Walikota Rai Mantra Minta Cetak Lulusan yang Berjiwa Entrepreneurship

BALIPORTALNEWS.COM – Puncak HUT ke-30 SMAN 6 Denpasar (Sixsma), Sabtu (20/8/2016) lalu benar-benar berlangsung semarak. Puncak HUT dihadiri Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra dan Sekretaris Disdikpora Denpasar, Drs. Wayan Sukana, ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kepala SMAN 6 Denpasar Drs. Nyoman Mudita, M.Pd.

Saat itu Walikota Rai Mantra menandatangani prasasti wantilan Sixsma yang diberi nama Graha Budaya, serta mengukuhkan kader pelestari budaya dan bank mini. Walikota Rai Mantra juga menerima buku Tiga Dasa Warsa SMAN 6 Denpasar dari Kasek Nyoman Muditha.

Kasek Nyoman Mudita mengungkapkan, di usia 30 tahun, SMAN 6 Denpasar terus tampil maju. Untuk itu, ia mengajak warga Sixsma tidak berpangku tangan. HUT tiga dasa warsa ini dipakai momentum membuka lembaran baru yang lebih baik.

Mudita mengatakan, setelah menyelesaikan penataan fisik sekolah dan sarana prasarana, kini fokus dalam peningkatan mutu akademis. Ia optimis, walau input sekolah ini jauh dari SMA negeri lainnya, mampu meningkatkan prestasi akademis siswa. ‘’Dari sekian anak pasti ada anak yang memiliki talenta yang tinggi. Maka dari itu kami membentuk komunitas peneliti belia yang telah dibentuk pada tahun 2014 lalu,’’ ujarnya. 

Komunitas peneliti belia ini telah menunjukan hasil  dengan meraih juara I tingkat nasional di Jakarta, Bogor  dan Juara III di LIPI  maupun di Bali sendiri. Selain itu SMAN 6 Denpasar yang dinobatkan pusat sebagai sekolah Ai Wiyata Mandiri juga terus mengikuti lomba di bidang budaya dan bahkan sering mendapat juara.

Sementara kader pelestari budaya diharapkan Mudita, mampu menumbuhkan rasa cinta siswa pada seni budaya Bali dalam arti luas. Apalagi, ke depan menghadapi berbagai tantangan global sehingga peran generasi muda strategis mendukung budaya.

Walikota Rai Mantra menyampaikan rasa bangganya karena warga SMAN 6 Denpasar mampu menorehkan kesan mendalam bagi pembangunan pendidikan di Denpasar. Menurut Rai Mantra untuk kemajuan eksak harus didukung oleh non eksak. Artinya dalam pendidikan selain pintar juga dibutuhkan kecerdasan. ‘’Hal ini menjadi tantangan kita semua khususnya untuk di Kota Denpasar,’’ ungkap Rai Mantra.

Rai Mantra juga mengingatkan, sekolah selain untuk tempat belajar, juga menjadi tempat bermain dan bahagia siswa. Untuk itu Rai Mantra mengapresiasi keberadaan Wantilan Graha Budaya SMAN 6 Denpasar yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan aktivitas dan kreativitas siswa.

Rai Mantra juga mendorong siswa memiliki karakter kreatif, produktif dan entrepreneurship atau jiwa kewirausahaan.  Dengan adanya jiwa entrepreneurship maka akan membentuk kemandirian anak-anak untuk masa depan.

Terakhir Walikota berpesan agar Sixsma mampu menghasilkan lulusan yang berdaya saing tinggi. Caranya, undang alumnus yang telah sukses untuk berbagi kiat sukses pada siswa. Dengan cara demikian semangat siswa akn bangkit dan menjadi pemilik masa depan. (tis/bpn)