Walikota Apresiasi Semangat Pemberdayaan Kewirausahan IWAPI

BALIPORTALNEWS.COM – Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra  mengatakan, pemerintah tidak pernah mengukur perusahaan itu dari segi banyak atau sedikitnya uang. Namun pemerintah mengukur  semangat pemberdayaan dari jiwa kewirausahanya.

"Supaya program Iwapi berjalan di kalangan masyarakat agar disinergikan, untuk itu menjadi tugas dari ketua ranting Iwapi kecamatan," ujar Rai Mantra, usai pelantikan dan pengukuhan ketua ranting Iwapi kecamatan se-Kota Denpasar periode tahun 2016 -2021 di gedung Sewaka Dharma Lumintang, Senin (3/10/2016)

Iwapi Kota Denpasar melantik IA Rusmawati SE sebagai  Ketua Ranting Iwapi Kecamatan Denpasar Barat, Ni Nyoman Sri Utari S.Sos, M.Si., sebagai Ketua Ranting IWAPI Kecamatan Denpasar Timur, Ni Wayan Toni Yantiwap sebagai Ketua Ranting Kecamatan Denpasar Utara dan Anak Agung Mayun Matrini sebagai Ketua Ranting IWAPI Kecamatan Denpasar Selatan periode tahun 2016 -2021. Dalam acara ini juga dihadiri Pembina Iwapi Kota Denpasar, Ny. Selly Dharmawijaya Mantra.

Ketua Iwapi Kota Denpasar, Jero Puspawati mengucapkan terima kasih atas support yang diberikan Walikota Denpasar untuk melakukan pelantikan dan pengukuhan pengurus ranting Iwapi Kota Denpasar. Sehingga semua program ini bisa berjalan dengan baik.

Menurutnya, pembentukan dari ketua ranting kecamatan se-Kota Denpasar ini adalah untuk mendukung program Pemkot Denpasar yakni menciptakan wirausaha baru dan pemetaan potensi pengusaha yang ada di kecamatan se-Kota Denpasar.

Dalam kesempatan itu ia juga mengatakan, DPC Iwapi Kota Denpasar terpilih sebagai DPC teladan se-Provinsi Bali tahun 2016. Sehingga mewakili Provinsi Bali dalam pemilihan DPC Teladan tingkat Nasional yang akan dilaksanakan pada Rakernas IWAPI di Lombok Nusa Tenggara Barat pada 9-12 Oktober 2016.

Ni Nyoman Sri Utari S.Sos, M.Si., sebagai Ketua Ranting Iwapi Kecamatan Denpasar Timur menambahkan, akan memberikan bantuan pemberdayaan kepada masyarakat miskin agar mereka terbuka wirausahanya dalam bidang dunia usaha. Dimana sehari-harinya pihaknya bergelut dibidang kemasyarakatan.

Tentunya harus banyak menyesuaikan diri dengan ibu-ibu pengusaha yang sudah setiap hari bergelut dengan usaha baik itu sebagai hobi maupun sebagai mata pencaharian.

Kiranya jasa wirausaha yang sudah mendarah daging di kalangan ibu-ibu dapat diteruskan kepada masyarakat. Dengan memberdayakan mereka melalui ekonomi kerakyatan yang sudah dikembangkan di Kota Denpasar. (ayu/hms dps/bpn)