BALIPORTALNEWS.COMAncaman  bahaya kebakaran akhir-akhir ini banyak terjadi di pasar-pasar dan bisa datang setiap saat tanpa mengenal waktu dan tempat. Itu disebabkan adanya kurangnya kepedulian masyarakat terhadap bahaya kebakaran hal tersebut disampaiakan oleh Plt Dinas Pemadam Kebakaran I Wayan Suarta dalam acara sosialisasi kebakaran di pasar Desa Adat Mengwi, Rabu (23/11/2016).

Tim Dinas Kebakaran secara serentak mensosialisasikan penanggulangan kebakaran dini dengan cara menyebarkan brosur-brosur, stiker dan poster di kios kios Pasar Desa Adat Mengwi. 

Wayan Suarta menambahkan maksud dan tujuan dari sosialisasi ini supaya masyarakat tahu secara keseluruhan cara pencegahan dan penanggulangan kebakaran di Kabupaten Badung khususnya di Pasar Desa Adat mengwi sehingga dapat terwujud kenyamanan dan keamanan masyarakat terhadap jiwa dan harta benda.  

“Karena kebakaran itu banyak terjadi di pasar pasar berkaitan dengan kelalaian yang terkait dengan sarana upacara habis mebanten dupa ditaruh kemudian lupa dimatikan sehingga dupa itu bisa menyebabkan kebakaran,” katanya.

Disamping itu juga kebakaran terjadi dengan adanya sambungan listrik yang bercabang sehingga kabel-kabel itu tidak memenuhi standar dan tidak memenuhi kekuatan untuk menanggulangi panas dari listrik tersebut. Wayan Suarta mengharapkan masyarakat dapat secara langsung mensosialisakan tentang bagaimana mencegah bahaya kebakaran, karena kebakaran 99.99% secara umum disebabkan oleh kelalaian manusia.

Disamping itu kebakaran bisa terjadi karena alam, binatang salah satu contoh tikus yang bisa nyebabkan rusaknya kabel-kabel listrik.

Pengelola Pasar Desa Adat Mengwi I Nyoman Suarjana mengatakan sosialisasi ini merupakan hal yang sangat positif untuk pengamanan pasar mengwi sehingga sosialisasi ini dapat ditingkatkan kembali atau secara rutinitas.

Dalam kesempatan ini dihimbau agar masyarakat bersama-sama membantu dalam pencegahan bencana ini karena terjadinya bencana kebanyakan disebabkan oleh human error seperti  rokok yang masih hidup dibuang sembarangan, arus pendek, membakar sampah, dupa dan  kompor.

Dan untuk informasi bahwa Dinas Kebakaran Kabupaten Badung mempunyai Pos Induk yang ada di Jalan  Kebo Iwa dan beberapa UPT yang ada di Badung Utara terletak di belakang terminal Mengwi dan pos pos nya ada di  Puspem Badung  dan Abiansemal serta UPT di  Badung Selatan terletak di Jalan Kunti, Kantor Camat Kuta  dan Pecatu Graha. Dan masyarakat juga dihimbau untuk mengetahui nomor telpon Pemadam Kebakaran yakni  411333. (humasbadung/bpn)

 

Keterangan Foto : Dinas Kebakaran kabupaten Badung mensosialisasikan penanggulangan kebakaran dini di kios-kios Pasar Desa Adat Mengwi