Dosman Jadi Sekolah Binaan ‘’Safety Riding’’ Honda

167

BALIPORTALNEWS.COMSMAN 1 Gianyar (Dosman), terpilih menjadi sekolah binaan Safety Riding Honda. Sekolah yang berlokasi di kabupaten berjuluk Kota Seni itu, terpilih mnjadi sekolah binaan Safety Riding Riding Honda, setelah Denpasar dan Badung.   

Honda sebagai Pelopor Safety Riding, selalu mengutamakan keselamatan sebagai hal yang utama. Aktivitas yang konsisten selalu dijalankan mulai dari edukasi, dan training keselamatan berkendara mulai dari TK, universitas, instansi, perusahaan, konsumen, dan seluruh lapisan masyarakat umum. Untuk itulah, 29 September lalu, Astra Motor Bali, meresmikan kerjasama dengan SMAN 1 Gianyar yang berlokasi di jalan Ratna, Gianyar, sebagai “ Sekolah Binaan Safety Riding”.

Kerjasama yang dibina, yakni berupa prasarana keselamatan berkendara, seperti membangun rambu-rambu penyeberangan,marka parkir,rambu batas kecepatan dan papan peraturan.Penyerahan buku dan DVD yang berisi panduan berkendara aman dan nyaman bersama Honda, yang ditaruh di perpustakaan sekolah.

Membangun media informasi (online-offline),membuat papan control untuk memonitor pelanggaran,memberikan edukasi berkendara yang aman dan nyaman kepada siswa,guru,semua pegawai tata usaha, dan security disekolah tersebut.

Kepala Sekolah SMAN 1 Gianyar, I Wayan Sudra,S.Pd.,M.Pd., menjelaskan, kerjasama ini sangat penting untuk menumbuhkan pikiran positif terhadap siswa tentang pentingnya keselamatan berkendara, sehingga terciptanya keamanan dan keselamatan dalam berkendara.

Sementara Instruktur Safety Riding Astra Motor Bali, Ngurah Iswahyudi, mengungkapkan, aktivitas yang konsisten dilakukan Honda setiap tahun ini, berupa sosialisasi terhadap calon anggota Patroli Keamanan Sekolah (PKS) bekerjasama dengan Dikyasa Polda Bali, yang juga didampingi Dikyasa Polres Gianyar, yang nantinya akan melatih anggota PKS tersebut. ‘’Harapan kami agar pihak sekolah dapat berperan aktif dalam menjalankan kegiatan safety riding ini, sehingga bisa berdampak positif terhadap siswa,guru dan pegawai disekolah tersebut pada khususnya, dan kepada masyarakat sekitar pada umumnya,” harap Ngurah Iswahyudi. (ngr/bpn)