus 100 persen. Saat itu diserahkan penghargaan pada peraih empat besar NUN tertinggi masing-masing prodi dan siswa berprestasi di Porsenijar. Peraih NUN tertinggi mendapatkan dana motivasi untuk studi lanjut.

NUN tertinggi prodi Akomodasi Perhotelan diraih I Kadek Angga Dwi Guna (273,6), Ni Made Menuh Ari Sukma Dewi (272,1), I Kadek Dwipayana Gunawan (269,6), dan Luh Putu Yuliani (268,7). Prodi Multimedia diraih Ni Komang Widastri (244), Rico Riandi (241,9), Ni Wayan Linda Triguna Ningsih (238,4) dan Ni Luh Susi Yuliantari (236,4).

NUN tertinggi prodi Keperawatan diraih Lia Novita Sari (293,6), Putu Yana Kusuma Yulianda (292,6), Ni Putu Nophia Apriliani (284,9) dan Ni Wayan Mirawati (271,8). Prodi Farmasi diraih I Gst. Raka Putri Wilastri (281,5), Dini Rizki Wardani (281,1), Putu Candra Dewi Oktaviawati (275,1) dan I Gd. Putu Windu Wiranata (264,9).

Di Porsenijar, siswa SMK Bali Dewata meraih 1 emas dan dua perunggu. Medali emas diraih I Wayan Abdi Sumarjaya (tarung derajat). Medali perunggu diraih I Kadek Yoga Dwiantara (silat), dan I Wayan Astrawan (tarung derajat). Sementara Putu Artiasih meraih harapan III lomba dharma wecana.

Sementara SMK Kesehatan Bali Dewata meraih tiga medali perunggu. Mereka yang berprestasi Darma Yoga (panjat tebing), Melast Fitriani (panjat tebing), serta Dwi Prasetya, Eka Jaya Effendi dan Yody Putra Riawan (petanque triple putra). Serta juara harapan I lomba dharma wacana atas nama Eka Jaya Efendi.

Kepala SMK Bali Dewata, AA Ketut Sujana dan Kepala SMK Kesehatan Bali Dewata, Wayan Asih mengungkapkan kebanggaannya sukses mengantarkan siswa lulus 100 persen dengan predikat baik. Kebanggaan kedua, khusus untuk siswa prodi Akomodasi Perhotelan telah diikutkan pada uji kompetensi yang dilakukan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) berlisensi Badan Nasional Sertifikas Profesi (BNSP). Hasilnya, 95 persen berhasil lulus dengan predikat kompeten.

Agung Sujana dan Wayan Asih menambahkan, keberhasilan yang dicapai adalah buah dari semangat kebersamaan dan disiplin serta tanggung jawab seluruh stekeholder sekolah. Juga tak terlepas dari dukungan Yayasan Gita Asrama Mandala dengan budaya kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas dan kerja tuntas.

Ketua Yayasan Gita Asrama Mandala, Made Suparta, mengajak lulusan SMP di Denpasar bergabung dengan SMK Bali Dewata dan SMK Kesehatan Bali Dewata. Apalagi sekolah ini dikenal dengan biaya pendidikan murah tapi berkualitas.

Mulai tahun ini, SMK Bali Dewata membuka prodi Teknik Komputer Jaringan (TKJ). Kedua sekolah yang berlokasi di Peguyangan ini menerima 600 siswa baru dan bebas uang pendaftaran.

Kepala UPT Disdik Bali di Kota Denpasar, Dewa Ayu Eka Putri Kariini berharap para lulusan terus mengisi diri, terutama penguatan bahasa asing. Yang terakhir ini menjadi syarat SDM Indonesia memenangkan persaingan di era MEA dan era global. (tis/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :