Pelatihan Aktivasi Otak Tengah

BALIPORTALNEWS.COM – Pemkab Tabanan melalui Gerakan Sosial Tabanan (GST) yang dipimpin I Made Dwi Suputra alias Bams, menyambangi Pelatihan Aktivasi Otak Tengah di Hotel Taman Rai Tabanan, Sabtu (8/10/2016).

Pelatihan Aktivasi Otak Tengah itu diselenggarakan Republik Genius Management (RGM) Tabanan, bekerja sama dengan Excellnt Kid’s Program (EKP) Indonesia. Pelatihan diadakan selama dua hari, melibatkan sekitar 50 siswa, mulai dari sekolah dasar, SMP, dan SMA yang ada di Tabanan.

Menurut Ketua Panitia I Gede Angga Setiawan, pelatihan tersebut bertujuan untuk perubahan anak-anak atau generasi muda. Selaku pendiri RGM, dia mengaku prihatin melihat sikap dan mental generasi muda, khususnya di Tabanan.

“Selain pendidikan formal, anak-anak juga perlu diisi dengan pendidikan nonformal, agar bisa membentuk karakter dan mental anak bangsa,” ujar Angga.

Program aktivasi otak tengah yang dikembangkan adalah metode secara efektif, mampu meningkatkan kemampuan otak. Melalui aneka pelatihan yang menyenangkan dan mendidik untuk anak-anak usia 5-15 tahun. Materi berupa motivasi, senam otak, game’s, relaksasi, dansupermemory.

Pascaaktivasi, mayoritas anak akan mendapatkan bonus berupa aktif intuisi super, yakni dapat melakukan berbagai aktivitas seperti menggambar, membaca, dan berjalan walau dengan mata tertutup. Intuisi yang aktif akan bermanfaat ketika anak tumbuh dewasa.

Sementara Bams yang juga suami Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti itu menyebut kepedulian terhadap generasi muda tidak bisa hanya dalam perkataan, tetapi juga harus ditunjukkan melalui bukti nyata. “Saya selaku Ketua Umum GST mengharapkan, ini merupakan tonggak awal lahirnya kegiatan-kegiatan yang melibatkan generasi muda, dan bertujuan meningkatkan karakter dan mental para generasi muda di Tabanan,” pungkas Bams. (ita/bpn)