BALIPORTALNEWS.COM – Untuk meningkatkan kapasitas aparatur dalam peningkatan pelayanan publik di sektor perhubungan dan lalu lintas serta angkutan di kabupaten badung, Pemkab. Badung melalui Dinas Perhubungan Badung menggelar pembinaan dan pelatihan tenaga operasional Unit Pelaksana Teknis Lalu Lintas dan Angkutan Badung Selatan tahun 2017.

Acara dibuka Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kab. Badung I Wayan Weda Dharmaja, Senin (6/3/2017) di aula lantai II gedung Rupus dalop/Cricis Centre Kab Badung, jalan Kunti II Seminyak, Kuta.

Plt. Kadis Perhubungan I Wayan Weda Dharmaja dalam sambutannya menyampaikan, pelatihan tenaga operasional unit pelaksana teknis lalu lintas dan angkutan merupakan kegiatan yang diselenggarakan setiap tahun karena merupakan pelayanan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat sesuai dengan perkembangan di lapangan terkait dengan perhubungan dan lalu lintas.

Tujuan pelatihan ini untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dibidang perhubungan, bagaimana kita bisa meningkatkan kemampuan dan jati diri para petugas baik dibidang peraturan perundang-undangan yang terkait dengan perhubungan serta meningkatkan kemampuan para petugas dalam operasional di lapangan, untuk membentuk sikap para petugas sebagai pionir dalam bidang perhubungan tidak hanya mengatur tetapi sebagai contoh dan tauladan yang baik dalam berlalu lintas.

Terlebih lagi berada di daerah pariwisata, para petugas ini merupakan salah satu dari banyaknya indikator untuk mewujudkan destinasi wisata yang aman dan lancar dibidang lalu lintas.

Ketua panitia I Made Widiana melaporkan, maksud dari kegiatan pembinaan dan pelatihan tenaga operasional unit pelaksana teknis lalu lintas dan angkutan Badung Selatan adalah dengan berlakunya undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.

Penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan harus diselenggarakan dengan maksud untuk membangun dan mewujudkan budaya keamanan dan keselamatan lalu lintas jalan sebagai wujud aktualitas dari pada undang-undang tersebut.

Dengan tujuan dapat mendorong eksistensi dan potensi petugas sebagai calon intelektualis yang mampu berpikir inovatif dan memiliki konsep yang jelas tentang keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan dan mendorong petugas sebagai pionir dalam kampanye keselamatan lalu lintas sehingga mampu munurunkan jumlah pelanggaran lalu lintas dan kejadian kecelakaan dan tingkat fatalitas akibat kecelakaan terutama yang disebabkan oleh perilaku pengguna jalan.

Peserta diikuti sebanyak 110 orang dari tenga kerja non pegawai pembantu operasional unit pelaksana teknis lalu lintas dan angkutan badung selatan. pelatihan berlangsung selama 3 hari dari tanggal 6 s/d 8 maret 2017. (humasbdg/bpn)