Pemindaian LJUSD Perlu Kehati-hatian Agar Tak Rugikan Siswa

BALIPORTALNEWS.COM – Kabid Pembinaan Pendidikan SD Disdikpora Kota Denpasar, Ketut Sudana, mengatakan proses scanning (pemindaian) lembar jawabanan ujian sekolah dasar (LJUSD) yang dilakukan oleh tim scanning Disdikpora Kota Denpasar sudah mulai dilaksanakan sejak hari pertama US selesai.

Ia mengungkapkan, petugas yang melakukan pemindaian LJUSD senantiasa dituntut ekstra hati-hati dan teliti selama melakukan proses pemindaian lembar demi lembar LJUSD. ‘’Ini dilakukan agar tidak sampai merugikan siswa,’’ ujar Sudana, Sabtu (20/5).

Selama proses pemiandaian LJUSD, lanjut Sudana, Disdikpora Kota Denpasar menggunakan dua alat pemindai khusus untuk LJUSD. Yang mana dalam kolom LJUSD, siswa mengisi jawaban dengan sistem silang. Beda dengan UN SMP maupun SMA/SMK yang mengisi jawaban pada LJK UN dengan menghitamkan jawaban berbentuk lingkaran.

Alat pemindai LJUSD ini mampu memeriksa LJUSD sekitar 100 lembar per menit secara otomatis. Dijelaskan, proses pemindaian LJUSD diawali dengan terlebih dahulu men-scanning masing-masing kertas LJUSD. Dalam proses ini, kata dia, mesin akan membaca biodata peserta ujian mulai dari nama, nomor peserta ujian, tanggal/bulan/tahun lahir, mata ujian, tanda tangan, tanggal ujian, nama sekolah serta jumlah soal yang dijawab.

Jika ada ketidakcocokan dengan data, kata Sudana, di layar komputer akan muncul konfirmasi kesalahan. Dari hasil pemindaian, tidak ada ditemukan LJUSD peserta ujian yang tak lengkap atau salah dalam pengisian biodata. ‘’Seua LJUSD yang dipindai bisa terbaca oleh alat pemindai. Jika ditemukan ada ketidakcocokan data, kami hanya bisa membantu memperbaiki kesalahan pengisian biodata saja. Tidak mengisi jawaban yang kosong,’’ tegasnya.

Sudana menyebutkan, setelah proses pemindaian selesai, data yang sudah direkam selanjutnya dikirim ke Disdikpora Propinsi Bali untuk dilakukan scorring (penilaian) paling lambat 2 Juni 2017. Barulah setelah itu akan diketahui berapa nilai yang diperoleh masing-masing peserta ujian. (wir/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :