BALIPORTALNEWS.COM – Arus lalin di jalan jurusan Denpasar-Singaraja melalui jalur Bedugul, pada hari libur yang bertepatan dengan Umanis Kuningan, Minggu (16/4/2017), sempat krodit dan macet.

Penyebab kendaraan macet, kata Kapolsek Baturiti Kompol I Gede Made Surya Atmaja, terjadi karena di Km 44,7 hingga Km 49 jalur Denpasar merupakan jalan tikungan dan tanjakan. “Arus lalu lintas dari dua arah mulai pukul 13.00 cukup banyak. Sulit ada kesempatan untuk kendaraan mendahului, dan mobil wisata yang menuju ke jurusan  obyek wisata berupa bus sekitar 80 unit,” ungkapnya.

Di Km 46,7, termasuk Banjar Tamantanda, Desa Batunya, dikatakan ada mateeial batu di bahu jalan. Hal itu mengganggu badan jalan, karena ada pemasangan rambu hati-hati. Jika ada dua bus di tempat tersebit dari dua arah berlawanan, maka otomatis salah satunya mengalah, sehingga menambah antrean kendaraan di belakangnya.
Begitu pula di sekitaran Km 47, terdapat dua rumah makan (Saras dan Tamansari), yang kebanyak kendaraan parkir di tempat tersebut adalah sejenis bus. Hal itu berpengaruh dengan semakin banyak antrean.

Secara umum, katanya, volume kendaraan yang melintas, baik karena berlibur ke objek wisata maupun karena arus balik menuju tempat kerja dari Singaraja ke Denpasar cukup tinggi. Objek wisata di Candikuning pun tempatnya berdekatan, seperti di DTW Ulun Danu Beratan, Puncak Indah Bedugul, Beratan Indah Serasi, Parkir Mentari, dan Pasar Kandang. Ditambah lagi di Pertigaan Patung Jagung, yang ikut mempengaruhi terhambatnya laju kendaraan. Dalam hitungan detik semakin bertambah antrean kendaraan.

“Namun, dalam upaya mengatasi kemacetan, kami bersama anggota tetap melakukan pengaturan, bersama kekuatan personel gabungan dengan Polres Tabanan 30 personel,” pungkas Kompol Surya Atmaja. (ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :